bni sekuritas
BNI Sekuritas

Informasi Terbaru BNI Sekuritas

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan
Siaran Pers

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan

Saham dianggap sebagai salah satu instrumen investasi bagi para investor untuk memperoleh keuntungan signifikan. Namun, terdapat pula risiko yang patut diperhatikan, terutama dalam bentuk saham gorengan. Saham gorengan merupakan saham dengan fundamental yang kurang baik, namun mengalami fluktuasi yang tidak rasional dikarenakan manipulasi pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Saham gorengan kerap menjebak para investor, salah satu contohnya yaitu konglomerat India bernama Gautam Adani yang kehilangan harta kekayaan hingga US$120 miliar atau setara Rp1.800 triliun akibat laporan Hindenburg Research yang dirilis pada 24 Januari 2023.

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengungkapkan bahwa saham gorengan ini seringkali menjebak para investor pemula. Sehingga, penting bagi tiap investor untuk melakukan riset menyeluruh, memahami risiko, dan mempertimbangkan tujuan investasi secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Teddy memberikan beberapa tips untuk membantu investor dalam menghindari jebakan saham gorengan:

1. Lakukan Riset Fundamental yang Mendalam

Sebelum berinvestasi dalam saham, investor perlu melakukan riset fundamental terhadap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Tinjau kinerja keuangan, prospek bisnis, manajemen, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai saham. Informasi dapat diperoleh dari situs web perusahaan, liputan media, atau rekomendasi tim riset. Misalnya, tim riset Ritel BNI Sekuritas yang memberikan pandangan bagi investor setiap harinya.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap fundamental perusahaan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih berdasarkan analisis yang objektif,” jelas Teddy.

2. Hindari Saham dengan Volatilitas yang Tidak Masuk Akal

Saham dengan volatilitas tidak wajar dapat dijadikan indikasi sebagai saham gorengan. Sebagai investor, jika menemukan saham-saham semacam itu, mereka harus lebih waspada dan melakukan analisa saham secara lengkap (fundamental dan teknikal) sebelum mengambil keputusan investasi.

3. Waspadai Informasi yang Tidak Valid

Jangan tergoda untuk mengikuti rekomendasi investasi yang didasarkan pada sumber informasi yang tidak jelas atau tidak terverifikasi keabsahannya. Hindari terpengaruh oleh rumor pasar atau tawaran investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selalu periksa kebenaran informasi yang diterima melalui sumber-sumber terpercaya dan terverifikasi.

4. Diversifikasi Portofolio Investasi

Salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko investasi saham adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio. Dengan memiliki sejumlah saham dari berbagai sektor industri dan berbagai tingkat risiko, investor dapat mengurangi paparan terhadap risiko spesifik yang terkait dengan satu saham atau satu sektor industri tertentu.

“Diversifikasi portofolio juga dapat membantu melindungi nilai investasi dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat fluktuasi pasar,” tutur Teddy

5. Gunakan Aplikasi Investasi yang Tepercaya

Gunakan aplikasi investasi yang telah diawasi OJK dan tepercaya, seperti platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems) untuk melakukan transaksi saham. Menggunakan teknologi terkini, BIONS menghadirkan salah satu fitur unggulan yaitu Automatic Order. Melalui fitur Automatic Order, Nasabah dapat melakukan order saham secara otomatis berdasarkan kriteria/ketentuan yang diinginkan.

Dengan Automatic Order, Nasabah dapat memilih kondisi investasi yang diinginkan untuk melakukan pesanan atau memberikan peringatan seperti Booking by Price (memicu pesanan berdasarkan harga saham yang ditetapkan), Booking by % GainLoss (memicu pesanan berdasarkan % unrealized gain/loss yang telah ditentukan), Booking by Time (memicu pesanan berdasarkan parameter waktu yang telah ditetapkan), Booking by Trailing Stop (melakukan perintah sell pada saat harga saham yang bergerak uptrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami koreksi), dan Booking by Bottom Rebound (melakukan perintah buy pada saat harga saham yang bergerak downtrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami rebound).

“Dengan menggunakan aplikasi investasi yang terpercaya, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam transaksi saham yang tidak terkendali,” ungkap Teddy.

6. Miliki dan Patuhi Rencana Investasi

Investor yang baik adalah investor yang telah memiliki rencana atau strategi dalam berinvestasi. Investor juga diharapkan dapat tetap patuh terhadap rencana investasi yang telah ditetapkan. Hindari tergoda untuk melakukan transaksi berdasarkan emosi atau impulsif tanpa mempertimbangkan secara rasional. Dengan disiplin mengikuti strategi investasi, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam perangkap saham gorengan yang didorong oleh ketidakstabilan pasar.

“Memanipulasi harga saham dapat dikategorikan sebagai salah satu kejahatan pasar modal dan bertentangan dengan Undang-Undang (UU) No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, khususnya pasal 91 dan 92. Investor dianjurkan untuk dapat meningkatkan kejelian mereka dalam mengenali saham gorengan dan mengelola risiko investasi dengan lebih efektif. Meskipun investasi saham dapat menghadirkan peluang keuntungan yang besar, kehati-hatian dan pertimbangan rasional tetap diperlukan dalam mengambil keputusan investasi,” tutup Teddy.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System

Jakarta, 24 Januari 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) telah meraih ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS) untuk penerapan Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha. Keberhasilan ini menegaskan komitmen BNI Sekuritas dalam mengukuhkan sistem operasional yang kompeten, efektif, dan terukur baik dalam kondisi normal sehari-hari maupun jika terjadi krisis, situasi darurat, atau bencana.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya menjelaskan bahwa selama lebih dari dua tahun terakhir, BNI Sekuritas fokus melakukan transformasi bisnis. Transformasi bisnis yang dilakukan salah satunya yaitu meningkatkan proses bisnis dan sistem operasional yang efektif. Diraihnya sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS ini menunjukkan bahwa BNI Sekuritas senantiasa selalu siap dalam mengidentifikasi, mengelola, dan merespons risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan operasional perusahaan.

