bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

BNI Sekuritas Ajak Nasabah Terapkan Gaya Hidup Cyber-Secure, Demi Jaga Keamanan Berinvestasi

detail info

Jakarta, 23 Agustus 2023 – Perkembangan teknologi telah mengubah wajah industri pasar modal di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi yang semakin canggih membuat proses investasi menjadi lebih efisien, memberikan kemudahan bagi investor dalam mengelola portofolio mereka melalui platform investasi online yang semakin populer. Hal ini membuka peluang bagi Nasabah dari berbagai latar belakang sehingga meningkatkan inklusivitas industri pasar modal. Namun, di balik manfaat kemajuan teknologi, ancaman kejahatan siber dalam bertransaksi investasi juga semakin meningkat di Indonesia.

Berdasarkan data Satgas Waspada Investasi (SWI) di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejak 2017 s.d. 31 Juli 2023 Satgas telah menghentikan 6.894 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 1.193 entitas investasi ilegal, 5.450 entitas pinjaman online ilegal, dan 251 entitas gadai ilegal.

Modus yang dilakukan oleh penjahat siber pun beragam, diantaranya kejahatan siber yang kini dikenal dengan istilah social engineering (soceng). Soceng dapat diartikan sebagai tindakan memperoleh informasi rahasia Nasabah dengan cara menghubungi melalui telepon, email, atau media lain. Penjahat siber juga seringkali berpura-pura sebagai perwakilan resmi platform investasi legal dan mengarahkan Nasabah untuk membuka situs web atau file tertentu (phishing).

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengatakan, “Dalam menghadapi tantangan ini, kami para pelaku pasar modal di Indonesia secara intensif mengupayakan perlindungan keamanan siber Nasabah dengan penggunaan teknologi terkini dan meningkatkan edukasi akan kesadaran tentang ancaman kejahatan siber di kalangan Nasabah. Pasalnya, serangan siber semacam ini dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi Nasabah, serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal.”

BNI Sekuritas sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal meliputi perdagangan saham, perdagangan surat utang, layanan investment banking dan merupakan agen penjual efek Reksa Dana dengan nomor Izin Usaha Perusahaan Efek berharap Nasabah dapat menerapkan gaya hidup cyber-secure demi menjaga keamanan dalam berinvestasi. Beberapa tips yang dapat diikuti oleh Nasabah diantaranya:

  1. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Aktifkan 2FA pada akun investasi guna memberikan lapisan keamanan tambahan, seperti kode SMS atau aplikasi otentikasi, selain kata sandi untuk masuk.
  2. Jaga Kerahasiaan Akun & Informasi Pribadi: Jangan pernah memberikan informasi pribadi atau kata sandi kepada orang lain. Pastikan hanya login dari perangkat yang aman dan tidak mengizinkan orang lain mengaksesnya tanpa izin. Hindari juga memberikan informasi pribadi yang tidak perlu saat bertransaksi. Platform investasi terpercaya tidak akan meminta informasi pribadi berlebihan.
  3. Perbarui Perangkat Lunak: Pastikan perangkat memiliki sistem operasi, perangkat lunak antivirus, dan aplikasi terbaru dengan semua keamanan terbaru.
  4. Waspada Terhadap Pesan atau Tautan Tidak Dikenal: Waspadai pesan mencurigakan yang meminta konfirmasi info pribadi atau mengklik tautan, karena hal itu bisa jadi phishing dan berbahaya. Jika menerima pesan serupa dan ragu, segera verifikasi kepada platform investasi melalui kontak resmi.
  5. Gunakan Koneksi Internet yang Aman: Hindari melakukan transaksi saham atau reksadana melalui jaringan Wi-Fi publik atau tidak terenkripsi. Gunakan koneksi internet yang aman, seperti jaringan pribadi dengan kata sandi atau jalur koneksi yang lebih aman, seperti VPN.
  6. Lakukan Verifikasi Penerimaan Dana: Pastikan untuk memverifikasi secara cermat bahwa dana telah diterima atau dana telah diinvestasikan sesuai dengan instruksi. Jika ada kesalahan, laporkan masalah tersebut segera ke kontak resmi.
  7. Selalu Log Out: Setelah selesai bertransaksi, pastikan untuk keluar dari akun dan menutup sesi login. Jangan pernah biarkan sesi login terbuka tanpa pengawasan, terutama jika Anda berbagi perangkat dengan orang lain.

