bni sekuritas
BNI Sekuritas

Informasi Terbaru BNI Sekuritas

6 Hal yang Bisa Dilakukan oleh Investor untuk Hadapi Krisis Ekonomi
Siaran Pers

6 Hal yang Bisa Dilakukan oleh Investor untuk Hadapi Krisis Ekonomi

Dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik, PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menekankan pentingnya pembelajaran bagi para investor dan calon investor dalam menghadapi dampak yang terjadi. Pasalnya, tindakan politik, perubahan regulasi, sengketa perdagangan, dan ketegangan antarnegara dapat menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan.

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengatakan pembelajaran dari krisis ekonomi masa lalu menjadi modal berharga bagi investor, seperti krisis ekonomi di Asia pada tahun 1997 hingga 1998 yang berdampak luas, termasuk di Indonesia, serta krisis ekonomi Argentina tahun 2024 yang menyebabkan peningkatan pengangguran, penurunan daya beli, dan meningkatnya ketidakpastian sosial pada negara tersebut.

Teddy menambahkan, dari pengalaman ini kita ketahui perubahan geopolitik tiba-tiba dapat merusak stabilitas pasar keuangan, memicu inflasi signifikan, dan gejolak sosial. Oleh karena itu, pemahaman akan sejarah dan kesiapan untuk menghadapi potensi krisis serupa diperlukan oleh investor dan calon investor.

Berikut beberapa tips yang dapat membantu investor mengelola investasi apabila krisis ekonomi terjadi:

1. Diversifikasi Portofolio Investasi
Salah satu kunci utama dalam menghadapi krisis adalah diversifikasi. Saat krisis ekonomi ataupun tidak, investor sebaiknya menaruh investasi di berbagai instrumen saham dan di berbagai industri. Diversifikasi diharapkan dapat mengatasi kerugian yang terjadi apabila salah satu instrumen atau industri tidak dalam performa terbaiknya. Diversifikasi membantu mengurangi risiko karena tidak semua aset akan terpengaruh secara negatif pada saat yang sama.

2. Fokus pada Investasi Jangka Panjang
Saat terjadi krisis ekonomi, kemungkinan besar beberapa sektor industri akan turun nilai sahamnya. Investor diharapkan untuk tidak segera panik dan terkena godaan untuk menjual aset. Pasalnya, pasar akan pulih seiring waktu. Setelah krisis ekonomi 1997-1998, pemulihan pasar saham di Indonesia berlangsung secara bertahap. Pada awal 2000-an, IHSG mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang stabil. IHSG kembali mencapai level pra-krisis pada pertengahan dekade 2000-an dan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 2007, IHSG mencapai rekor tertinggi baru yang melampaui level sebelum krisis.

3. Pertimbangkan Investasi dalam Aset Defensif
Saat krisis, beberapa sektor seperti kebutuhan pokok, kesehatan, dan utilitas cenderung lebih stabil dibandingkan sektor lain. Investasi dalam aset defensif ini bisa memberikan perlindungan tambahan terhadap volatilitas pasar. Investor dapat mempertimbangkan obligasi pemerintah yang juga dianggap sebagai safe haven selama periode ketidakpastian ekonomi.

4. Siapkan Dana Darurat
Selain berinvestasi, investor disarankan untuk mempersiapkan dana darurat yang bersifat likuid seperti contoh uang tunai. Hal ini berguna untuk berjaga-jaga apabila krisis terjadi, dana tersebut dapat menjadi bantalan finansial jika terjadi penurunan pendapatan atau kehilangan pekerjaan. Sehingga, investor tidak harus secara gegabah menjual aset investasi di saat nilai mereka sedang rendah.

5. Manfaatkan Kesempatan dalam Krisis
Selain bersiap untuk mempertahankan nilai investasi yang dimiliki, pada saat krisis investor juga memiliki peluang investasi yang mungkin tidak selalu muncul pada waktu normal. Misalnya, aset berkualitas yang dijual dengan harga lebih rendah daripada biasanya. Investor dapat menggunakan dana darurat untuk mempertimbangkan membeli aset yang undervalued. Namun, jangan terburu-buru memutuskan. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan.

6. Tetap Terinformasi dan Beradaptasi
Informasi adalah kunci dalam menghadapi krisis. Tetaplah mengikuti perkembangan ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi pasar. Tinjau kinerja keuangan, prospek bisnis, manajemen, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai saham. Informasi dapat diperoleh dari situs web perusahaan, liputan media, atau rekomendasi tim riset. Misalnya, tim riset Ritel BNI Sekuritas melalui program Morning Investview yang memberikan pandangan bagi investor setiap harinya. Dengan pemahaman yang baik terhadap fundamental perusahaan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih berdasarkan analisis yang objektif.

“Dengan menerapkan strategi-strategi ini, investor diharapkan dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian dan melindungi investasinya dari dampak krisis ekonomi. BNI Sekuritas melalui BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems) berupaya menjadi partner investasi bagi setiap Nasabah dan mendukung mereka untuk dapat mencapai kemerdekaan finansialnya, termasuk dalam merancang strategi investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing,” tutup Teddy.

####

BNI Sekuritas Raih Penghargaan Internasional The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2024
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Penghargaan Internasional The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2024

Jakarta, 25 Juni 2024 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) dengan bangga mengumumkan prestasi terbarunya dalam ajang internasional bergengsi, The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2024. BNI Sekuritas berhasil meraih penghargaan "Renewable Energy Deal of the Year" atas perannya sebagai Underwriter dalam penerbitan obligasi berwawasan lingkungan (Green Bond) pertama dari perusahaan swasta, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dengan total nilai penerbitan mencapai Rp339,89 Miliar.

The Asset adalah pengakuan yang paling bergengsi dalam industri perbankan, keuangan, treasury, dan pasar modal. Melalui penghargaan Sustainable Infrastructure Awards 2024, The Asset memberikan penghormatan bagi lembaga-lembaga di Asia terhadap kontribusi mereka, mengingat saat ini Asia menghadapi kebutuhan besar akan infrastruktur yang membutuhkan kerjasama antara sektor publik dan swasta. Infrastruktur vital untuk pembangunan ekonomi, dengan tantangan dalam pengembangan proyek bankable dan kesepakatan pasar modal.

Mengutip dari The Asset, Bank Pembangunan Asia memperkirakan kebutuhan infrastruktur di Asia Pasifik mencapai lebih dari US$22,6 triliun hingga 2030, atau sekitar US$1,5 triliun per tahun, naik menjadi lebih dari US$26 triliun dengan biaya adaptasi iklim. Proyek-proyek infrastruktur terbarukan di Asia mendorong pembiayaan yang mempertimbangkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.

