bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

Proyeksi Ekonomi Global dan Indonesia di 2025

detail info

Jakarta, 09 Januari 2025 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), Perusahaan Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, memaparkan proyeksi tentang pasar modal Indonesia pada tahun 2025. BNI Sekuritas memperkirakan bahwa tahun 2025 akan menjadi langkah lanjutan menuju pemulihan pasca-Covid-19, walaupun pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan melambat dibandingkan dengan sebelum pandemi.

SEVP Research BNI Sekuritas Erwan Teguh mengatakan, meskipun kemungkinan resesi di Amerika Serikat masih rendah, risikonya cenderung meningkat. Kemenangan Donald Trump dan dominasi Partai Republik yang menciptakan situasi politik trifecta dapat memberikan peluang bagi Trump untuk menerapkan kebijakan kontroversial. Jika kebijakan-kebijakan tersebut dijalankan, hal ini bisa menambah risiko penurunan terhadap pertumbuhan global.

Di tengah ketidakpastian ini, ASEAN diprediksi akan tampil lebih baik. Indonesia, dengan ekonomi yang lebih mengandalkan konsumsi domestik dan ketahanan yang sudah terbukti, dapat menjadi tempat yang lebih aman, bahkan dalam kawasan ASEAN. Pemerintahan baru Indonesia, yang didukung oleh koalisi terbesar dalam sejarah parlemen, diharapkan dapat mempercepat reformasi, memberikan arah kebijakan yang lebih jelas, dan memastikan kebijakan dilaksanakan dengan lebih baik.

Proyeksi Ekonomi Indonesia di 2025

BNI Sekuritas melihat prospek untuk Indonesia di tahun 2025 adalah pertumbuhan yang stabil, didorong oleh kebijakan yang berfokus pada stabilitas, investasi, konsumsi domestik, dan program sosial, sementara kemungkinan besar akan menghindari ekspansi fiskal besar-besaran. Tantangan utama yang dihadapi Indonesia adalah fluktuasi harga komoditas dan pertumbuhan yang lebih lambat dari mitra dagang terbesar, yaitu China.

Pasar konsumen Indonesia berpotensi mencatatkan pertumbuhan yang kuat jika langkah-langkah stimulus fiskal dapat dipertegas, yang akan mendorong konsumsi. Sektor nikel Indonesia tetap menjadi sektor kunci, meskipun volatilitas harga komoditas dan perdebatan mengenai energi terbarukan dapat memengaruhi prospek permintaan. Pemangkasan suku bunga global dan stimulus dari China memberikan dorongan positif, tetapi ketegangan geopolitik, terutama di kawasan Asia-Pasifik, serta konflik yang terus berlanjut di Ukraina dan Gaza, dapat menambah risiko terhadap aliran perdagangan dan sentimen investor.

Valuasi Pasar Indonesia dan Sektor-Sektor Utama

Valuasi pasar Indonesia, baik berdasarkan rasio P/E maupun PBV, sangat menarik jika dibandingkan dengan negara-negara sejenis di kawasan Asia dan hasil imbal hasil obligasi. Sebagian besar sektor, termasuk telekomunikasi, barang konsumen, dan keuangan, berada di bawah rata-rata historis. Pertumbuhan diperkirakan akan didorong oleh sektor barang konsumen, kesehatan, dan keuangan, sementara sektor komoditas mungkin tetap kurang menggairahkan. Target indeks JCI secara bottom-up diperkirakan berada di sekitar 8.200, dengan rentang kasus bearish dan bullish di 7.200 hingga 8.950. Potensi kenaikan mencapai 24%.

“Dengan proyeksi pertumbuhan yang stabil dan peluang investasi yang menarik di sektor-sektor tersebut, Indonesia menunjukkan potensi yang solid dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang ada,” tutup Erwan.

###Selesai###

Informasi Lainnya

Tata Kelola dan Kepercayaan Investor Jadi Fokus, BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2025
Siaran Pers

Tata Kelola dan Kepercayaan Investor Jadi Fokus, BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2025