“BNI Sekuritas telah menjalankan berbagai macam proses diantaranya analisa dampak bisnis dan assessment risiko untuk mempersiapkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS. BNI Sekuritas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan, prosedur, dan praktik bisnis yang dijalankan. Setelah melakukan analisis, perusahaan selanjutnya mengembangkan strategi dan rencana untuk mengatasi risiko potensial. Uji coba berbasis skenario dan latihan juga turut dilakukan dengan komprehensif,” lanjut Yoga.

Sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS mengartikan bahwa BNI Sekuritas memiliki:

  1. Keamanan Operasional: Menjamin bahwa operasional perusahaan dapat berjalan tanpa hambatan signifikan, bahkan dalam kondisi darurat.
  2. Peningkatan Reputasi: Membuktikan kepada Nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan bahwa BNI Sekuritas berkomitmen pada keberlanjutan risiko bisnis dan operasional.
  3. Ketangguhan Bisnis: Meningkatkan kemampuan perusahaan untuk merespons dan pulih dari gangguan bisnis dengan cepat dan efektif.
  4. Kepatuhan Hukum dan Regulasi: Memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan hukum terkait.

Sebagai informasi, sertifikat ISO 22301:2019 BCMS menandakan bahwa sebuah perusahaan telah mengimplementasikan standar tertinggi dalam penerapan sistem manajemen kelangsungan usaha. Sedangkan bagi Nasabah, sertifikasi ini memberikan keyakinan bagi mereka untuk dapat mempercayakan investasinya pada perusahaan yang telah mengadopsi praktik terbaik dalam menjaga kontinuitas operasional, bahkan dalam situasi darurat.

Dengan mendapatkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS, BNI Sekuritas semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan perbankan investasi dan pialang yang terpercaya di industri pasar modal Indonesia. Pencapaian ini menegaskan bahwa BNI Sekuritas telah membangun infrastruktur yang kuat dan mampu memberikan pelayanan yang konsisten dan andal, juga mencerminkan komitmennya dalam menerapkan standar pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang tinggi.

“BNI Sekuritas berupaya terus meningkatkan kualitas dan keandalan dalam tata kelola serta implementasi sistem manajemen kelangsungan usaha. Semua langkah ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar industri, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem perusahaan, termasuk Nasabah.” tutup Yoga.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2023
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2023

Jakarta, 08 Januari 2023 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) meraih penghargaan Trusted Company atau Perusahaan Tepercaya berdasarkan ketangguhan perusahaan saat menghadapi situasi volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA) dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2023. Penghargaan ini sangat istimewa yang mana BNI Sekuritas berpartisipasi pertama kalinya dan langsung memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.

Mengusung tema "Membangun Ketangkasan Perusahaan dalam Kerangka Good Corporate Governance (GCG)", penganugerahan CGPI 2023 diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Rabu 20 Desember 2023 lalu, penghargaan yang diterima merupakan bukti pengakuan dari para pemangku kepentingan BNI Sekuritas, baik internal maupun eksternal, akan dampak positif dari proses transformasi, utamanya dalam bidang tata kelola yang menjadi landasan mendasar proses transformasi, yang telah dijalankan di dalam tubuh BNI Sekuritas pada kurun waktu lebih dari dua tahun hingga saat ini.

Penghargaan tersebut juga diberikan atas keseriusan BNI Sekuritas dalam meningkatkan kualitas struktur tata kelola (Governance Structure), proses tata kelola (Governance Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome) baik dalam struktur organisasi yang kokoh, inisiatif dan proses bisnis serta sistem pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang berkualitas serta andal, juga dalam implementasi hasil tata kelola berbasis teknologi informasi termutakhir sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi setiap pemangku kepentingan.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya, mengatakan, “BNI Sekuritas merasa bangga dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini tentunya semakin memperkuat posisi BNI Sekuritas sebagai Perusahaan Sekuritas tepercaya dalam industri pasar modal. Pencapaian yang didapat tentu tidak terlepas dari dukungan manajemen dan setiap karyawan BNI Sekuritas yang terus berkomitmen untuk menerapkan GCG.”

Yoga menambahkan, kerangka disiplin GCG adalah hal mutlak bagi operasional bisnis dalam mencapai pertumbuhan yang kokoh dan berkelanjutan, serta kenyamanan dan keamanan Nasabah dalam bertransaksi. Di samping itu, selain BNI Sekuritas, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai induk perusahaan juga mendapatkan penghargaan Most Trusted Company di ajang yang sama.

Selain itu, tahun 2023 menjadi momen penting bagi BNI Sekuritas karena perusahaan ini secara resmi telah memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System, menegaskan komitmen terhadap tindakan yang etis dan berintegritas tinggi. BNI Sekuritas juga berhasil mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi sebagai bukti komitmen dalam menjaga keamanan informasi Nasabah dan operasional bisnis.