Direktur Investment Banking BNI Sekuritas Nieko Kusuma mengatakan bahwa pengakuan ini menjadi bukti nyata atas komitmen BNI Sekuritas selama ini untuk mendukung proyek-proyek energi terbarukan yang berkelanjutan di Indonesia. BNI Sekuritas telah memiliki pengalaman ekstensif sebagai Underwriter dan memainkan peran penting dalam mendukung investasi di sektor ini. BNI Sekuritas meyakini bahwa implementasi prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) akan membuat industri pasar modal semakin menarik bagi para investor maupun korporasi dalam alternatif investasi dan pendanaan di pasar modal.

“Ini adalah penawaran obligasi berwawasan lingkungan perdana oleh PT Arkora Hydro Tbk, yang hasilnya digunakan untuk refinancing fasilitas pinjaman yang dimiliki penerbit dan untuk mengembangkan proyek-proyek baru. Penerbitan ini didukung oleh jaminan kredit parsial yang diperpanjang oleh PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), yang memungkinkan penerbit untuk mendapatkan peringkat kredit idA dari Pefindo,” jelas Nieko.

Sampai dengan pertengahan tahun 2024, BNI Sekuritas kembali terlibat sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berwawasan lingkungan yang diterbitkan oleh perusahaan swasta yaitu PT OKI Pulp & Paper Mills (OKI). OKI berhasil menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan I Green Bond Tahap III dan Tahap IV masing-masing sebesar Rp114 miliar pada akhir Maret 2024 dan Rp200 miliar pada akhir Mei 2024. 

“Kami berharap penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi BNI Sekuritas untuk terus berinovasi dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif yang lebih signifikan bagi pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia terutama melalui pendanaan pasar modal,” tutup Nieko.

####

BNI Sekuritas Ajak Investor Kenali Risiko Investasi Saham
Siaran Pers

BNI Sekuritas Ajak Investor Kenali Risiko Investasi Saham

Investasi menjadi salah satu cara bagi individu untuk dapat mencapai tujuan finansial atau kemerdekaan finansial di hidupnya. Salah satu instrumen investasi yang dapat diikuti adalah investasi saham. Investasi saham merupakan instrumen investasi yang masuk ke dalam kategori instrumen investasi high risk high return.

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi menyampaikan investasi saham, meskipun menawarkan potensi pengembalian yang tinggi, juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi para investor dan calon investor untuk dapat mengenali risiko investasi saham agar mereka dapat membangun portofolio yang sehat dan berkelanjutan.

Menurut Teddy, terdapat 7 risiko investasi saham yang perlu diketahui di bawah ini:

1. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi ketika suatu aset, seperti saham, sulit untuk dibeli atau dijual dengan cepat tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Risiko ini muncul karena kurangnya minat dari investor atau terbatasnya likuiditas (kelancaran transaksi) pada aset tertentu. Dalam konteks saham, risiko likuiditas bisa menyebabkan penurunan harga jual karena ada sedikit pembeli yang bersedia membeli saham tersebut, sehingga investor mungkin harus menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari yang diharapkan.

Teddy menjelaskan bahwa salah satu contoh saham yang sering kali memiliki risiko likuiditas tinggi adalah saham gorengan. Saham ini memiliki fundamental yang kurang baik namun mengalami fluktuasi tidak rasional karena adanya manipulasi pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

2. Risiko Forced Delisting

Risiko Forced Delisting adalah situasi di mana sebuah perusahaan dipaksa untuk menghapus sahamnya dari bursa efek. Hal ini menyebabkan investor dapat kehilangan nilai investasi karena saham perusahaan yang terpaksa delisting mungkin akan mengalami penurunan nilai atau menjadi tidak likuid.

“Berdasarkan Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00006/BEI.PP3/05-2023 tanggal 8 Mei 2023, BEI dapat menghapus saham perusahaan tercatat apabila mengalami kondisi atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha emiten, baik secara finansial maupun secara hukum. Oleh karena itu, penting bagi tiap investor untuk melakukan riset menyeluruh tentang perusahaan yang akan kita investasikan,” jelas Teddy.

3. Risiko Capital Loss

Risiko Capital Loss adalah risiko di mana nilai investasi seseorang menurun dari harga beli awalnya. Hal ini terjadi ketika harga aset, seperti saham atau obligasi, turun di bawah harga beli investor. Risiko ini umumnya terjadi karena fluktuasi pasar yang dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, kinerja perusahaan, atau peristiwa berita. 

“Sebagai contoh, terdapat situasi di mana saham menjadi terlalu populer sehingga harganya melonjak drastis dalam waktu singkat, semata karena sektor tersebut sedang trendi, meskipun perusahaan belum menghasilkan keuntungan. Saham semacam itu rentan mengalami penurunan yang signifikan jika harapan pertumbuhannya tidak terwujud. Konsekuensinya adalah investor dapat mengalami kerugian finansial jika mereka harus menjual aset dengan harga lebih rendah dari harga pembelian mereka,” jelas Teddy.

4. Risiko Pasar (Systematic Risk)

Risiko pasar pada investasi saham merujuk pada fluktuasi harga saham yang disebabkan oleh perubahan kondisi pasar secara keseluruhan. Risiko ini tidak dapat dihindari dan dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, suku bunga, sentimen investor, dan peristiwa politik. 

Menurut Teddy, diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi kerugian dan melindungi nilai investasi dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat fluktuasi pasar.

5. Risiko Tidak Sistematis (Unsystematic Risk)

Risiko Tidak Sistematis (Unsystematic Risk) dalam konteks investasi saham adalah risiko yang bersifat spesifik bagi suatu perusahaan atau aset tertentu, dan tidak terkait dengan perubahan yang terjadi di pasar secara keseluruhan. Risiko ini dapat dianggap sebagai risiko idiosinkratis yang dapat dikelola atau diatasi melalui diversifikasi portofolio.

“Sama halnya dengan risiko pasar, investor dapat mengelola risiko ini dengan cara diversifikasi portfolio,” tambah Teddy.

6. Risiko Inflasi

Risiko inflasi dalam investasi saham adalah potensi penurunan daya beli karena kenaikan tingkat inflasi. Inflasi dapat menyebabkan penurunan nilai riil, pendapatan dividen, dan kinerja pasar saham.

Teddy mengatakan bahwa beberapa sektor mungkin lebih rentan terhadap risiko inflasi daripada yang lain. Misalnya, sektor utilitas yang biasanya memiliki struktur harga yang diatur oleh pemerintah mungkin tidak dapat menyesuaikan harga jual mereka secara cepat dengan tingkat inflasi, yang dapat mengurangi profitabilitas mereka dan mempengaruhi harga saham.