Jakarta, 23 Januari 2026 – Di tengah volatilitas pasar modal serta meningkatnya ekspektasi regulator terhadap transparansi dan tata kelola untuk meningkatkan pelindungan dan kepercayaan investor, PT BNI Sekuritas kembali menegaskan posisinya sebagai institusi dengan meraih predikat Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Awards 2025. Penghargaan ini menempatkan BNI Sekuritas di jajaran Perusahaan Efek yang dinilai konsisten menerapkan praktik Good Corporate Governance (GCG) secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan, juga sebagai fondasi dalam menjalankan strategi bisnis. Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan disiplin perusahaan dalam menjadikan tata kelola sebagai fondasi utama setiap pengambilan keputusan, dengan fokus utama pada tata kelola yang kuat dan mempertahankan kepercayaan investor. Dalam industri pasar modal, tata kelola menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas perusahaan. CGPI yang diselenggarakan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan majalah SWA telah menjadi acuan nasional dalam menilai kualitas tata kelola perusahaan. Penilaian tersebut mencakup struktur tata kelola, efektivitas proses, serta dampaknya bagi pemangku kepentingan, termasuk kualitas kepemimpinan, pengendalian internal, dan keterbukaan proses bisnis yang mendukung kepercayaan pasar. Sejalan dengan hal tersebut, BNI Sekuritas memastikan setiap pengembangan bisnis dan inisiatif strategis selalu berada dalam kerangka GCG. Proses identifikasi peluang dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi melalui evaluasi risiko, kepatuhan, serta dampak strategis, sehingga perusahaan tetap kompetitif sekaligus resilien di berbagai siklus pasar. Pendekatan ini tercermin dalam transformasi aplikasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading System) menjadi smart multi-product investing platform. Transformasi dijalankan dengan dukungan tata kelola yang kuat, mencakup aspek kepatuhan, manajemen risiko, dan transparansi kepada nasabah. Yoga juga menjelaskan bahwa sepanjang periode 2024 – 2025, BNI Sekuritas mengadopsi dynamic mindset dengan terus memperkuat fungsi Compliance, Risk Management, dan Internal Audit sebagai bagian dari early warning system internal. Penguatan ini memungkinkan perusahaan melakukan mitigasi risiko secara proaktif, mengantisipasi perubahan regulasi, serta mengidentifikasi peluang yang muncul dari perkembangan industri dan kebutuhan nasabah. Di saat yang sama, perusahaan secara strategis berinvestasi pada penguatan Human Capital dan Teknologi Informasi (TI). Pengembangan infrastruktur TI difokuskan pada peningkatan keamanan siber, percepatan analisis data, serta peningkatan kualitas pengambilan keputusan. Sementara itu, pengembangan talenta adaptif memastikan organisasi mampu membaca sinyal perubahan pasar, mendorong inovasi, dan merespons kebutuhan pelanggan secara cepat dan relevan. “Penghargaan CGPI 2025 menegaskan bahwa tata kelola bukan sekadar kewajiban formal, melainkan fondasi strategi jangka panjang BNI Sekuritas untuk menjaga stabilitas, integritas, dan kepercayaan investor. Dengan prinsip ini, kami siap menghadapi dinamika pasar, mendorong inovasi, dan terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Yoga. ###SELESAI###

Investor Riau Semakin Aktif, BNI Sekuritas Hadirkan Pengalaman Investasi Lebih Interaktif
Siaran Pers

Investor Riau Semakin Aktif, BNI Sekuritas Hadirkan Pengalaman Investasi Lebih Interaktif

Pekanbaru, 22 Januari 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), meresmikan kantor cabang Pekanbaru yang telah dioptimalkan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung geliat positif pasar modal di Provinsi Riau sekaligus meningkatkan pengalaman investasi bagi masyarakat. “Investasi bukan sekadar transaksi, melainkan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan kenyamanan, kepercayaan, dan pendampingan. Renovasi kantor cabang Pekanbaru menjadi wujud nyata komitmen BNI Sekuritas untuk menempatkan Nasabah sebagai fokus utama dalam setiap inovasi layanan,” ujar Teddy Wishadi, Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas. Fokus utama renovasi ini adalah area lounge yang lebih luas, modern, dan nyaman, dirancang sebagai ruang interaksi dan edukasi bagi masyarakat yang ingin memahami pasar modal lebih mendalam. Fasilitas ini juga mendukung program edukasi dan trading on-site, sehingga investor dapat berinteraksi langsung dengan tim BNI Sekuritas untuk memperoleh wawasan lebih lengkap tentang investasi. Teddy mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah investor di Riau menjadi salah satu faktor strategis dalam pembaruan kantor cabang. “Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga September 2025 tercatat 57.736 investor baru dengan nilai transaksi total Rp26,5 triliun. BEI Provinsi Riau juga mencatat investor di Riau telah mencapai 310.000 orang, dengan kontribusi terbesar dari Pekanbaru. Tren ini mendorong kami untuk menghadirkan fasilitas yang mendukung pertumbuhan tersebut,” ungkap Teddy. Selain memperkuat layanan offline, BNI Sekuritas juga terus mengembangkan layanan digital melalui New BIONS, serta program interaktif seperti market update, klinik saham dan trading Bareng tim riset ritel BNI Sekuritas. Kombinasi ini memungkinkan investor memperoleh pendampingan, edukasi, dan informasi pasar yang tepat, baik melalui platform digital maupun layanan langsung di kantor cabang. “Peresmian kantor cabang Pekanbaru diharapkan menjadi momentum untuk mendorong literasi dan inklusi pasar modal di Riau. Kami ingin setiap Nasabah berinvestasi dengan nyaman, percaya diri, dan berdasarkan informasi yang lengkap, sekaligus menumbuhkan budaya investasi jangka panjang di masyarakat,” ujar Teddy. Dengan langkah ini, BNI Sekuritas menegaskan posisinya sebagai mitra strategis bagi investor, mendukung pertumbuhan pasar modal, dan berkontribusi pada peningkatan literasi finansial masyarakat di seluruh Indonesia. ###SELESAI###

