bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

BNI Sekuritas Berkontribusi untuk Net Zero Emission melalui Konservasi Mangrove

detail info

Jakarta, 09 April 2025 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) secara resmi melakukan seremonial penanaman mangrove pada hari Kamis, 20 Maret 2025 di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BNI Sekuritas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) "We Move, We Share, We Care."

Direktur Operasional dan Pembina CSR BNI Sekuritas Yoga Mulya mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan bagian dari upaya BNI Sekuritas untuk mendukung program Net Zero Emission (NZE) milik Pemerintah. BNI Sekuritas menargetkan penanaman 3.000 pohon mangrove secara bertahap, yang sekaligus juga menjadi bagian dari perayaan 30 tahun BNI Sekuritas tahun 2025.

Dalam proyek ini, BNI Sekuritas bermitra dengan Fairatmos, perusahaan teknologi iklim asal Asia Tenggara. Fairatmos bekerja sebagai pendamping dari Koperasi Jaga Wana Segara (Jawara) yang berniat untuk menyusun kegiatan rehabilitasi mangrove ini sebagai salah satu aksi mitigasi perubahan iklim yang memiliki nilai ekonomi karbon. Program ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 57 ton emisi CO2 ekuivalen dalam lima tahun ke depan, dengan harapan menjadi inspirasi bagi proyek serupa di seluruh Indonesia.

CEO Fairatmos, Ria Marsudi mengatakan bahwa Fairatmos sangat menyambut dengan senang hati kerjasama dengan BNI Sekuritas dalam mendukung Koperasi Jaga Wana Segara (Jawara) dalam melakukan upaya konservasi hutan mangrove di Arboretum Mangrove Konservasi Laguna Segara Anakan. Dengan keanekaragaman hayati yang kaya, kawasan ini menjadi contoh bagi konservasi lainnya di Indonesia. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga ekosistem yang berharga bagi lingkungan dan generasi mendatang. 

Selain fokus pada restorasi ekosistem, proyek ini juga melibatkan pemberdayaan masyarakat setempat. Masyarakat lokal dilibatkan dalam berbagai tahap, mulai dari pembibitan, penanaman, hingga pemantauan proyek. Kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi masyarakat, dengan penghasilan dari pemeliharaan dan pemantauan mangrove yang telah ditanam. 

Di kawasan tersebut terdapat Arboretum Mangrove Konservasi Laguna Segara Anakan Cilacap, Jawa Tengah, yang menjadi habitat bagi 56 jenis mangrove dan 64 jenis burung. Sebagai destinasi ekowisata, kawasan ini menawarkan keindahan hutan mangrove dengan keanekaragaman hayati yang kaya. Arboretum tersebut merupakan salah satu pelopor terbaik untuk konservasi hutan mangrove sehingga banyak dijadikan contoh oleh kawasan konservasi lainnya di Indonesia. 

”Kami senang dapat membantu Koperasi Jawara dalam pengembangan kegiatan restorasi ekosistem di Segara Anakan menjadi kegiatan aksi mitigasi perubahan iklim. Area Segara Anakan memiliki potensi penyerapan emisi gas rumah kaca yang tinggi namun juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi juga dengan pembukaan tambak serta kegiatan ekstraktif lainnya. Harapan kami, bersama dengan BNI Sekuritas dapat memperkenalkan kegiatan konservasi yang berkelanjutan sebagai salah satu penambahan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitar area Segara Anakan,” tambah Ria Marsudi

Kepala Dusun Lempong Pucung sekaligus anggota dari Koperasi Jawara, Bapak Wahyono mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas kesempatan berkolaborasi dengan BNI Sekuritas dan Fairatmos dalam upaya konservasi hutan mangrove di Segara Anakan. “Kegiatan ini tidak hanya akan mendukung restorasi ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat terutama bagi komunitas kami. Kami percaya bahwa dengan melibatkan komunitas lokal dalam pemeliharaan dan pemantauan mangrove, kita dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan, serta memperkuat peran kita dalam aksi mitigasi perubahan iklim. Semoga inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi banyak wilayah lain di Indonesia dalam menjaga kekayaan alam kita.”