7. Risiko Kebangkrutan

Risiko kebangkrutan adalah kemungkinan perusahaan tidak dapat membayar hutang atau kewajiban keuangannya. Risiko ini dapat berdampak negatif pada nilai saham dan menyebabkan kerugian bagi investor. Penyebabnya dapat meliputi kinerja buruk, manajemen yang tidak efisien, hutang berlebihan, atau persaingan industri.

“Investor diharapkan dapat menilai keberlangsungan bisnis perusahaan dalam jangka panjang agar dapat terhindar dari risiko ini. Pasalnya, saham dari perusahaan yang gagal beradaptasi dengan perubahan dalam industri atau pasar yang lebih luas memiliki risiko kebangkrutan yang lebih tinggi,” ungkap Teddy.

"Melalui pemahaman yang mendalam mengenai risiko-risiko investasi saham dan pengelolaannya, para investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi. BNI Sekuritas dengan platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems) berkomitmen untuk terus memberikan konten edukasi seperti Morning Investview, webinar gratis, trading bareng, hingga analisis dan rekomendasi saham setiap hari. BIONS berupaya menjadi teman bagi para Nasabahnya untuk menemukan instrumen mana yang sesuai dengan mereka. Hal ini merupakan bentuk dukungan BNI Sekuritas kepada Nasabah dalam meraih keberhasilan finansial mereka,” tutup Teddy.

BNI Sekuritas Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2023 Berkat Transformasi Bisnis
Siaran Pers

BNI Sekuritas Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2023 Berkat Transformasi Bisnis

Jakarta, 15 Mei 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) meraih pencapaian luar biasa pada tahun 2023 berkat upaya transformasi bisnis yang komprehensif, seiring dengan ulang tahun Perusahaan yang ke-29. Tahun 2023, pendapatan konsolidasi BNI Sekuritas naik sebesar 7.1% dibandingkan pada tahun 2022, meningkat dari 531.0 miliar menjadi 568.9 miliar. 

Plt. Direktur Utama BNI Sekuritas Vera Ongyono mengatakan bahwa pencapaian ini telah mengukir sejarah bagi BNI Sekuritas. Pasalnya, setelah genap berdiri selama 29 tahun pada 12 April 2024 lalu, net profit tahun 2023 BNI Sekuritas meningkat sebanyak 80.4% dibandingkan tahun 2022. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi selama BNI Sekuritas berdiri sejak tahun 1995 seiring dengan upaya Manajemen melakukan transformasi bisnis dalam waktu dua tahun terakhir.

Vera menambahkan bahwa pada tahun 2023 BNI Sekuritas berhasil menjadi penjamin pelaksana emisi efek untuk beberapa IPO besar di Indonesia, termasuk PT Amman Mineral Internasional Tbk dengan total nilai transaksi Rp10,7 triliun, yang merupakan IPO terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2023. BNI Sekuritas juga menjadi satu-satunya Lead Underwriter untuk IPO PT Barito Renewables Energy Tbk dan berhasil mengumpulkan dana publik sebesar Rp3,1 triliun. Kinerja positif BNI Sekuritas juga tercermin dari keberhasilannya mempertahankan posisi di peringkat 5 besar di antara perusahaan efek dalam transaksi obligasi pemerintah, serta peningkatan 7 peringkat dalam kategori pedagang efek ekuitas.

Bagi Nasabah ritel, BNI Sekuritas melakukan banyak transformasi yang berfokus pada kepuasan Nasabah (customer oriented). Salah satu inisiatif pentingnya adalah peningkatan konten ritel melalui pembentukan Unit Retail Research guna mengoptimalkan penyediaan konten edukasi Nasabah pada program Morning Investview, yang menyajikan informasi dan rekomendasi berdasarkan analisis fundamental dan teknikal saham. Di samping itu, BNI Sekuritas fokus pada transformasi menuju digitalisasi seperti fitur pengkinian data online yang setiap saat dapat diakses oleh Nasabah, jika mereka ingin mengubah data pribadinya.

BNI Sekuritas turut mendukung target Pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission pada tahun 2030 dengan menjadi pembeli pertama unit karbon untuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) atau BNI pada peluncuran IDX Carbon di bulan September 2023. Selain itu, BNI Sekuritas berperan sebagai Underwriter dalam penerbitan obligasi berorientasi lingkungan (Green Bond) pertama dari perusahaan swasta, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dengan total nilai penerbitan mencapai Rp339,9 Miliar.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya menambahkan bahwa transformasi bisnis digalakkan oleh BNI Sekuritas dalam meningkatkan kualitas struktur tata kelola (Governance Structure), proses tata kelola (Governance Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome) baik dalam struktur organisasi yang kokoh, inisiatif dan proses bisnis serta sistem pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang berkualitas serta andal, juga dalam implementasi hasil tata kelola berbasis teknologi informasi termutakhir sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi setiap pemangku kepentingan.

BNI Sekuritas melakukan investasi secara signifikan pada beberapa aspek operasional bisnis, pertama pembaruan sistem back-middle office utamanya guna meningkatkan fungsi manajemen risiko, pembukuan dan kustodian BNI Sekuritas yang berujung pada peningkatan layanan kepada Nasabah yang pada saat bersamaan memastikan kepatuhan BNI Sekuritas terhadap peraturan perundangan yang berlaku. Kedua, renovasi kantor pusat di gedung Indofood dan penambahan ruang kerja di gedung Bursa Efek Indonesia untuk menjangkau Nasabah, sehingga dapat memberikan layanan yang terbaik dan berkesinambungan. Hal ini merupakan komitmen utama BNI Sekuritas di pasar modal Indonesia.

“Di samping transformasi bisnis, strategi lain yang dilakukan pada tahun 2024 yaitu memperkuat sinergi dengan Grup BNI, serta secara konsisten terlibat pada proyek-strategis dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan entitas swasta. Kemudian, BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas dan memberikan dukungan maksimal terhadap karyawan, agar dapat terus memberikan solusi terbaik kepada Nasabah. Perusahaan percaya bahwa dengan peningkatan produktivitas individu, akan muncul hasil kinerja yang lebih baik, yang diharapkan berdampak positif pada kinerja perusahaan,” tutup Vera.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2023 BNI Sekuritas berhasil meraih berbagai macam penghargaan bergengsi tingkat nasional maupun internasional, beberapa diantaranya yaitu 12th Infobank Digital Brand Recognition 2023, IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2023, Innovative Deal of the Year - Indonesia pada Asian Banking & Finance Awards 2023, The Best Small to Mid-Cap Corporate Finance House pada ajang 17th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards 2023, dan Company Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2023, 34th Annual Asiamoney Brokers Poll 2023.