Sebagai informasi, CGPI adalah program riset dan pemeringkatan praktik GCG perusahaan di Indonesia sejak 2001, diselenggarakan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan majalah SWA. Peserta CGPI dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok perusahaan, yaitu Keuangan Perbankan (Emiten, BUMN, BUMD), Keuangan Non Perbankan/IKNB (BUMN, BUMS), serta Non Keuangan (Emiten, BUMN, BUMD).

Pada CGPI 2023, 37 perusahaan mengikuti penilaian dua tahap: analisis melalui kuesioner self-assessment, dokumen persyaratan, observasi melalui presentasi organ perusahaan, dan diskusi tanya jawab dengan tim observer. Partisipasi para pemangku kepentingan (stakeholder) dari masing-masing perusahaan peserta CGPI sebagai responden dalam proses pengisian kuesioner dalam self-assesment berjumlah sebanyak 6.475 orang. Penilaian mencakup aspek struktur tata kelola, proses tata kelola, dan hasil tata kelola, dijabarkan dalam indikator menggunakan perspektif pemangku kepentingan.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Fokus Tingkatkan Transaksi Lewat Program Live Trading
Siaran Pers

BNI Sekuritas Fokus Tingkatkan Transaksi Lewat Program Live Trading

Jakarta, 05 Januari 2024 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) mengadakan acara Offline Live Trading pertamanya setelah masa pandemi bersama Nasabah pada bulan Desember 2023 lalu. Sebelumnya, BNI Sekuritas telah menyelenggarakan Online Live Trading sebanyak 52 kali sejak bulan Agustus hingga Desember 2023, dengan partisipasi lebih dari 7500 nasabah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program retensi Nasabah dalam melakukan transaksi, sekaligus upaya BNI Sekuritas mendukung target regulator.

Sebagai informasi, pada konferensi pers Peresmian Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama BEI Iman Rachman mengungkapkan bahwa pada 2024 BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) akan mencapai Rp12,25 triliun dari Desember 2023 yang tercatat RP10,75 triliun.

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi, menjelaskan bahwa Program seperti ini menjadi upaya dari BNI Sekuritas untuk turut mendukung target RNTH Rp12,25 triliun dari BEI. Terbukti, selama kegiatan Online Live Trading 2023, tercatat pertumbuhan nilai transaksi sebesar lebih dari 24%, mencerminkan tingginya minat dan keaktifan Nasabah dalam kegiatan trading secara daring. Antusiasme inilah yang kemudian membuat BNI Sekuritas yakin untuk kembali mengadakan program serupa namun secara luring.

Selain itu, sebagai pelaku pasar modal di Indonesia, BNI Sekuritas selalu mendukung arahan dan peraturan dari regulator sebagaimana diatur dalam POJK No. 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan masyarakat. Dalam program Live Trading yang dibawakan oleh BNI Sekuritas, Nasabah bisa mendapatkan informasi seputar saham-saham pilihan hasil analisa secara teknikal oleh tim riset ritel BNI Sekuritas secara langsung. Informasi yang diberikan meliputi target buy, sell, support, dan resist. Tidak hanya itu, tim riset juga memberikan pandangan pergerakan saham secara short term dan long term.

BNI Sekuritas mencatat hasil dari pelaksanaan Offline Live Trading menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai transaksi Nasabah. Pertumbuhan transaksi tertinggi bahkan melebihi angka 50%, menandakan keberhasilan BNI Sekuritas dalam memotivasi dan memberikan nilai tambah untuk para Nasabah.

“Melihat hasil yang baik dan antusias Nasabah yang tinggi, BNI Sekuritas berkomitmen untuk kembali melanjutkan program Offline Live Trading pada tahun 2024. Rencananya kegiatan akan diselenggarakan di wilayah cabang-cabang BNI Sekuritas di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya kegiatan dilakukan hanya secara daring melalui platform Zoom,” ungkap Teddy.

Teddy menambahkan, BNI Sekuritas mengucapkan terima kasih kepada seluruh Nasabah BNI Sekuritas yang telah berpartisipasi aktif dalam acara BNI Sekuritas. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik dan pengalaman trading yang memuaskan.

###SELESAI###

Dampingi InJourney Aviation Services, BNI Sekuritas Dukung Pertumbuhan Pariwisata Indonesia
Siaran Pers

Dampingi InJourney Aviation Services, BNI Sekuritas Dukung Pertumbuhan Pariwisata Indonesia

Jakarta, 2 Januari 2024 - BNI Sekuritas berperan sebagai financial advisor dalam mendukung PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) untuk menata portofolio grup guna membantu menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi. Penataan portofolio ini dilakukan oleh InJourney dengan membentuk sub-holding InJourney Aviation Services (IAS) sebagai langkah transformasi dalam industri aviasi dan kargo. 

IAS akan memperkuat portofolio bisnis utamanya yaitu Cargo & Logistics, Ground Handling, Hospitality, dan Operations Support sehingga melalui simplifikasi struktur perusahaan dan optimalisasi business process ini, IAS berpotensi untuk menjadi Top 5 Global Player di industri layanan aviasi dan kargo.

InJourney, melalui Perusahaan Anak yakni PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, membentuk IAS dengan melakukan inbreng saham Angkasa Pura Logistik, Angkasa Pura Suport, Angkasa Pura Propertindo, Gapura Angkasa, dan Angkasa Pura Solusi kepada Angkasa Pura Kargo, di mana Angkasa Pura Kargo akan bertransformasi menjadi IAS.