Dalam memastikan keberhasilan restorasi, Fairatmos melakukan serangkaian langkah penting dalam pemilihan lokasi dan jenis pohon. Survei pra-penanaman mencakup tiga aspek utama: 1) data topografi, 2) pasang surut, dan 3) kesesuaian spesies mangrove. Hal ini penting karena mangrove hanya dapat tumbuh optimal di lokasi yang mengalami siklus pasang surut yang bergantian. Selain itu, keberadaan spesies mangrove di sekitar lokasi penanaman menjadi indikator kecocokan spesies yang akan ditanam.

“Upaya mencapai NZE tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Selain BNI Sekuritas dan Fairatmos, kami juga melibatkan komunitas lokal yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam perawatan dan pemantauan area penanaman. Dengan adanya monitoring rutin, mereka akan menjadi yang pertama mengetahui jika ada gangguan pada mangrove, dan penyulaman atau penanaman ulang akan dilakukan oleh komunitas lokal. Melalui inisiatif ini, BNI Sekuritas dan Fairatmos berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” tutup Yoga.

Dalam beberapa tahun terakhir, BNI Sekuritas secara konsisten menunjukkan komitmennya untuk mendukung NZE dengan berbagai langkah, antara lain dengan turut terlibat dalam pembelian 40.000 unit karbon untuk grup PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pada September 2023, berpartisipasi dalam Pembukaan Bursa Karbon Internasional dengan pembelian 6.250 unit karbon pada Januari 2025, serta menyumbangkan lebih dari 300 kilogram sampah kertas untuk didaur ulang sejak tahun 2023.

##SELESAI##

Informasi Lainnya

Investor Riau Semakin Aktif, BNI Sekuritas Hadirkan Pengalaman Investasi Lebih Interaktif
Siaran Pers

Investor Riau Semakin Aktif, BNI Sekuritas Hadirkan Pengalaman Investasi Lebih Interaktif

Pekanbaru, 22 Januari 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), meresmikan kantor cabang Pekanbaru yang telah dioptimalkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung geliat positif pasar modal di Provinsi Riau sekaligus meningkatkan pengalaman investasi bagi masyarakat. “Investasi bukan sekadar transaksi, melainkan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan kenyamanan, kepercayaan, dan pendampingan. Renovasi kantor cabang Pekanbaru menjadi wujud nyata komitmen BNI Sekuritas untuk menempatkan Nasabah sebagai fokus utama dalam setiap inovasi layanan,” ujar Teddy Wishadi, Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas. Fokus utama renovasi ini adalah area lounge yang lebih luas, modern, dan nyaman, dirancang sebagai ruang interaksi dan edukasi bagi masyarakat yang ingin memahami pasar modal lebih mendalam. Fasilitas ini juga mendukung program edukasi dan trading on-site, sehingga investor dapat berinteraksi langsung dengan tim BNI Sekuritas untuk memperoleh wawasan lebih lengkap tentang investasi. Teddy mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah investor di Riau menjadi salah satu faktor strategis dalam pembaruan kantor cabang. “Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga September 2025 tercatat 57.736 investor baru dengan nilai transaksi total Rp26,5 triliun. BEI Provinsi Riau juga mencatat investor di Riau telah mencapai 310.000 orang, dengan kontribusi terbesar dari Pekanbaru. Tren ini mendorong kami untuk menghadirkan fasilitas yang mendukung pertumbuhan tersebut,” ungkap Teddy. Selain memperkuat layanan offline, BNI Sekuritas juga terus mengembangkan layanan digital melalui New BIONS, serta program interaktif seperti market update, klinik saham dan trading Bareng tim riset ritel BNI Sekuritas. Kombinasi ini memungkinkan investor memperoleh pendampingan, edukasi, dan informasi pasar yang tepat, baik melalui platform digital maupun layanan langsung di kantor cabang. “Peresmian kantor cabang Pekanbaru diharapkan menjadi momentum untuk mendorong literasi dan inklusi pasar modal di Riau. Kami ingin setiap Nasabah berinvestasi dengan nyaman, percaya diri, dan berdasarkan informasi yang lengkap, sekaligus menumbuhkan budaya investasi jangka panjang di masyarakat,” ujar Teddy. Dengan langkah ini, BNI Sekuritas menegaskan posisinya sebagai mitra strategis bagi investor, mendukung pertumbuhan pasar modal, dan berkontribusi pada peningkatan literasi finansial masyarakat di seluruh Indonesia. ###SELESAI###