Pastikan Keaslian Media Sosial atau Kontak Resmi Platform Investasi Terpercaya
Hal lainnya yang juga perlu diperhatikan adalah memastikan keaslian akun media sosial atau kontak resmi dari platform investasi yang menghubungi. Sebagai contoh, berikut adalah akun resmi dari BNI Sekuritas & BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems):

Instagram:
BNI Sekuritas: @bnisekuritas46
BIONS by BNI Sekuritas: @bions.official

Facebook:
BNI Sekuritas: BNI Sekuritas
BIONS by BNI Sekuritas: BIONS by BNI Sekuritas

Twitter:
BNI Sekuritas: @bnisekuritas46

TikTok:
BNI Sekuritas: @bnisekuritas46

Customer Care BNI Sekuritas:
Email: [email protected]
No.Telepon: 14016
Whatsapp Official BIONS by BNI Sekuritas:
Nama Akun: BIONS by BNI Sekuritas
No.Telepon: 0822 9922 194

“Kami menghimbau Nasabah untuk dapat menerapkan gaya hidup cyber-secure dan lebih berhati-hati lagi. Dengan cara ini, kami harap kita semua bisa mengantisipasi dan mengenali tanda-tanda potensial dari penipuan investasi online dan melaporkannya secara tepat.” tutup Teddy.

#### 

Mengenai BNI Sekuritas

PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) adalah anak Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan sejak tahun 1995. Saat ini Bank BNI memiliki 75% kepemilikan saham pada BNI Sekuritas dan 25% sahamnya juga dimiliki oleh SBI Financial Services. Ltd. Sebagai perusahaan yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNI Sekuritas memiliki izin sebagai penyedia jasa penjamin emisi efek, perantara pedagang efek, serta agen penjual reksadana. 

Per Juli 2023, BNI Sekuritas memiliki 16 cabang yang tersebar di Indonesia. BNI Sekuritas memiliki nilai transaksi sebesar Rp8.72 triliun pada akhir Juli 2023.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi 

Corporate Communication 

Email: [email protected]

Website: www.bnisekuritas.co.id

 

Informasi Lainnya

BNI Sekuritas Ajak Investor Kenali Risiko Investasi Saham
Siaran Pers

BNI Sekuritas Ajak Investor Kenali Risiko Investasi Saham

Investasi menjadi salah satu cara bagi individu untuk dapat mencapai tujuan finansial atau kemerdekaan finansial di hidupnya. Salah satu instrumen investasi yang dapat diikuti adalah investasi saham. Investasi saham merupakan instrumen investasi yang masuk ke dalam kategori instrumen investasi high risk high return.

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi menyampaikan investasi saham, meskipun menawarkan potensi pengembalian yang tinggi, juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi para investor dan calon investor untuk dapat mengenali risiko investasi saham agar mereka dapat membangun portofolio yang sehat dan berkelanjutan.

Menurut Teddy, terdapat 7 risiko investasi saham yang perlu diketahui di bawah ini:

1. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi ketika suatu aset, seperti saham, sulit untuk dibeli atau dijual dengan cepat tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Risiko ini muncul karena kurangnya minat dari investor atau terbatasnya likuiditas (kelancaran transaksi) pada aset tertentu. Dalam konteks saham, risiko likuiditas bisa menyebabkan penurunan harga jual karena ada sedikit pembeli yang bersedia membeli saham tersebut, sehingga investor mungkin harus menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari yang diharapkan.