“Keterlibatan kami dalam transaksi ini adalah bagian dari upaya Nasabah Korporasi untuk meningkatkan daya saing destinasi dan industri pariwisata Indonesia dengan memperkuat rantai pasok dan ekosistem pariwisata dalam portofolio InJourney. BNI Sekuritas bangga dapat turut serta dalam upaya ini,” ungkap Direktur Investment Banking BNI Sekuritas Nieko Kusuma.

BNI Sekuritas Market Outlook 2024: Prospek dan Tantangan Pasar Keuangan Indonesia
Siaran Pers

BNI Sekuritas Market Outlook 2024: Prospek dan Tantangan Pasar Keuangan Indonesia

Jakarta, 21 Desember 2023 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) merilis laporan Market Outlook 2024. Berdasarkan laporan tersebut, tahun 2023 telah membawa tantangan besar bagi pasar keuangan global, dimana dunia harus beradaptasi dengan kehidupan pasca pandemi Covid-19. Seiring perubahan yang terjadi, tahun 2023 dianggap menjadi awal dari penyesuaian diri terhadap kondisi yang baru. Sedangkan, tahun 2024 dianggap sebagai tahun normalisasi.

SEVP Research BNI Sekuritas Erwan Teguh mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, gejolak ekonomi diwarnai oleh ketidakpastian. Stimulus ekonomi dari era pandemi mendorong pergerakan di pasar investasi, namun ketakutan akan resesi menjadi fokus bersama, terutama terkait kebijakan suku bunga AS yang menurun di tengah risiko inflasi yang begitu mengkhawatirkan.

Erwan menambahkan bahwa pada bulan Maret 2023 fluktuasi risiko terlihat pada bank-bank kelas menengah AS, yang menambah kekhawatiran pasar. China juga mengalami kesulitan dalam pemulihan ekonominya meskipun telah membuka kembali perekonomian lebih awal dari yang diperkirakan. Namun, pada paruh kedua tahun 2023, sentimen mulai membaik dengan harapan pasar beralih dari stagflasi ke narasi "soft landing", meskipun kemudian terdapat kekhawatiran bahwa suku bunga kemungkinan akan berada di level yg tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sementara itu, Indonesia juga menghadapi tantangan serupa dalam beradaptasi dengan lingkungan pasca pandemi. Penurunan tajam dalam harga komoditas utama dan lonjakan harga beras menjadi penghambat utama, yang memaksa bank sentral untuk meningkatkan suku bunga pada Oktober 2023 secara tak terduga. Namun, pada November 2023, Bank Indonesia menghentikan kenaikan suku bunga karena stabilnya nilai tukar Rupiah yang menguat sekitar 2,5% secara bulanan.

Proyeksi Tahun 2024

Memasuki tahun 2024, optimisme pasar akan kembali naik. Kekhawatiran terhadap inflasi dan resesi mulai mereda, dengan proyeksi pertumbuhan yang diharapkan akan kembali normal seiring dengan tren sebelum pandemi.

“China tetap menjadi perhatian khusus dengan banyaknya konsensus yang pesimis terkait risiko sektor properti, tantangan demografis, dan restrukturisasi rantai pasokan global. Meskipun demikian, hubungan AS-China mungkin telah mencapai titik terendahnya, dan risiko tinggi geopolitik tercermin dalam konflik Israel-Gaza yang berpotensi meluas,” ungkap Erwan.

Pertumbuhan PDB Indonesia juga diperkirakan kembali ke normalisasi sekitar 5%, dengan risiko inflasi yang mungkin meningkat karena fenomena cuaca El-Nino. Namun, Tim makroekonomi kami memperkirakan Bank Indonesia akan melakukan pemotongan suku bunga sebesar 50 bps pada akhir 2024 sebagai langkah dalam mendukung pertumbuhan. Proyeksi pertumbuhan agregat laba bersih diperkirakan sebesar 8%/11% pada FY24F, didorong oleh sektor konsumen dan keuangan, dengan risiko penurunan masih berasal dari perusahaan komoditas.

Pasar Saham dan Politik Indonesia

Di sisi lain, BNI Sekuritas menilai bahwa IHSG akan hijau di tengah gejolak politik Indonesia mengingat akan terjadinya pesta demokrasi pada Februari 2024. Selama ini dampak politik dan pemilu Indonesia memberikan hasil positif, sehingga pasar dipercaya juga akan positif tapi penuh kehati-hatian. Di samping itu, fondasi yang kokoh dalam struktur negara serta dorongan global yang kuat menuju energi terbarukan dan/atau kendaraan listrik telah mengakibatkan banyak perusahaan yang berfokus pada tema tersebut mencari pendanaan dengan tepat waktu.

Harapan akan pemulihan dalam konsumsi dan dorongan investasi, bersama dengan pandangan bahwa pendapatan per kapita negara telah melampaui US$5k juga telah meningkatkan prospek pertumbuhan secara keseluruhan. Oleh karena itu, BNI Sekuritas percaya bahwa kegiatan seperti IPO dan upaya penggalangan dana lainnya akan terus berlangsung dengan semangat tinggi pada tahun 2024.