BNI Sekuritas Permudah Akses Generasi Muda Kenal Dunia Pasar Modal
Siaran Pers

BNI Sekuritas Permudah Akses Generasi Muda Kenal Dunia Pasar Modal

"Mahasiswa dibekali pengetahuan investasi, mendapatkan dukungan beasiswa, dan merasakan pengalaman kerja langsung lewat program magang, agar siap menjadi talenta unggul di Pasar Modal Indonesia." Jakarta, 5 Desember 2025 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), Perusahaan Anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui kerja sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE). Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) We Move, We Share, We Care, BNI Sekuritas dan KSE menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi bagi mahasiswa pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini mencakup investment games (simulasi investasi), career coaching di industri pasar modal, pemberian beasiswa terutama untuk mahasiswa di daerah terdampak bencana banjir bandang yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta kesempatan langsung merasakan dunia pasar modal melalui program magang. Inisiatif ini bertujuan memberikan pemahaman finansial yang lebih baik sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa mengembangkan potensi mereka di industri pasar modal. Direktur BNI Sekuritas Yoga Mulya, mengatakan bahwa kami terus memperkuat kerja sama dengan KSE sebagai upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, sekaligus memberikan pemberdayaan melalui akses pendidikan yang lebih luas. Yoga menambahkan, “Melalui kegiatan ini, BNI Sekuritas memberikan dukungan beasiswa kepada puluhan beswan KSE serta kembali membuka program magang. Kami memahami bahwa pembelajaran di kelas perlu dilengkapi dengan pengalaman nyata agar mahasiswa dapat berkembang lebih optimal. Karena itu, kami membuka ruang bagi mereka untuk mengasah pengetahuan yang telah diperoleh di perkuliahan. Hal ini bertujuan menyiapkan talenta muda yang siap berkarya dan menjadi bagian dari masa depan pasar modal Indonesia.” Inisiatif ini sejalan dengan tren positif keterlibatan generasi muda di pasar modal Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, hingga pertengahan Agustus 2025, jumlah investor pasar modal mencapai 17,6 juta, di mana 54% berusia di bawah 30 tahun, menunjukkan besarnya minat generasi muda pada industri pasar modal. Lebih jauh, Yoga menegaskan bahwa salah satu program unggulan BNI Sekuritas adalah program magang. Selain memberikan dukungan finansial, BNI Sekuritas juga menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja profesional. Program ini dibuka bagi seluruh beswan KSE melalui proses seleksi, dengan harapan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap berkarier dan turut mendorong perkembangan industri pasar modal di Indonesia. Di luar kerja sama dengan KSE tersebut, BNI Sekuritas pada tahun ini juga menegaskan komitmen keberlanjutannya melalui kampanye #SiPalingHijau, sebuah program yang dijalankan secara kolaboratif antara karyawan dan mahasiswa magang. Kampanye ini mengajak seluruh karyawan BNI Sekuritas untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui pilihan mobilisasi ke kantor yang lebih ramah lingkungan. Sepanjang program, 6 – 17 Oktober 2025, partisipasi karyawan dan mahasiswa magang telah menjalani 513 perjalanan ramah lingkungan dengan total 11.400 km, diperkirakan mengurangi emisi 1.752,52 kg CO₂e atau setara dengan penyerapan karbon satu tahun oleh 117 pohon mangrove. Dengan kombinasi edukasi, beasiswa, pengalaman kerja, dan keberlanjutan, BNI Sekuritas menegaskan perannya sebagai sekuritas yang peduli pada generasi muda dan lingkungan, sekaligus memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. ###SELESAI###