Teddy menjelaskan bahwa salah satu contoh saham yang sering kali memiliki risiko likuiditas tinggi adalah saham gorengan. Saham ini memiliki fundamental yang kurang baik namun mengalami fluktuasi tidak rasional karena adanya manipulasi pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

2. Risiko Forced Delisting

Risiko Forced Delisting adalah situasi di mana sebuah perusahaan dipaksa untuk menghapus sahamnya dari bursa efek. Hal ini menyebabkan investor dapat kehilangan nilai investasi karena saham perusahaan yang terpaksa delisting mungkin akan mengalami penurunan nilai atau menjadi tidak likuid.

“Berdasarkan Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00006/BEI.PP3/05-2023 tanggal 8 Mei 2023, BEI dapat menghapus saham perusahaan tercatat apabila mengalami kondisi atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha emiten, baik secara finansial maupun secara hukum. Oleh karena itu, penting bagi tiap investor untuk melakukan riset menyeluruh tentang perusahaan yang akan kita investasikan,” jelas Teddy.

3. Risiko Capital Loss

Risiko Capital Loss adalah risiko di mana nilai investasi seseorang menurun dari harga beli awalnya. Hal ini terjadi ketika harga aset, seperti saham atau obligasi, turun di bawah harga beli investor. Risiko ini umumnya terjadi karena fluktuasi pasar yang dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, kinerja perusahaan, atau peristiwa berita. 

“Sebagai contoh, terdapat situasi di mana saham menjadi terlalu populer sehingga harganya melonjak drastis dalam waktu singkat, semata karena sektor tersebut sedang trendi, meskipun perusahaan belum menghasilkan keuntungan. Saham semacam itu rentan mengalami penurunan yang signifikan jika harapan pertumbuhannya tidak terwujud. Konsekuensinya adalah investor dapat mengalami kerugian finansial jika mereka harus menjual aset dengan harga lebih rendah dari harga pembelian mereka,” jelas Teddy.

4. Risiko Pasar (Systematic Risk)

Risiko pasar pada investasi saham merujuk pada fluktuasi harga saham yang disebabkan oleh perubahan kondisi pasar secara keseluruhan. Risiko ini tidak dapat dihindari dan dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, suku bunga, sentimen investor, dan peristiwa politik. 

Menurut Teddy, diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi kerugian dan melindungi nilai investasi dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat fluktuasi pasar.

5. Risiko Tidak Sistematis (Unsystematic Risk)

Risiko Tidak Sistematis (Unsystematic Risk) dalam konteks investasi saham adalah risiko yang bersifat spesifik bagi suatu perusahaan atau aset tertentu, dan tidak terkait dengan perubahan yang terjadi di pasar secara keseluruhan. Risiko ini dapat dianggap sebagai risiko idiosinkratis yang dapat dikelola atau diatasi melalui diversifikasi portofolio.

“Sama halnya dengan risiko pasar, investor dapat mengelola risiko ini dengan cara diversifikasi portfolio,” tambah Teddy.

6. Risiko Inflasi

Risiko inflasi dalam investasi saham adalah potensi penurunan daya beli karena kenaikan tingkat inflasi. Inflasi dapat menyebabkan penurunan nilai riil, pendapatan dividen, dan kinerja pasar saham.

Teddy mengatakan bahwa beberapa sektor mungkin lebih rentan terhadap risiko inflasi daripada yang lain. Misalnya, sektor utilitas yang biasanya memiliki struktur harga yang diatur oleh pemerintah mungkin tidak dapat menyesuaikan harga jual mereka secara cepat dengan tingkat inflasi, yang dapat mengurangi profitabilitas mereka dan mempengaruhi harga saham.