BNI Sekuritas Permudah Akses Generasi Muda Kenal Dunia Pasar Modal
Siaran Pers

BNI Sekuritas Permudah Akses Generasi Muda Kenal Dunia Pasar Modal

"Mahasiswa dibekali pengetahuan investasi, mendapatkan dukungan beasiswa, dan merasakan pengalaman kerja langsung lewat program magang, agar siap menjadi talenta unggul di Pasar Modal Indonesia." Jakarta, 5 Desember 2025 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), Perusahaan Anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui kerja sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE). Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) We Move, We Share, We Care, BNI Sekuritas dan KSE menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi bagi mahasiswa pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini mencakup investment games (simulasi investasi), career coaching di industri pasar modal, pemberian beasiswa terutama untuk mahasiswa di daerah terdampak bencana banjir bandang yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta kesempatan langsung merasakan dunia pasar modal melalui program magang. Inisiatif ini bertujuan memberikan pemahaman finansial yang lebih baik sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa mengembangkan potensi mereka di industri pasar modal. Direktur BNI Sekuritas Yoga Mulya, mengatakan bahwa kami terus memperkuat kerja sama dengan KSE sebagai upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, sekaligus memberikan pemberdayaan melalui akses pendidikan yang lebih luas. Yoga menambahkan, “Melalui kegiatan ini, BNI Sekuritas memberikan dukungan beasiswa kepada puluhan beswan KSE serta kembali membuka program magang. Kami memahami bahwa pembelajaran di kelas perlu dilengkapi dengan pengalaman nyata agar mahasiswa dapat berkembang lebih optimal. Karena itu, kami membuka ruang bagi mereka untuk mengasah pengetahuan yang telah diperoleh di perkuliahan. Hal ini bertujuan menyiapkan talenta muda yang siap berkarya dan menjadi bagian dari masa depan pasar modal Indonesia.” Inisiatif ini sejalan dengan tren positif keterlibatan generasi muda di pasar modal Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, hingga pertengahan Agustus 2025, jumlah investor pasar modal mencapai 17,6 juta, di mana 54% berusia di bawah 30 tahun, menunjukkan besarnya minat generasi muda pada industri pasar modal. Lebih jauh, Yoga menegaskan bahwa salah satu program unggulan BNI Sekuritas adalah program magang. Selain memberikan dukungan finansial, BNI Sekuritas juga menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja profesional. Program ini dibuka bagi seluruh beswan KSE melalui proses seleksi, dengan harapan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap berkarier dan turut mendorong perkembangan industri pasar modal di Indonesia. Di luar kerja sama dengan KSE tersebut, BNI Sekuritas pada tahun ini juga menegaskan komitmen keberlanjutannya melalui kampanye #SiPalingHijau, sebuah program yang dijalankan secara kolaboratif antara karyawan dan mahasiswa magang. Kampanye ini mengajak seluruh karyawan BNI Sekuritas untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui pilihan mobilisasi ke kantor yang lebih ramah lingkungan. Sepanjang program, 6 – 17 Oktober 2025, partisipasi karyawan dan mahasiswa magang telah menjalani 513 perjalanan ramah lingkungan dengan total 11.400 km, diperkirakan mengurangi emisi 1.752,52 kg CO₂e atau setara dengan penyerapan karbon satu tahun oleh 117 pohon mangrove. Dengan kombinasi edukasi, beasiswa, pengalaman kerja, dan keberlanjutan, BNI Sekuritas menegaskan perannya sebagai sekuritas yang peduli pada generasi muda dan lingkungan, sekaligus memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. ###SELESAI###

Indonesia dan Tiongkok Perkuat Sinergi Investasi melalui Strategic Investment Forum
Siaran Pers

Indonesia dan Tiongkok Perkuat Sinergi Investasi melalui Strategic Investment Forum