BNI Sekuritas juga menegaskan komitmen seriusnya terhadap integritas, keamanan informasi, dan kesinambungan bisnis dalam situasi normal maupun saat krisis melalui perolehan sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery, ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dan ISO 22301:2019 Business Continuity Management System.

###

BNI Sekuritas Ajak Para Perempuan Berperan Aktif di Pasar Modal
Siaran Pers

BNI Sekuritas Ajak Para Perempuan Berperan Aktif di Pasar Modal

Dalam rangka merayakan hari Kartini, Direktur Institutional Markets BNI Sekuritas Vera Ongyono mengajak para perempuan untuk berkarier di industri pasar modal Indonesia

Jakarta, 22 April 2024 – Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April sebagai momentum untuk menghargai perjuangan dan pencapaian para perempuan di berbagai bidang. Dalam semangat tersebut, Direktur Institutional Markets BNI Sekuritas Vera Ongyono mengajak para perempuan untuk terus mengobarkan semangat kepemimpinan mereka, khususnya turut aktif terlibat di pasar modal Indonesia baik sebagai investor maupun berkarier di industri ini.

“Peran perempuan di pasar modal Indonesia sangat penting. Sebagai investor, perempuan dapat membantu keluarganya untuk mencapai tujuan finansial. Sedangkan sebagai profesional dan pemimpin, perempuan dapat memberikan perspektif lain di industri dengan segala karakteristik uniknya,“ ungkap Vera.

Melihat dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), peran dan populasi investor perempuan di Indonesia terus meningkat tiap tahun. Per Maret 2023 lalu, jumlah investor pasar modal tercatat 10.763.416 SID. Dari angka tersebut, sebanyak 37,2 persen atau sekitar 4.003.990 merupakan investor perempuan dengan aset senilai Rp277,21 triliun.

Sebagai salah satu perempuan yang menempati posisi strategis di perusahaan yang berkecimpung di pasar modal, Vera percaya bahwa perempuan memiliki karakteristik unik yang dapat menjadi nilai lebih ketika ingin berkarier sebagai top executives di pasar modal atau bidang manapun.

“Salah satu karakteristik unik perempuan yang dapat menjadi nilai unggul sebagai pemimpin yaitu sifat keibuan yang dimiliki. Karakteristik ini dan tugas kita di rumah mendorong kerja sama dan kolaborasi yang baik. Dalam hal keuangan, banyak perempuan yang terbiasa menjadi pengatur keuangan di rumah tangga. Biasanya perempuan juga memiliki empati yang tinggi, sehingga sebagai pemimpin kita mungkin akan lebih mudah mengerti kebutuhan stakeholders. Sebagai ibu, perempuan juga kerap dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan mereka mengambil keputusan secara dinamis untuk kebaikan keluarga yang di pekerjaan bisa dianggap sebagai Nasabah,ungkap Vera.

Dalam pandangan Vera, ada enam kunci penting yang harus diperhatikan oleh para perempuan yang ingin berperan aktif di pasar modal:

  1. Manajemen Waktu yang Efektif, Perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, perlu memiliki manajemen waktu yang baik. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk mencapai keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi, serta membangun support system yang kuat. “Penting sekali memiliki support system yang kuat dalam mendukung kita di rumah, pekerjaan, atau hal lainnya. Dalam membangun support system, diperlukan manajemen waktu yang baik dan efektif. Manajemen waktu yang baik akan meningkatkan understanding kita dengan para support system,” jelas Vera.
  2. Keluar dari Comfort Zone, Vera berbagi pengalamannya sendiri sebagai seorang introvert. Hal-hal seperti ini bukanlah alasan menurutnya. Menempatkan diri sesuai kebutuhan dan keluar dari comfort zone diperlukan untuk dapat terus mengembangkan diri dan menjaga hubungan baik dengan para stakeholders.
  3. Tetapkan Tujuan dan Target yang Jelas, “Dengan menetapkan tujuan yang jelas, kita akan lebih fokus dan termotivasi untuk mencapainya. Tujuan yang jelas membantu dalam mengarahkan langkah-langkah yang diperlukan untuk meraih kesuksesan dan karier yang ingin diraih,” tutur Vera.
  4. Be Organized, Menurut Vera, ketika berkarier di pasar modal, penting sekali seseorang untuk menjadikan dirinya teratur. Teratur dalam hal menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga dan karier. Teratur dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan Nasabah dan sebagainya.
  5. Terus Asah Keterampilan Analisis Pasar Modal, Pemahaman yang kuat tentang pasar modal dan kemampuan untuk menganalisisnya menjadi kunci sukses dalam industri ini. Selain itu, memberikan solusi keuangan terbaik bagi Nasabah merupakan tanggung jawab yang penting bagi para profesional pasar modal.
  6. Tetap Up-to-date, Dinamika pasar modal yang terus berkembang membutuhkan kesadaran akan pentingnya selalu memperbarui informasi. Dengan tetap up-to-date, para profesional pasar modal dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan pelayanan kepada nasabah serta dalam menjalankan tugas-tugas mereka.

####

BNI Sekuritas Buktikan Kinerja Unggul dengan Raih Penghargaan di 2 Ajang Bergengsi Internasional
Siaran Pers

BNI Sekuritas Buktikan Kinerja Unggul dengan Raih Penghargaan di 2 Ajang Bergengsi Internasional

Jakarta, 27 Maret 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) dengan bangga mengumumkan pencapaian gemilangnya dalam dua ajang internasional terkemuka, yaitu Asiamoney Brokers Poll 2023 dan The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2024. Pengakuan dari ajang internasional ini sejalan dengan langkah BNI Sekuritas yang semakin menegaskan visinya untuk menjadi perusahaan perbankan investasi dan pialang sekuritas paling terkemuka dari Indonesia.

Dalam Asiamoney Brokers Poll 2023, BNI Sekuritas berhasil meraih peringkat kedua di empat kategori bergengsi, termasuk Best Domestic Brokerages in Indonesia, Best Domestic Brokerages for Research in Indonesia, Best Domestic Brokerages for Sales in Indonesia, dan Most Transformed Brokerages in Indonesia. Sementara itu, dalam The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2024, BNI Sekuritas memenangkan penghargaan Best Green Bond - Financial Institution.

Asiamoney Brokers Poll adalah salah satu penghargaan terkemuka di tingkat global untuk industri sekuritas yang sangat dihormati karena keakuratannya dan independensinya. Setiap tahun, Asiamoney mengundang investor institusional dari seluruh dunia untuk menilai perusahaan sell-side brokerage mereka. Sedangkan The Asset Triple A adalah pengakuan yang paling bergengsi dalam industri perbankan, keuangan, treasury, dan pasar modal. Proses seleksinya melibatkan konsultasi dengan penerbit dan investor serta menggunakan kriteria seleksi yang ketat.