7. Risiko Kebangkrutan

Risiko kebangkrutan adalah kemungkinan perusahaan tidak dapat membayar hutang atau kewajiban keuangannya. Risiko ini dapat berdampak negatif pada nilai saham dan menyebabkan kerugian bagi investor. Penyebabnya dapat meliputi kinerja buruk, manajemen yang tidak efisien, hutang berlebihan, atau persaingan industri.

“Investor diharapkan dapat menilai keberlangsungan bisnis perusahaan dalam jangka panjang agar dapat terhindar dari risiko ini. Pasalnya, saham dari perusahaan yang gagal beradaptasi dengan perubahan dalam industri atau pasar yang lebih luas memiliki risiko kebangkrutan yang lebih tinggi,” ungkap Teddy.

"Melalui pemahaman yang mendalam mengenai risiko-risiko investasi saham dan pengelolaannya, para investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi. BNI Sekuritas dengan platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems) berkomitmen untuk terus memberikan konten edukasi seperti Morning Investview, webinar gratis, trading bareng, hingga analisis dan rekomendasi saham setiap hari. BIONS berupaya menjadi teman bagi para Nasabahnya untuk menemukan instrumen mana yang sesuai dengan mereka. Hal ini merupakan bentuk dukungan BNI Sekuritas kepada Nasabah dalam meraih keberhasilan finansial mereka,” tutup Teddy.

BNI Sekuritas Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2023 Berkat Transformasi Bisnis
Siaran Pers

BNI Sekuritas Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2023 Berkat Transformasi Bisnis

Jakarta, 15 Mei 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) meraih pencapaian luar biasa pada tahun 2023 berkat upaya transformasi bisnis yang komprehensif, seiring dengan ulang tahun Perusahaan yang ke-29. Tahun 2023, pendapatan konsolidasi BNI Sekuritas naik sebesar 7.1% dibandingkan pada tahun 2022, meningkat dari 531.0 miliar menjadi 568.9 miliar. 

Plt. Direktur Utama BNI Sekuritas Vera Ongyono mengatakan bahwa pencapaian ini telah mengukir sejarah bagi BNI Sekuritas. Pasalnya, setelah genap berdiri selama 29 tahun pada 12 April 2024 lalu, net profit tahun 2023 BNI Sekuritas meningkat sebanyak 80.4% dibandingkan tahun 2022. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi selama BNI Sekuritas berdiri sejak tahun 1995 seiring dengan upaya Manajemen melakukan transformasi bisnis dalam waktu dua tahun terakhir.

Vera menambahkan bahwa pada tahun 2023 BNI Sekuritas berhasil menjadi penjamin pelaksana emisi efek untuk beberapa IPO besar di Indonesia, termasuk PT Amman Mineral Internasional Tbk dengan total nilai transaksi Rp10,7 triliun, yang merupakan IPO terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2023. BNI Sekuritas juga menjadi satu-satunya Lead Underwriter untuk IPO PT Barito Renewables Energy Tbk dan berhasil mengumpulkan dana publik sebesar Rp3,1 triliun. Kinerja positif BNI Sekuritas juga tercermin dari keberhasilannya mempertahankan posisi di peringkat 5 besar di antara perusahaan efek dalam transaksi obligasi pemerintah, serta peningkatan 7 peringkat dalam kategori pedagang efek ekuitas.

Bagi Nasabah ritel, BNI Sekuritas melakukan banyak transformasi yang berfokus pada kepuasan Nasabah (customer oriented). Salah satu inisiatif pentingnya adalah peningkatan konten ritel melalui pembentukan Unit Retail Research guna mengoptimalkan penyediaan konten edukasi Nasabah pada program Morning Investview, yang menyajikan informasi dan rekomendasi berdasarkan analisis fundamental dan teknikal saham. Di samping itu, BNI Sekuritas fokus pada transformasi menuju digitalisasi seperti fitur pengkinian data online yang setiap saat dapat diakses oleh Nasabah, jika mereka ingin mengubah data pribadinya.