BNI Sekuritas memperkirakan potensi penurunan JCI (Indeks Harga Saham Gabungan) pada angka 6600, sementara potensi kenaikan bisa mencapai 8400. Hal ini terutama bergantung pada dua hasil keputusan dari Federal Reserve (Fed) terkait suku bunga. Pertama, tidak ada penurunan suku bunga, dan kedua, terjadi penurunan suku bunga yang berhasil mencegah terjadinya resesi di Amerika Serikat.

Strategi Posisi Investasi

Menghadapi tahun yang penuh dinamika ini, ada beberapa strategi yang dapat dipertimbangkan untuk posisi investasi:

  1. Obligasi vs Saham: Obligasi mungkin akan terus mendominasi saham, dengan proyeksi total return sekitar 9% berdasarkan imbal hasil 10 tahun yang stabil di 6,65%. Saham seperti BBCA, TLKM, dan JSMR mungkin menjadi pilihan yang baik sebagai proxy obligasi.

  2. Komoditas: Meskipun terdapat risiko pada laba, valuasi dan arus kas yang kuat di sektor komoditas menawarkan keseimbangan risiko reward yang menguntungkan. Pilihan seperti ADRO & UNTR menjadi pilihan utama.

  3. Pemulihan Konsumsi dan Sektor Keuangan: Dalam konteks yang lebih luas, ASII juga masuk ke dalam pandangan positif jangka panjang mengenai prospek permintaan mobil dalam negeri. Dukungan fiskal yang lebih baik dan perbaikan prospek pekerjaan diharapkan mendukung pemulihan konsumsi domestik. Sektor keuangan dan konsumen seperti KLBF, LPPF, HMSP, dan BBRI diperkirakan akan memperoleh manfaat dari perbaikan ini.

Sebagai penutup, tahun 2024 akan menjadi tahun normalisasi di mana pasar keuangan global bergerak menuju stabilitas setelah masa penyesuaian yang intensif. Meskipun tantangan tetap ada, peluang untuk posisi investasi yang cerdas dan strategis masih tersedia. Kunci utamanya adalah fleksibilitas dan reaksi terhadap perubahan dinamika pasar yang terus berubah.

 

###SELESAI###

Fokus Ekspansi Bisnis Ritel, BNI Sekuritas Hadirkan Kantor Cabang Blok M
Siaran Pers

Fokus Ekspansi Bisnis Ritel, BNI Sekuritas Hadirkan Kantor Cabang Blok M

Jakarta, 20 Desember 2023 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) dengan bangga mengumumkan pembukaan kantor cabang ke-18 yang berlokasi di Gedung BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Blok M, Jl. Sultan Hasanuddin No. 3-4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Langkah ini merupakan bagian strategi dari rencana ekspansi bisnis ritel BNI Sekuritas, bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan serta memberikan kemudahan akses bagi para Nasabah dan calon Nasabah BNI Sekuritas.

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo, menjelaskan bahwa Kantor Cabang Blok M BNI Sekuritas menjadi cabang pertama di wilayah Jakarta Selatan. Keputusan ini didasarkan berbagai faktor diantaranya yaitu wilayah Jakarta Selatan memiliki potensi pasar yang kuat, terutama dari segmen calon nasabah menengah ke atas. Apalagi kawasan ini memiliki tingkat aktivitas bisnis yang tinggi. Data Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) BNI Sekuritas juga menunjukkan hal yang sama, sehingga diperlukannya strategi optimalisasi dalam memenuhi kebutuhan pasar di wilayah tersebut.

Menurut Laporan Statistik Bulanan Pasar Modal yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga bulan September 2023, Jakarta Selatan berkontribusi sebesar 22,1% terhadap total jumlah investor di Provinsi DKI Jakarta dan mencatatkan transaksi bulanan sebesar 47,7% dari total transaksi bulanan di provinsi tersebut. Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Jakarta Selatan memiliki total transaksi bulanan tertinggi se-Indonesia dan menempati peringkat ketiga sebagai kota dengan jumlah investor terbanyak di seluruh Indonesia, yakni sekitar 2,8% dari total jumlah investor nasional.

Kehadiran Kantor Cabang Blok M BNI Sekuritas dianggap tidak hanya mendekatkan layanan kepada Nasabah wilayah Selatan, melainkan juga memanfaatkan lokasi yang berdekatan dengan KCP Blok M PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Hal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat antara grup BNI, memberikan nilai tambah bagi Nasabah dari kedua entitas.

“Alasan pemilihan Blok M adalah karena lokasinya yang strategis. Kantor Cabang Blok M BNI Sekuritas berada dalam jangkauan transportasi umum seperti MRT, dimana akses bagi Nasabah maupun calon Nasabah menjadi lebih mudah. Harapannya hal ini juga dapat mendongkrak peningkatan sales dari sisi ritel BNI Sekuritas, dimana pada bulan November 2023 Nasabah ritel bertumbuh lebih dari 10% dari bulan Oktober 2023, dengan pertumbuhan transaksi hingga 19% dari kuartal sebelumnya," ungkap Agung.

Nantinya, Nasabah dapat melakukan berbagai layanan seperti pembukaan akun, konsultasi investasi, pendampingan transaksi, penyediaan informasi pasar modal, pengkinian data, serta pengaduan langsung. Selain Blok M, BNI Sekuritas memiliki 17 Kantor Cabang lainnya yang tersebar di Wisma Bumiputera, Mangga Dua, Puri Indah, Central Park, Bandung, Yogyakarta, Surakarta/Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Banda Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, Manado, Banjarmasin, dan Makassar.