Direktur Institutional Markets BNI Sekuritas Vera Ongyono mengapresiasi penghargaan yang diberikan baik oleh Asiamoney Brokers Poll 2023 maupun The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2024. Penghargaan ini merupakan pengakuan bagi BNI Sekuritas sekaligus motivasi untuk terus berprestasi dalam meningkatkan kualitas, layanan, keandalan dan inovasi dalam mendampingi Nasabah mencapai tujuan finansial mereka.

Bagi BNI Sekuritas, masing-masing penghargaan memiliki arti tersendiri, seperti halnya Best Best Domestic Brokerages for Research in Indonesia dan Best Domestic Brokerages for Sales in Indonesia, yang dimana dua penghargaan ini membuktikan kualitas dan keandalan dari tim riset dan performa tim Institutional Markets BNI Sekuritas dalam industri pasar modal.

“Setiap harinya, tim riset kami secara konsisten aktif memberikan informasi tentang pasar modal yang akurat dan komprehensif, serta bernilai tinggi bagi para Nasabah. Sedangkan dari sisi Institutional Markets, tahun 2023 ini banyak sekali perubahan dan perbaikan yang dilakukan hingga menghasilkan pertumbuhan revenue mencapai triple digits,” jelas Vera.

Kategori lain seperti Best Domestic Brokerages in Indonesia dan Most Transformed Brokerages in Indonesia sejalan dengan komitmen BNI Sekuritas yang pada tahun ini fokus melakukan transformasi perusahaan, juga menegaskan bahwa BNI Sekuritas terus berinovasi, berkembang untuk memberikan yang terbaik bagi Nasabah.

Dalam The Asset Triple A Sustainable Finance 2024, kategori Best Green Bond - Financial Institution menjadi bukti nyata bahwa BNI Sekuritas terus berinovasi, menghasilkan transaksi terbaik, dan memiliki Sumber Daya Manusia yang siap untuk membuat perbedaan.

“Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Nasabah, klien, mitra, serta stakeholder. BNI Sekuritas juga percaya bahwa dedikasi para karyawan memiliki peran penting dalam menguatkan posisi perusahaan sebagai perusahaan perbankan investasi dan pialang sekuritas paling terkemuka dari Indonesia. Hal ini terbukti dengan beberapa karyawan BNI Sekuritas yang berhasil masuk ke dalam peringkat pada Asiamoney Brokers Poll 2023 dalam berbagai kategori,” tutup Vera.

Para analis BNI Sekuritas masuk ke dalam peringkat top 3 di berbagai sektor, termasuk Best Strategist, Best Analysts for Thematic Strategy, Agriculture, Banks, Consumer Discretionary, Consumer Staples, Energy, ESG, Financials, Health Care, Media, Real Estate, Best Research Team for Small/Mid Caps, Best Research Team for Transportation, Best Quantitative/Technical Analysis Team, Best for Corporate Access, dan kategori lainnya.

###SELESAI###

 

Yuk, Sisihkan THR untuk Investasi! 5 Tips Pilih Saham Bagi Pemula
Siaran Pers

Yuk, Sisihkan THR untuk Investasi! 5 Tips Pilih Saham Bagi Pemula

Ramadan sering kali menjadi waktu di mana pengeluaran masyarakat meningkat, terutama dengan adanya Tunjangan Hari Raya (THR). Menurut data dari Perilaku Belanja Masyarakat Indonesia pada Ramadan 2024 yang dirilis oleh perusahaan periklanan global, The Trade Desk, sebanyak 67% orang dari total 1.000 responden online Indonesia berencana menggunakan seperempat dari THR mereka untuk meningkatkan belanja.

Namun, selain meningkatkan daya beli, langkah bijak lain yang dapat diambil oleh individu dalam memanfaatkan THR adalah dengan memulai berinvestasi. Hal ini penting karena investasi dapat meningkatkan pendapatan seseorang di samping pendapatan utamanya, sehingga mereka dapat melawan inflasi, mencapai target keuangan lebih cepat, membangun dana darurat, serta melindungi diri dari ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi pasar.

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengungkapkan bahwa Ramadan merupakan waktu yang ideal bagi individu untuk memulai investasi, terutama dengan adanya dana tambahan seperti THR yang bisa dialokasikan. Harapannya, dana tersebut dapat tumbuh menjadi aset jangka panjang yang akan membantu meningkatkan kekayaan finansial di masa depan.

Menurut Teddy, bagi Nasabah pemula yang ingin menggunakan THR untuk berinvestasi di pasar saham, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Pelajari Dasar-dasar Investasi Saham: Sebelum memulai berinvestasi, penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang investasi saham, termasuk analisis fundamental dan teknikal yaitu kemampuan membaca grafik harga saham, menganalisis laporan keuangan perusahaan, dan memahami risiko investasi. Gunakan sumber daya edukasi tentang investasi saham yang tersedia secara online atau melalui platform investasi yang digunakan.
  2. Pilih Saham Blue-Chip: Saham blue-chip merupakan saham dari perusahaan dengan reputasi baik dan memiliki kinerja yang stabil. Salah satu indeks yang terdiri dari saham blue-chip adalah LQ45. Saham-saham ini cenderung lebih aman bagi pemula karena memiliki likuiditas tinggi dan terbiasa dengan volatilitas pasar. Contoh saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45 antara lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). “Ada hal yang perlu diperhatikan juga, meskipun saham blue-chip dianggap lebih aman dan memiliki fundamental yang baik, Nasabah diharapkan tidak tergesa-gesa dalam membeli pada harga tertinggi. Sebaiknya sebelum membeli, Nasabah melihat terlebih dahulu pergerakan harga saham dalam beberapa waktu terakhir,” jelas Teddy.
  3. Gunakan Platform Investasi yang Lengkap dan Mudah: Pilihlah platform investasi yang menyediakan informasi dan edukasi tentang investasi saham, serta fitur-fitur analisis yang dapat membantu Nasabah memaksimalkan kegiatan investasinya.. Salah satu contohnya yaitu BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading System) yang menghadirkan fitur unggulan yang memudahkan Nasabah untuk melakukan analisa teknikal maupun fundamental. “Bagi para pemula, penting sekali untuk menggunakan platform investasi yang sederhana dan mudah digunakan. Itulah mengapa BIONS hadir dengan berbagai fitur yang bertujuan untuk membantu para investor dalam bertransaksi. BIONS berupaya menjadi teman bagi para Nasabahnya untuk menemukan instrumen mana yang sesuai dengan mereka. Nasabah dapat mengakses webinar gratis yang membahas investasi dan pasar modal, serta rekomendasi saham harian dari para analis ahli di bidangnya,” ungkap Teddy.
  4. Mulailah dengan Investasi Periodik: Untuk mengurangi risiko dan memanfaatkan konsep rata-rata biaya perolehan (dollar-cost averaging), Nasabah disarankan untuk memulai dengan investasi periodik. Nasabah dapat mengalokasikan sebagian THRnya untuk membeli saham secara berkala dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap bulan. “Meskipun pemula, Nasabah disarankan untuk memiliki fokus investasi untuk jangka panjang. Berinvestasi jangka panjang berarti melakukan transaksi secara berkala dan tidak secara panik menjual di saat adanya penurunan harga saham. Selama periode transaksi secara berkala ini, Nasabah dapat menggunakan waktunya untuk lebih dalam mempelajari tentang investasi dan informasi kinerja perusahaan,” tutur Teddy.
  5. Diversifikasi Portofolio: Terakhir, Nasabah harus mengetahui pentingnya diversifikasi portofolio. Nasabah bisa mengalokasi THR yang dimiliki ke beberapa instrumen investasi untuk membantu mengurangi risiko secara keseluruhan dalam portofolio investasi Nasabah.