BNI Sekuritas turut mendukung target Pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission pada tahun 2030 dengan menjadi pembeli pertama unit karbon untuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) atau BNI pada peluncuran IDX Carbon di bulan September 2023. Selain itu, BNI Sekuritas berperan sebagai Underwriter dalam penerbitan obligasi berorientasi lingkungan (Green Bond) pertama dari perusahaan swasta, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dengan total nilai penerbitan mencapai Rp339,9 Miliar.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya menambahkan bahwa transformasi bisnis digalakkan oleh BNI Sekuritas dalam meningkatkan kualitas struktur tata kelola (Governance Structure), proses tata kelola (Governance Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome) baik dalam struktur organisasi yang kokoh, inisiatif dan proses bisnis serta sistem pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang berkualitas serta andal, juga dalam implementasi hasil tata kelola berbasis teknologi informasi termutakhir sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi setiap pemangku kepentingan.

BNI Sekuritas melakukan investasi secara signifikan pada beberapa aspek operasional bisnis, pertama pembaruan sistem back-middle office utamanya guna meningkatkan fungsi manajemen risiko, pembukuan dan kustodian BNI Sekuritas yang berujung pada peningkatan layanan kepada Nasabah yang pada saat bersamaan memastikan kepatuhan BNI Sekuritas terhadap peraturan perundangan yang berlaku. Kedua, renovasi kantor pusat di gedung Indofood dan penambahan ruang kerja di gedung Bursa Efek Indonesia untuk menjangkau Nasabah, sehingga dapat memberikan layanan yang terbaik dan berkesinambungan. Hal ini merupakan komitmen utama BNI Sekuritas di pasar modal Indonesia.

“Di samping transformasi bisnis, strategi lain yang dilakukan pada tahun 2024 yaitu memperkuat sinergi dengan Grup BNI, serta secara konsisten terlibat pada proyek-strategis dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan entitas swasta. Kemudian, BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas dan memberikan dukungan maksimal terhadap karyawan, agar dapat terus memberikan solusi terbaik kepada Nasabah. Perusahaan percaya bahwa dengan peningkatan produktivitas individu, akan muncul hasil kinerja yang lebih baik, yang diharapkan berdampak positif pada kinerja perusahaan,” tutup Vera.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2023 BNI Sekuritas berhasil meraih berbagai macam penghargaan bergengsi tingkat nasional maupun internasional, beberapa diantaranya yaitu 12th Infobank Digital Brand Recognition 2023, IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2023, Innovative Deal of the Year - Indonesia pada Asian Banking & Finance Awards 2023, The Best Small to Mid-Cap Corporate Finance House pada ajang 17th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards 2023, dan Company Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2023, 34th Annual Asiamoney Brokers Poll 2023.

BNI Sekuritas juga menegaskan komitmen seriusnya terhadap integritas, keamanan informasi, dan kesinambungan bisnis dalam situasi normal maupun saat krisis melalui perolehan sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery, ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dan ISO 22301:2019 Business Continuity Management System.

###

BNI Sekuritas Ajak Para Perempuan Berperan Aktif di Pasar Modal
Siaran Pers

BNI Sekuritas Ajak Para Perempuan Berperan Aktif di Pasar Modal

Dalam rangka merayakan hari Kartini, Direktur Institutional Markets BNI Sekuritas Vera Ongyono mengajak para perempuan untuk berkarier di industri pasar modal Indonesia

Jakarta, 22 April 2024 – Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April sebagai momentum untuk menghargai perjuangan dan pencapaian para perempuan di berbagai bidang. Dalam semangat tersebut, Direktur Institutional Markets BNI Sekuritas Vera Ongyono mengajak para perempuan untuk terus mengobarkan semangat kepemimpinan mereka, khususnya turut aktif terlibat di pasar modal Indonesia baik sebagai investor maupun berkarier di industri ini.