 

###SELESAI###

BNI Sekuritas Dukung Pendidikan serta Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia
Siaran Pers

BNI Sekuritas Dukung Pendidikan serta Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia

Jakarta, 2 Desember 2023 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menegaskan komitmennya untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, sejalan dengan target regulator mencapai lebih dari 50% literasi jasa keuangan pada akhir 2023 dan mencapai 90% inklusi keuangan pada tahun 2024. Komitmen ini ditunjukkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) “We Move, We Share, We Care” yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah pada hari Jumat, 1 Desember 2023 dan dihadiri oleh lebih dari 100 (seratus) mahasiswa Jabodetabek.

Selain turut mendorong upaya pemerintah dalam hal meningkatkan literasi dan keuangan Indonesia, BNI Sekuritas juga aktif mendukung pendidikan Indonesia dengan cara memberikan beasiswa sebesar Rp350 juta. Beasiswa akan disalurkan melalui Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) untuk mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengungkapkan bahwa program CSR ini merupakan aksi nyata BNI Sekuritas yang berfokus pada komitmen dan konsistensi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, mendorong pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang terarah. Kami juga berupaya untuk mendukung perluasan kesempatan akses pendidikan Indonesia agar dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas.

BNI Sekuritas bekerja sama dengan KSE, PT UBS Sekuritas Indonesia (UBSSI), Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI UIN Syarif Hidayatullah, dan RUmah BAHagia (RUBAH) untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan, yaitu Investment Games, Business Coaching, Career Coaching, dan Sosialisasi Menabung Sejak Dini.

Direktur Operasional dan Direktur Pembina CSR BNI Sekuritas Yoga Mulya menjelaskan, bahwa kegiatan Investment Games bertujuan memfasilitasi minat mahasiswa terhadap investasi di pasar modal Indonesia. Sedangkan pada kegiatan Business Coaching dan Career Coaching, diharapkan memberikan panduan bagi mahasiswa yang ingin mulai mengembangkan bisnis dan menentukan tujuan karir, terutama di pasar modal.

“Tak kalah penting, BNI Sekuritas bersinergi dengan BNI KCP UIN Syarif Hidayatullah dalam memperkenalkan produk perbankan, memberikan akses pada produk keuangan, dan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini kepada 20 siswa Sekolah Dasar (SD) dari RUBAH, sebuah lembaga yang memberikan pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan,” tambah Yoga.

Di samping itu, BNI Sekuritas melakukan kegiatan Community Development (pemberdayaan masyarakat) yang sejalan dengan komitmen BNI Sekuritas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Inisiatif Community Development BNI Sekuritas berbentuk program daur ulang kertas bekas dimana BNI Sekuritas dan KSE memberikan ecobins yang ditempatkan di Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan UIN Syarif Hidayatullah.

“Kertas-kertas yang terkumpul akan diolah menjadi cat litter atau pasir kucing. Nantinya hasil yang didapatkan dari penjualan cat litter akan sepenuhnya dikelola oleh masyarakat guna mendukung peningkatan ekonomi mereka, namun tetap mengutamakan fungsi utamanya yaitu mengurangi dampak sampah kertas terhadap lingkungan sekitar.” tutup Yoga.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Soroti Pentingnya Sektor Swasta dan Minat Investor pada Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia
Siaran Pers

BNI Sekuritas Soroti Pentingnya Sektor Swasta dan Minat Investor pada Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia

PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menekankan peran penting sektor swasta dan tingginya minat investor dalam mendorong pembangunan ekonomi hijau Indonesia di sektor pasar modal. Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo, mengungkapkan hal ini dalam diskusi bertajuk "Seeing Green: Where Are All of Indonesia’s Green Economy Projects?" pada acara BNI Investor Daily Summit 2023 pekan lalu.

Menurut Agung, "Transisi ke pertumbuhan hijau memerlukan modal yang signifikan. Ketika kita telah memiliki landasan hukum dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau serta alat penegakan hukum yang efektif, perusahaan-perusahaan akan mengalokasikan modalnya sesuai arahan tersebut. Namun, jika pendanaan berasal dari sumber internal perusahaan, seperti kas perusahaan, proses pertumbuhan hijau akan berjalan dengan lambat. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan juga harus mempertimbangkan pendanaan dari investor di pasar modal,”

Agung menyoroti bahwa permintaan investasi dalam dana berkelanjutan (sustainable funds) terus meningkat secara global, dan ini adalah perkembangan positif. Berdasarkan data dari Morningstar, Asset Under Management (AUM) sustainable funds telah mencapai lebih dari US$3.1 triliun pada Juni 2023, meningkat dari US$ 2.8 triliun di FY 2022. Selama paruh pertama tahun 2023, terjadi penambahan AUM sebesar US$ 57 miliar. Menariknya, tingkat pengembalian investasi (return) dari sustainable funds juga melampaui dana tradisional (traditional funds), dengan 6,9% per tahun dibandingkan dengan 3,8% per tahun untuk traditional funds.

“Terjadi fenomena global, dimana investor-investor pasar modal asing juga semakin berminat untuk berinvestasi di pertumbuhan hijau karena investasi di sustainable funds itu menguntungkan,” kata Agung.