Jakarta, 21 Oktober 2025 – Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, Indonesia dan Tiongkok menunjukkan keseriusan dalam memperkuat kerja sama strategis di bidang investasi. Komitmen tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia – China Strategic Investment Forum yang digelar di Jakarta oleh PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) pada beberapa waktu lalu dan dihadiri keynote speaker diantaranya Danantara Indonesia, Kementrian Keuangan, dan Huatai Securities. Plt. Direktur Utama BNI Sekuritas Vera Ongyono, menjelaskan bahwa forum ini mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, termasuk perwakilan keuangan, energi, dan industri, untuk membuka dialog dan berbagi wawasan dalam menghadapi tantangan global bersama. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi ruang dialog terbuka yang menghubungkan perspektif dua negara penting di Asia, membahas peluang investasi untuk agenda pembangunan jangka panjang, serta memperkuat kerja sama lintas sektor. Delapan Sektor Prioritas sebagai Pilar Investasi Danantara Indonesia memaparkan delapan sektor prioritas yang dinilai strategis bagi percepatan ekonomi nasional. Kedelapan sektor tersebut meliputi pertambangan, energi terbarukan, industri digital, layanan kesehatan, jasa keuangan, infrastruktur dan utilitas, kawasan industri dan properti, serta ketahanan pangan. Pendekatan Danantara berorientasi jangka panjang, sesuai dengan mandat yang tidak hanya menekankan pencapaian imbal hasil, tetapi juga kontribusi terhadap tujuan pembangunan nasional. Danantara tidak hanya berperan sebagai pengelola investasi, tetapi juga sebagai penggerak utama mencapai tujuan pembangunan nasional. Sektor pertambangan dipilih sebagai titik masuk awal karena dinilai memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan. Meski demikian, Danantara tetap menekankan pentingnya diversifikasi guna membangun portofolio yang seimbang dan adaptif terhadap dinamika global. Setiap optimalisasi aset diharapkan mendorong dividen yang lebih besar untuk kemudian dapat diinvestasikan kembali ke proyek strategis dan komersial. AI dan Strategi Ekspor Baru Tiongkok Tiongkok menjalankan strategi ganda dengan mengembangkan produk bernilai tambah tinggi seperti kendaraan listrik dan teknologi canggih, sekaligus mempertahankan produksi barang berbiaya rendah. Pendekatan ini memungkinkan Tiongkok merangkul kedua segmen untuk memperluas pasar dan memperkuat posisinya secara global, menjadi inspirasi bagi negara berkembang dalam menghadapi persaingan global. Dalam 5–10 tahun ke depan, teknologi terutama AI diprediksi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi dunia. Tiongkok sudah menunjukkan kemajuan lewat inovator seperti DeepSeek dan penguatan sektor obat inovatif, energi terbarukan, serta robotik. AI dinilai dapat meningkatkan produktivitas dan membantu mengatasi tantangan struktural, dengan tantangan utama memastikan manfaatnya dirasakan merata tanpa memperlebar kesenjangan sosial. Kini, banyak perusahaan memanfaatkan AI untuk distribusi langsung, efisiensi, dan daya saing global. Transformasi ini membuka peluang kolaborasi dengan negara berkembang seperti Indonesia dan memberi pelajaran penting tentang membangun ekosistem teknologi yang kuat dan inklusif. Transisi Energi: Momentum Kolaborasi Regional Salah satu topik lain yang dibahas dalam forum ini adalah urgensi transisi energi, dengan partisipasi dari PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan LONGi. Para narasumber sepakat bahwa menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan akan energi bersih memerlukan kolaborasi lintas sektor, mencakup aspek teknologi, investasi, dan regulasi. Indonesia memiliki posisi strategis dalam ekosistem energi terbarukan, berkat kekayaan mineral kritis seperti nikel serta potensi besar dari energi surya, angin, dan panas bumi. Transisi energi bukan sekadar kebutuhan, melainkan juga peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama di pasar global. Sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) pada 2060, perusahaan seperti BREN dan PGEO terus meningkatkan kapasitas dan investasinya guna mendukung misi tersebut, memperkuat komitmen Indonesia dalam mempercepat transisi energi yang berkelanjutan. Membangun Fondasi Ketahanan Ekonomi Kawasan Vera menambahkan, diskusi seperti ini menjadi simbol tekad kedua negara untuk memperkuat fondasi kerja sama ekonomi yang tidak hanya saling menguntungkan, tetapi juga menciptakan ketahanan ekonomi kawasan. Dialog yang terbuka, visi investasi jangka panjang, serta komitmen terhadap transisi energi menjadi pilar utama dalam membangun masa depan yang berkelanjutan. "Kami berharap lahir berbagai inisiatif nyata dan proyek kolaboratif yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan ketahanan kawasan Asia secara keseluruhan,” tutup Vera. ##SELESAI##