“Peran perempuan di pasar modal Indonesia sangat penting. Sebagai investor, perempuan dapat membantu keluarganya untuk mencapai tujuan finansial. Sedangkan sebagai profesional dan pemimpin, perempuan dapat memberikan perspektif lain di industri dengan segala karakteristik uniknya,“ ungkap Vera.

Melihat dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), peran dan populasi investor perempuan di Indonesia terus meningkat tiap tahun. Per Maret 2023 lalu, jumlah investor pasar modal tercatat 10.763.416 SID. Dari angka tersebut, sebanyak 37,2 persen atau sekitar 4.003.990 merupakan investor perempuan dengan aset senilai Rp277,21 triliun.

Sebagai salah satu perempuan yang menempati posisi strategis di perusahaan yang berkecimpung di pasar modal, Vera percaya bahwa perempuan memiliki karakteristik unik yang dapat menjadi nilai lebih ketika ingin berkarier sebagai top executives di pasar modal atau bidang manapun.

“Salah satu karakteristik unik perempuan yang dapat menjadi nilai unggul sebagai pemimpin yaitu sifat keibuan yang dimiliki. Karakteristik ini dan tugas kita di rumah mendorong kerja sama dan kolaborasi yang baik. Dalam hal keuangan, banyak perempuan yang terbiasa menjadi pengatur keuangan di rumah tangga. Biasanya perempuan juga memiliki empati yang tinggi, sehingga sebagai pemimpin kita mungkin akan lebih mudah mengerti kebutuhan stakeholders. Sebagai ibu, perempuan juga kerap dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan mereka mengambil keputusan secara dinamis untuk kebaikan keluarga yang di pekerjaan bisa dianggap sebagai Nasabah,ungkap Vera.

Dalam pandangan Vera, ada enam kunci penting yang harus diperhatikan oleh para perempuan yang ingin berperan aktif di pasar modal:

  1. Manajemen Waktu yang Efektif, Perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, perlu memiliki manajemen waktu yang baik. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk mencapai keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi, serta membangun support system yang kuat. “Penting sekali memiliki support system yang kuat dalam mendukung kita di rumah, pekerjaan, atau hal lainnya. Dalam membangun support system, diperlukan manajemen waktu yang baik dan efektif. Manajemen waktu yang baik akan meningkatkan understanding kita dengan para support system,” jelas Vera.
  2. Keluar dari Comfort Zone, Vera berbagi pengalamannya sendiri sebagai seorang introvert. Hal-hal seperti ini bukanlah alasan menurutnya. Menempatkan diri sesuai kebutuhan dan keluar dari comfort zone diperlukan untuk dapat terus mengembangkan diri dan menjaga hubungan baik dengan para stakeholders.
  3. Tetapkan Tujuan dan Target yang Jelas, “Dengan menetapkan tujuan yang jelas, kita akan lebih fokus dan termotivasi untuk mencapainya. Tujuan yang jelas membantu dalam mengarahkan langkah-langkah yang diperlukan untuk meraih kesuksesan dan karier yang ingin diraih,” tutur Vera.
  4. Be Organized, Menurut Vera, ketika berkarier di pasar modal, penting sekali seseorang untuk menjadikan dirinya teratur. Teratur dalam hal menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga dan karier. Teratur dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan Nasabah dan sebagainya.
  5. Terus Asah Keterampilan Analisis Pasar Modal, Pemahaman yang kuat tentang pasar modal dan kemampuan untuk menganalisisnya menjadi kunci sukses dalam industri ini. Selain itu, memberikan solusi keuangan terbaik bagi Nasabah merupakan tanggung jawab yang penting bagi para profesional pasar modal.
  6. Tetap Up-to-date, Dinamika pasar modal yang terus berkembang membutuhkan kesadaran akan pentingnya selalu memperbarui informasi. Dengan tetap up-to-date, para profesional pasar modal dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan pelayanan kepada nasabah serta dalam menjalankan tugas-tugas mereka.

####