Di Indonesia, pertumbuhan emisi saham dan obligasi terkait dengan ekonomi hijau juga mengalami peningkatan yang signifikan. Sejak tahun 2021, Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat hampir Rp 38 triliun nilai saham dan obligasi terkait dengan ekonomi hijau, dan permintaan atasnya sangat tinggi. Sebagai contoh, permintaan atas Obligasi BNI senilai Rp5 triliun mencapai Rp21 triliun (oversubscription lebih dari 4 kali lipat). Begitu pula, emisi saham Barito Renewables Energy juga mengalami oversubscription 135,2 kali.

“Jadi di pasar modal Indonesia, permintaan akan instrumen investasi yang berfokus pada ekonomi hijau juga diminati oleh masyarakat. Dan selain itu, investasi di efek ekonomi hijau itu cuan. Harga Green Bond BNI pernah mencapai harga jual premium di 103%, yang mana berarti instrumen ini diminati sekali oleh pasar sekunder. Minat yang tinggi juga terjadi pada BREN. Investasi di BREN sudah membukukan return 4.9x YTD sejak IPO,” tutup Agung.

###SELESAI###

Komitmen BNI Sekuritas Dukung Inklusi dan Literasi Keuangan Indonesia
Siaran Pers

Komitmen BNI Sekuritas Dukung Inklusi dan Literasi Keuangan Indonesia

PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) konsisten dukung inklusi dan literasi keuangan di Indonesia dengan berbagai program, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk We Move, We Care, We Share. Bekerja sama dengan Kantor Cabang BNI dan juga Yayasan Karya Salemba Empat (KSE), BNI Sekuritas berikan akses keuangan sejak dini kepada anak-anak, serta edukasi dan simulasi analisis investasi kepada ratusan mahasiswa di Jabodetabek sepanjang tahun 2023.

Direktur Operasional sekaligus Direktur Pembina CSR BNI Sekuritas, Yoga Mulya mengungkapkan, sebagai pelaku pasar modal di Indonesia, BNI Sekuritas selalu mendukung arahan dan peraturan dari regulator sebagaimana diatur dalam POJK No. 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan masyarakat.

“Inklusi keuangan adalah fondasi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan, karena masyarakat memiliki akses ke produk keuangan yang bermanfaat, seperti rekening bank dan investasi, sehingga mereka dapat lebih mudah mengelola keuangan mereka dan memanfaatkan peluang yang lebih besar,” kata Yoga.

Dalam menggapai inklusivitas dan literasi yang optimal diperlukannya program secara bertahap, berkesinambungan dan sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, bagi anak-anak, BNI Sekuritas mengarahkan kepada pembukaan akses kepada produk perbankan dan edukasi dasar keuangan tentang menabung.

Sedangkan untuk audiens mahasiswa yang merupakan generasi Z, diperlukan edukasi dasar pasar modal yang lebih komprehensif. Pasalnya, berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 8 Agustus 2023 lalu, pertumbuhan investor telah didominasi oleh gen Z sebesar 57,26% dengan total aset sebesar Rp50,08 triliun.

“Gen-Z telah mendominasi pertumbuhan investor beberapa waktu terakhir, sehingga kami anggap penting sekali bagi mereka untuk kenal lebih lanjut tentang pasar modal agar dapat membuka peluang lebih besar dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena kurangnya literasi,” tambah Yoga.

BNI Sekuritas juga turut memeriahkan acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang jatuh pada bulan Oktober dengan promo menarik untuk para calon Nasabah. Promo tersebut bernama Promo Spesial BIK 2023 yaitu bonus RDN sebesar Rp50.000 pada aplikasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems) dengan syarat dan ketentuan berlaku, serta kegiatan interaktif pada acara Capital Market Summit & Expo 2023 di Bursa Efek Indonesia.

“Inklusi dan literasi keuangan khususnya pasar modal akan selalu menjadi fokus utama BNI Sekuritas. Tujuannya agar terciptanya industri pasar modal yang sehat. Tidak hanya pada program CSR, BNI Sekuritas juga aktif memberikan edukasi dan wawasan tambahan terkait pasar modal melalui berbagai program di media sosial seperti Morning Investview,” tutup Yoga.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Optimis Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia
Siaran Pers

BNI Sekuritas Optimis Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia

Direktur Utama PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) Agung Prabowo menjadi salah satu panelis dalam diskusi berjudul "Seeing Green: Where Are All of Indonesia’s Green Economy Projects?" pada gelaran BNI Investor Daily Summit 2023. Acara ini diselenggarakan selama dua hari berturut yaitu 24 - 25 Oktober 2023 di Hutan Kota by Plataran dan membahas isu penting terkait ekonomi hijau Indonesia.

Ekonomi hijau adalah suatu pendekatan pembangunan ekonomi yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu ekonomi berkelanjutan dengan penggunaan sumber daya yang efisien dan pemanfaatan energi terbarukan, aktivitas ekonomi dengan emisi karbon rendah, serta pemerataan ekonomi dengan inklusi sosial. Diskusi ini bertujuan untuk menjelaskan dan menggali lebih dalam konsep ekonomi hijau, peran sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk mendorong inisiatif ekonomi hijau di Indonesia.

Dalam sesi diskusi tersebut, Agung menggarisbawahi pentingnya ketersediaan perangkat hukum dan kebijakan publik sebagai kerangka kerja untuk mendorong implementasi ekonomi hijau.

“Pemerintah Indonesia telah berupaya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan selama satu dekade terakhir, termasuk penetapan kelompok sektor sebagai upaya untuk mencapai tujuan pertumbuhan hijau, sesuai dengan kerangka acuan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Keberhasilan implementasi model pertumbuhan ekonomi hijau sangat bergantung pada sektor-sektor ekonomi yang berperan dalam menciptakan perubahan positif,” ungkap Agung.