“Dengan memperhatikan tips-tips ini, BNI Sekuritas berharap Nasabah dapat memulai perjalanan investasi awal mereka dengan lebih percaya diri, serta akan lebih siap dalam menghadapi risiko ke depannya,” tutup Teddy

 

###SELESAI###

Program Ramadan BNI Sekuritas Bersama Dompet Dhuafa #BIONSBerbagi
Siaran Pers

Program Ramadan BNI Sekuritas Bersama Dompet Dhuafa #BIONSBerbagi

Jakarta, 21 Maret 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) kembali menginisiasi program #BIONSBerbagi untuk mengajak para Nasabahnya turut serta dalam kegiatan berbagi dan memberi selama bulan Ramadan. Dalam #BIONSBerbagi kali ini, BNI Sekuritas mengambil langkah kolaboratif dengan Dompet Dhuafa, sebuah lembaga Amil Zakat yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 24 juta jiwa. Program ini akan berlangsung dari tanggal 12 Maret hingga 19 April 2024.

SVP Retail Markets Neniwati Kutiawan menyatakan bahwa program #BIONSBerbagi merupakan program BNI Sekuritas yang berjalan selama bulan Ramadan. Tujuannya tidak hanya menggalakkan Nasabah untuk bertransaksi secara aktif guna mencapai kemerdekaan finansial pribadi, namun juga untuk membangkitkan semangat serta memberi kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi kepada sesama selama Ramadan.

Neni menambahkan, “Seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik bahwa per Januari 2024, pasar modal Indonesia kedatangan 170.000 investor baru, hal ini menjadikan BNI Sekuritas sebagai pelaku pasar modal secara aktif untuk terus menciptakan program-program menarik bagi para calon Nasabah tersebut,”

Melalui #BIONSBerbagi, BNI Sekuritas berharap dapat membuka peluang bagi Nasabah untuk berbagi rejeki dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan sosial ekonomi secara lebih luas. BNI Sekuritas berharap setidaknya 1000 Nasabah baru berpartisipasi, di luar dari Nasabah yang sudah memiliki akun BIONS.

#BIONSBerbagi dapat diikuti oleh Nasabah baru maupun lama. Nasabah baru dapat mendaftar akun BIONS melalui aplikasi atau situs web dengan menggunakan kode referral BIONSBERBAGI. Setiap Nasabah baru yang menggunakan kode referal tersebut, BNI Sekuritas akan mengalokasikan Rp10.000, untuk disalurkan ke Dompet Dhuafa. Dana sebesar Rp10.000 akan disalurkan setelah Nasabah baru melakukan deposit minimum sebesar Rp5.000.000 selama periode program (tidak berlaku dalam kelipatan).

Selain itu, program #BIONSBerbagi juga berlaku bagi Nasabah lama yang mengikuti program ini melalui aplikasi BIONS pada menu ‘Others’. BNI Sekuritas akan mengalokasikan 15% dari komisi Nasabah di luar levy, dengan total transaksi minimum sebesar Rp50.000.000, selama periode program untuk disalurkan ke Dompet Dhuafa.

“Total donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada Dompet Dhuafa dan akan diberikan kepada masyarakat yang berhak. Melalui #BIONSBerbagi, BNI Sekuritas dan Dompet Dhuafa bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan solidaritas dalam masyarakat, mencerminkan semangat Ramadan yang sejati," tutup Neni.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Gelar BIONS Cuanpionship #3 dengan Total Hadiah Rp2 Miliar
Siaran Pers

BNI Sekuritas Gelar BIONS Cuanpionship #3 dengan Total Hadiah Rp2 Miliar

Jakarta, 27 Februari 2024 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menggelar kompetisi trading saham dengan hadiah terbesar di Indonesia bertajuk BIONS Cuanpionship #3. Setelah sukses dengan BIONS Cuanpionship #2 pada tahun sebelumnya, BNI Sekuritas kini mengundang para Nasabah untuk berpartisipasi dan mempersembahkan total hadiah hingga Rp2 miliar. Kompetisi ini akan diselenggarakan mulai dari Maret hingga Desember 2024 dan terbuka bagi semua Nasabah & calon Nasabah BNI Sekuritas melalui platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems).

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program BIONS Cuanpionship #3 adalah untuk memberikan wadah bagi para Nasabah untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam bertransaksi di pasar modal, sekaligus mendorong pertumbuhan aset setiap individu Nasabah. Seiring inovasi yang dilakukan pada program ini, kami berharap setiap Nasabah BNI Sekuritas, siapa pun, dapat memiliki kesempatan menjadi juara di kompetisi ini dan juga menjadi juara mencapai kemerdekaan finansial mereka di masa depan.

Melalui BIONS Cuanpionship, BNI Sekuritas secara aktif berperan dalam mendukung target Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2024, yang mencakup penambahan 2 juta investor baru dan pencapaian Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) sebesar Rp12,25 triliun. Terbukti dengan kontribusi peningkatan sebesar lebih dari 30% terhadap total transaksi harian Nasabah, memberikan pencapaian nilai transaksi lebih dari 167% dibandingkan target awal penyelenggaraan, dan memberikan pertumbuhan rata-rata nilai transaksi bulanan peserta hingga 287% selama periode kompetisi.

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi, mengungkapkan bahwa lewat program seperti BIONS Cuanpionship, BNI Sekuritas berupaya menjadi partner investasi bagi setiap Nasabah dan mendukung mereka untuk dapat mencapai kemerdekaan finansialnya. Oleh karena itu, tahun ini kami membuat salah satu kategori BIONS Cuanpionship #3 dapat diikuti Nasabah dengan cara berkelompok. Hal tersebut bertujuan agar Nasabah pemula dengan aset yang masih belum terlalu besar dapat turut berpartisipasi. Sehingga setiap Nasabah memiliki kesempatan menang yang sama pada kompetisi ini.

BIONS Cuanpionship #3 tersedia dalam tiga kategori kompetisi berdasarkan aset yang dimiliki oleh Nasabah, yaitu Legendary Class untuk Nasabah dengan total aset lebih dari atau sama dengan Rp500.000.000, Victory Class untuk Nasabah dengan total aset antara Rp100.000.000 hingga Rp500.000.000, dan Fantasy Class untuk Nasabah dengan total aset kurang dari Rp100.000.000.

“Adanya kategori yang kami buat memberikan kesempatan yang adil bagi para Nasabah dengan total aset yang sama. Bahkan kini pada kategori Fantasy Class, Nasabah pemula dapat membentuk kelompok maksimal tiga orang agar dapat berpartisipasi. Intinya yang kita inginkan adalah semua Nasabah dapat turut berpartisipasi, siapa pun dapat cuan dan menjadi champion,” lanjut Teddy.

 BNI Sekuritas secara aktif membantu para Nasabah melalui berbagai program edukasi dan literasi yang diberikan melalui media sosial. Nasabah dapat mengakses rekomendasi saham harian dari para analis terbaik BNI Sekuritas, mengikuti coaching clinic, dan bahkan kegiatan TRABAR (Trading Bareng).

“Bagi Nasabah, mengasah keterampilan trading saham dengan cara mengikuti kompetisi seperti ini sangat menyenangkan. Kami dapat meningkatkan rasa kompetitif dan juga berpotensi memenangkan hadiah yang cukup besar, di samping keuntungan yang mungkin kami dapatkan dari trading saham,” tutur Vira, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri yang mengikuti BIONS Cuanpionship sebelumnya.

###SELESAI###

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan
Siaran Pers

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan

Saham dianggap sebagai salah satu instrumen investasi bagi para investor untuk memperoleh keuntungan signifikan. Namun, terdapat pula risiko yang patut diperhatikan, terutama dalam bentuk saham gorengan. Saham gorengan merupakan saham dengan fundamental yang kurang baik, namun mengalami fluktuasi yang tidak rasional dikarenakan manipulasi pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Saham gorengan kerap menjebak para investor, salah satu contohnya yaitu konglomerat India bernama Gautam Adani yang kehilangan harta kekayaan hingga US$120 miliar atau setara Rp1.800 triliun akibat laporan Hindenburg Research yang dirilis pada 24 Januari 2023.

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengungkapkan bahwa saham gorengan ini seringkali menjebak para investor pemula. Sehingga, penting bagi tiap investor untuk melakukan riset menyeluruh, memahami risiko, dan mempertimbangkan tujuan investasi secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Teddy memberikan beberapa tips untuk membantu investor dalam menghindari jebakan saham gorengan:

1. Lakukan Riset Fundamental yang Mendalam

Sebelum berinvestasi dalam saham, investor perlu melakukan riset fundamental terhadap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Tinjau kinerja keuangan, prospek bisnis, manajemen, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai saham. Informasi dapat diperoleh dari situs web perusahaan, liputan media, atau rekomendasi tim riset. Misalnya, tim riset Ritel BNI Sekuritas yang memberikan pandangan bagi investor setiap harinya.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap fundamental perusahaan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih berdasarkan analisis yang objektif,” jelas Teddy.

2. Hindari Saham dengan Volatilitas yang Tidak Masuk Akal

Saham dengan volatilitas tidak wajar dapat dijadikan indikasi sebagai saham gorengan. Sebagai investor, jika menemukan saham-saham semacam itu, mereka harus lebih waspada dan melakukan analisa saham secara lengkap (fundamental dan teknikal) sebelum mengambil keputusan investasi.

3. Waspadai Informasi yang Tidak Valid

Jangan tergoda untuk mengikuti rekomendasi investasi yang didasarkan pada sumber informasi yang tidak jelas atau tidak terverifikasi keabsahannya. Hindari terpengaruh oleh rumor pasar atau tawaran investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selalu periksa kebenaran informasi yang diterima melalui sumber-sumber terpercaya dan terverifikasi.

4. Diversifikasi Portofolio Investasi

Salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko investasi saham adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio. Dengan memiliki sejumlah saham dari berbagai sektor industri dan berbagai tingkat risiko, investor dapat mengurangi paparan terhadap risiko spesifik yang terkait dengan satu saham atau satu sektor industri tertentu.

“Diversifikasi portofolio juga dapat membantu melindungi nilai investasi dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat fluktuasi pasar,” tutur Teddy

5. Gunakan Aplikasi Investasi yang Tepercaya

Gunakan aplikasi investasi yang telah diawasi OJK dan tepercaya, seperti platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems) untuk melakukan transaksi saham. Menggunakan teknologi terkini, BIONS menghadirkan salah satu fitur unggulan yaitu Automatic Order. Melalui fitur Automatic Order, Nasabah dapat melakukan order saham secara otomatis berdasarkan kriteria/ketentuan yang diinginkan.

Dengan Automatic Order, Nasabah dapat memilih kondisi investasi yang diinginkan untuk melakukan pesanan atau memberikan peringatan seperti Booking by Price (memicu pesanan berdasarkan harga saham yang ditetapkan), Booking by % GainLoss (memicu pesanan berdasarkan % unrealized gain/loss yang telah ditentukan), Booking by Time (memicu pesanan berdasarkan parameter waktu yang telah ditetapkan), Booking by Trailing Stop (melakukan perintah sell pada saat harga saham yang bergerak uptrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami koreksi), dan Booking by Bottom Rebound (melakukan perintah buy pada saat harga saham yang bergerak downtrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami rebound).

“Dengan menggunakan aplikasi investasi yang terpercaya, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam transaksi saham yang tidak terkendali,” ungkap Teddy.

6. Miliki dan Patuhi Rencana Investasi

Investor yang baik adalah investor yang telah memiliki rencana atau strategi dalam berinvestasi. Investor juga diharapkan dapat tetap patuh terhadap rencana investasi yang telah ditetapkan. Hindari tergoda untuk melakukan transaksi berdasarkan emosi atau impulsif tanpa mempertimbangkan secara rasional. Dengan disiplin mengikuti strategi investasi, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam perangkap saham gorengan yang didorong oleh ketidakstabilan pasar.