Sektor-sektor sasaran untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hijau diantaranya adalah energi dan industri ekstraksi, industri manufaktur, konektivitas, sumber daya alam terbarukan, dan pasar berbasis modal alam yang baru.

Agung juga menyebutkan beberapa kerangka kebijakan lintas sektor yang sudah ada dalam menunjang pertumbuhan ekonomi hijau yaitu insentif untuk upaya menuju pertumbuhan hijau, integrasi aspek sosial dan lingkungan dalam kebijakan, penguatan kapasitas dan tata kelola, penerapan proses penilaian pertumbuhan hijau, serta penggunaan Key Performance Indicators (KPI) dalam melacak dan mengukur implementasi pertumbuhan ekonomi hijau.

“Kebijakan lintas sektor tersebut kemudian dapat menjadi tumpuan untuk melaksanakan implementasi pertumbuhan ekonomi hijau. Misalnya, pada sektor sasaran seperti energi dan industri ekstraksi, diberikan insentif untuk mengakses solusi energi bersih. Selain itu, langkah hilirisasi sektor tambang dilakukan dengan tujuan inklusivitas sosial. Kemudian Pemerintah merangkul industri pemrosesan limbah sebagai industri baru, serta industri solusi energi bersih seperti Electric Vehicle (EV) dan baterai yang menciptakan peluang baru dalam sektor manufaktur,” lanjut Agung.

Menurut Agung, upaya Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi hijau dalam arah yang benar dan ada masa depan yang baik. Namun, tantangan masih ada di depan, termasuk memastikan implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini memerlukan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan lingkungan yang sehat.

Selain BNI Sekuritas, "Seeing Green: Where Are All of Indonesia’s Green Economy Projects?" juga dihadiri oleh dua panelis lainnya yaitu Iman Hilmansah selaku Direktur Keuangan Pertamina New Renewables Energy dan Bobby Gafur Uman selaku Direktur Utama PT Maharaksa Biru Energi Tbk.

###SELESAI###

5 Keuntungan Investasi ORI024
Siaran Pers

5 Keuntungan Investasi ORI024

Pada tanggal 9 Oktober 2023 lalu, Surat Berharga Negara (SBN) ORI024 secara resmi telah dipasarkan. ORI024 merupakan jenis obligasi yang diterbitkan pemerintah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Indonesia. 

PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), yang berkomitmen memberikan investasi aman, mudah dan terjangkau bagi Nasabah melalui platform BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems (BIONS), ditunjuk sebagai Mitra Distribusi (MiDis) penjualan SBN salah satunya ORI024.

SVP Retail BNI Sekuritas Neniwati Kutiawan, mengatakan “Ini adalah kesempatan istimewa bagi para Nasabah untuk berinvestasi. Selain berkesempatan mendapat keuntungan, Nasabah juga ikut berkontribusi membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur dan program penting lainnya di Indonesia.”

Menurut Neniwati, berikut beberapa alasan kenapa Nasabah harus berinvestasi pada ORI024:

  1. Kupon Fixed Rate yang menarik

    ORI024 begitu menarik dibandingkan instrumen keuangan lainnya. Pemerintah menawarkan kupon fixed rate sebesar 6.10% per tahun untuk tipe ORI024-T3 (tenor 3 tahun) dan 6.35% per tahun untuk tipe ORI024-T6 (tenor 6 tahun). ORI024-T3 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2026, sementara ORI024-T6 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2029. 

  2. Pajak Lebih Rendah

    Pajak SBN hanya sekitar 10%, lebih sedikit dibandingkan pajak instrumen keuangan lain dengan risiko rendah seperti deposito yang sebesar 20%. Semakin lama Nasabah memegang obligasi ini (tenor yang lebih panjang), semakin tinggi tingkat kupon yang akan diperoleh dan kontribusi yang diberikan.

  3. Investasi Terjangkau

    Hingga tanggal 2 November 2023 nanti, Nasabah dapat membeli investasi terjangkau ORI024 mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp5 miliar untuk ORI024-T3 dan maksimal Rp10 miliar untuk ORI024-T6. 

  4. Kontribusi Kepada Negara

    Dana yang diperoleh dari penjualan ORI024 direncanakan untuk digunakan dalam pembiayaan berbagai kebutuhan keuangan negara, dengan target sekitar Rp 20 triliun.

  5. Mudah Diakses dan Lebih Hemat

    ORI024 dapat dibeli secara mudah melalui BIONS dan untuk memotivasi Nasabah, BIONS memberikan hadiah menarik hingga Rp150 ribu. Nasabah akan mendapatkan Rp50 ribu apabila melakukan akumulasi pembelian ORI024-T3 dan ORI024-T6 sebesar Rp100 - Rp299 juta, dan Rp150 ribu apabila melakukan akumulasi pembelian ORI024-T3 dan ORI024-T6 mulai dari Rp300 juta selama periode penawaran.

“Namun, perlu diperhatikan bahwa semua bentuk investasi termasuk ORI024 juga memiliki risiko pasar dari berbagai faktor seperti perubahan tingkat suku bunga dan nilai tukar yang dapat mempengaruhi potensi profit sehingga Nasabah harus tetap aktif memantau perkembangan setiap instrumen investasi melalui platform terpercaya seperti BIONS. ” tutup Neniwati.

 

###SELESAI###