“Memanipulasi harga saham dapat dikategorikan sebagai salah satu kejahatan pasar modal dan bertentangan dengan Undang-Undang (UU) No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, khususnya pasal 91 dan 92. Investor dianjurkan untuk dapat meningkatkan kejelian mereka dalam mengenali saham gorengan dan mengelola risiko investasi dengan lebih efektif. Meskipun investasi saham dapat menghadirkan peluang keuntungan yang besar, kehati-hatian dan pertimbangan rasional tetap diperlukan dalam mengambil keputusan investasi,” tutup Teddy.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih 4 Penghargaan Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal & Solution Awards 2023
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih 4 Penghargaan Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal & Solution Awards 2023

Jakarta, 12 Februari 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) mengumumkan pencapaian perusahaan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang internasional Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal & Solution Awards 2023. BNI Sekuritas memenangkan empat kategori yaitu Best Local Currency Bond Deal of the Year in Indonesia, Best ESG Green Financing in Indonesia, Best Deal of the Year & Best Equity Deal of the Year in Asia, dan Best IPO Deal of the Year in Asia. Penghargaan ini diberikan kepada perwakilan BNI Sekuritas pada hari Selasa, 6 Februari 2024 di Jakarta.

Direktur Investment Banking BNI Sekuritas Nieko Kusuma mengungkapkan bahwa BNI Sekuritas berterima kasih kepada Alpha Southeast Asia atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi apresiasi tersendiri atas upaya dan dedikasi BNI Sekuritas dalam memberikan solusi keuangan terbaik bagi para Nasabahnya selama ini.

BNI Sekuritas meraih dua penghargaan prestisius dalam sektor keuangan dan investasi di Indonesia. Penghargaan pertama, "Best Local Currency Bond Deal of the Year in Indonesia" diberikan untuk transaksi Green Bond PT Bank Mandiri (Persero) Tbk senilai Rp5 triliun. Penghargaan kedua, "Best ESG Green Financing in Indonesia" diperoleh melalui transaksi Green Bond PT OKI Pulp & Paper Mills senilai Rp1,5 triliun.

Penghargaan "Best Local Currency Bond Deal of the Year" menunjukkan keseriusan BNI Sekuritas dalam menyajikan produk obligasi yang inovatif melalui kerja sama yang erat dengan para pemangku kepentingan. Sementara itu, penghargaan "Best ESG Green Financing in Indonesia" menegaskan komitmen BNI Sekuritas terhadap prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG), dengan menyediakan solusi keuangan ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui pembiayaan hijau yang mendukung proyek-proyek pengurangan jejak karbon dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Adapun penghargaan "Best Deal of the Year & Best Equity Deal of the Year in Asia" diberikan untuk transaksi IPO PT Amman Mineral Internasional Tbk senilai Rp10,73 triliun dan "Best IPO Deal of the Year in Asia" diperoleh melalui transaksi IPO PT Barito Renewables Energy Tbk senilai Rp3,1 triliun. Kedua penghargaan ini memperkuat komitmen dan visi BNI Sekuritas sebagai perusahaan perbankan investasi dan pialang sekuritas terkemuka dari Indonesia, serta menjadi bukti kepercayaan para pemangku kepentingan dan Nasabah BNI Sekuritas terhadap solusi-solusi keuangan yang diberikan baik di tingkat lokal maupun regional.

“BNI Sekuritas akan terus berkomitmen untuk menyediakan layanan terbaik dan terus berinovasi, sejalan dengan misi kami yaitu memberikan solusi dan eksekusi transaksi keuangan pasar modal yang terbaik dan berkualitas untuk para Nasabah dalam pengembangan bisnis mereka,” tutup Nieko

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System

Jakarta, 24 Januari 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) telah meraih ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS) untuk penerapan Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha. Keberhasilan ini menegaskan komitmen BNI Sekuritas dalam mengukuhkan sistem operasional yang kompeten, efektif, dan terukur baik dalam kondisi normal sehari-hari maupun jika terjadi krisis, situasi darurat, atau bencana.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya menjelaskan bahwa selama lebih dari dua tahun terakhir, BNI Sekuritas fokus melakukan transformasi bisnis. Transformasi bisnis yang dilakukan salah satunya yaitu meningkatkan proses bisnis dan sistem operasional yang efektif. Diraihnya sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS ini menunjukkan bahwa BNI Sekuritas senantiasa selalu siap dalam mengidentifikasi, mengelola, dan merespons risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan operasional perusahaan.

“BNI Sekuritas telah menjalankan berbagai macam proses diantaranya analisa dampak bisnis dan assessment risiko untuk mempersiapkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS. BNI Sekuritas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan, prosedur, dan praktik bisnis yang dijalankan. Setelah melakukan analisis, perusahaan selanjutnya mengembangkan strategi dan rencana untuk mengatasi risiko potensial. Uji coba berbasis skenario dan latihan juga turut dilakukan dengan komprehensif,” lanjut Yoga.

Sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS mengartikan bahwa BNI Sekuritas memiliki:

  1. Keamanan Operasional: Menjamin bahwa operasional perusahaan dapat berjalan tanpa hambatan signifikan, bahkan dalam kondisi darurat.
  2. Peningkatan Reputasi: Membuktikan kepada Nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan bahwa BNI Sekuritas berkomitmen pada keberlanjutan risiko bisnis dan operasional.
  3. Ketangguhan Bisnis: Meningkatkan kemampuan perusahaan untuk merespons dan pulih dari gangguan bisnis dengan cepat dan efektif.
  4. Kepatuhan Hukum dan Regulasi: Memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan hukum terkait.

Sebagai informasi, sertifikat ISO 22301:2019 BCMS menandakan bahwa sebuah perusahaan telah mengimplementasikan standar tertinggi dalam penerapan sistem manajemen kelangsungan usaha. Sedangkan bagi Nasabah, sertifikasi ini memberikan keyakinan bagi mereka untuk dapat mempercayakan investasinya pada perusahaan yang telah mengadopsi praktik terbaik dalam menjaga kontinuitas operasional, bahkan dalam situasi darurat.

Dengan mendapatkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS, BNI Sekuritas semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan perbankan investasi dan pialang yang terpercaya di industri pasar modal Indonesia. Pencapaian ini menegaskan bahwa BNI Sekuritas telah membangun infrastruktur yang kuat dan mampu memberikan pelayanan yang konsisten dan andal, juga mencerminkan komitmennya dalam menerapkan standar pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang tinggi.

“BNI Sekuritas berupaya terus meningkatkan kualitas dan keandalan dalam tata kelola serta implementasi sistem manajemen kelangsungan usaha. Semua langkah ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar industri, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem perusahaan, termasuk Nasabah.” tutup Yoga.

###SELESAI###