Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik, PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menekankan pentingnya pembelajaran bagi para investor dan calon investor dalam menghadapi dampak yang terjadi. Pasalnya, tindakan politik, perubahan regulasi, sengketa perdagangan, dan ketegangan antarnegara dapat menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan.
SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengatakan pembelajaran dari krisis ekonomi masa lalu menjadi modal berharga bagi investor, seperti krisis ekonomi di Asia pada tahun 1997 hingga 1998 yang berdampak luas, termasuk di Indonesia, serta krisis ekonomi Argentina tahun 2024 yang menyebabkan peningkatan pengangguran, penurunan daya beli, dan meningkatnya ketidakpastian sosial pada negara tersebut.
Teddy menambahkan, dari pengalaman ini kita ketahui perubahan geopolitik tiba-tiba dapat merusak stabilitas pasar keuangan, memicu inflasi signifikan, dan gejolak sosial. Oleh karena itu, pemahaman akan sejarah dan kesiapan untuk menghadapi potensi krisis serupa diperlukan oleh investor dan calon investor.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu investor mengelola investasi apabila krisis ekonomi terjadi:
1. Diversifikasi Portofolio Investasi
Salah satu kunci utama dalam menghadapi krisis adalah diversifikasi. Saat krisis ekonomi ataupun tidak, investor sebaiknya menaruh investasi di berbagai instrumen saham dan di berbagai industri. Diversifikasi diharapkan dapat mengatasi kerugian yang terjadi apabila salah satu instrumen atau industri tidak dalam performa terbaiknya. Diversifikasi membantu mengurangi risiko karena tidak semua aset akan terpengaruh secara negatif pada saat yang sama.
2. Fokus pada Investasi Jangka Panjang
Saat terjadi krisis ekonomi, kemungkinan besar beberapa sektor industri akan turun nilai sahamnya. Investor diharapkan untuk tidak segera panik dan terkena godaan untuk menjual aset. Pasalnya, pasar akan pulih seiring waktu. Setelah krisis ekonomi 1997-1998, pemulihan pasar saham di Indonesia berlangsung secara bertahap. Pada awal 2000-an, IHSG mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang stabil. IHSG kembali mencapai level pra-krisis pada pertengahan dekade 2000-an dan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 2007, IHSG mencapai rekor tertinggi baru yang melampaui level sebelum krisis.
3. Pertimbangkan Investasi dalam Aset Defensif
Saat krisis, beberapa sektor seperti kebutuhan pokok, kesehatan, dan utilitas cenderung lebih stabil dibandingkan sektor lain. Investasi dalam aset defensif ini bisa memberikan perlindungan tambahan terhadap volatilitas pasar. Investor dapat mempertimbangkan obligasi pemerintah yang juga dianggap sebagai safe haven selama periode ketidakpastian ekonomi.
4. Siapkan Dana Darurat
Selain berinvestasi, investor disarankan untuk mempersiapkan dana darurat yang bersifat likuid seperti contoh uang tunai. Hal ini berguna untuk berjaga-jaga apabila krisis terjadi, dana tersebut dapat menjadi bantalan finansial jika terjadi penurunan pendapatan atau kehilangan pekerjaan. Sehingga, investor tidak harus secara gegabah menjual aset investasi di saat nilai mereka sedang rendah.
5. Manfaatkan Kesempatan dalam Krisis
Selain bersiap untuk mempertahankan nilai investasi yang dimiliki, pada saat krisis investor juga memiliki peluang investasi yang mungkin tidak selalu muncul pada waktu normal. Misalnya, aset berkualitas yang dijual dengan harga lebih rendah daripada biasanya. Investor dapat menggunakan dana darurat untuk mempertimbangkan membeli aset yang undervalued. Namun, jangan terburu-buru memutuskan. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan.
6. Tetap Terinformasi dan Beradaptasi
Informasi adalah kunci dalam menghadapi krisis. Tetaplah mengikuti perkembangan ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi pasar. Tinjau kinerja keuangan, prospek bisnis, manajemen, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai saham. Informasi dapat diperoleh dari situs web perusahaan, liputan media, atau rekomendasi tim riset. Misalnya, tim riset Ritel BNI Sekuritas melalui program Morning Investview yang memberikan pandangan bagi investor setiap harinya. Dengan pemahaman yang baik terhadap fundamental perusahaan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih berdasarkan analisis yang objektif.
“Dengan menerapkan strategi-strategi ini, investor diharapkan dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian dan melindungi investasinya dari dampak krisis ekonomi. BNI Sekuritas melalui BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems) berupaya menjadi partner investasi bagi setiap Nasabah dan mendukung mereka untuk dapat mencapai kemerdekaan finansialnya, termasuk dalam merancang strategi investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing,” tutup Teddy.
####

Jakarta, 09 April 2026 – BNI Sekuritas kembali menghadirkan BIONS Cuanpionship #5, kompetisi trading saham tahunan untuk mendorong investor ritel lebih aktif dan terampil di pasar modal Indonesia. Periode pertama kompetisi berlangsung 1 April – 30 Juni 2026 dan terbuka bagi Nasabah maupun calon Nasabah pengguna platform BIONS by BNI Sekuritas. Sepanjang tahun, kompetisi ini akan digelar dalam tiga periode, masing-masing dengan total hadiah ratusan juta rupiah, memberikan kesempatan lebih luas bagi investor untuk belajar, berlatih, dan meningkatkan keterampilan trading secara bertahap. Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa per akhir Januari 2026, jumlah investor pasar modal mencapai 21.037.426 SID, naik 673.218 dari akhir 2025 setelah sepanjang tahun 2025 bertambah 5.492.569 SID. Investor saham hampir menyentuh 9 juta SID, tepatnya 8.980.318, meningkat 367.958 dari posisi akhir 2025 setelah pertumbuhan 2.230.916 sepanjang 2025. Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi mengatakan bahwa sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022, program ini terbukti meningkatkan aktivitas transaksi sekaligus membangun kepercayaan diri investor dalam mengambil keputusan investasi. Tahun ini, dengan dinamika pasar yang cukup menantang, kompetisi diharapkan menggiatkan kembali semangat investor ritel, dengan pendampingan dari tim riset terbaik kami. Pada tahun 2025, selama penyelenggaraan program, total nilai transaksi (RNTH) tercatat mencapai Rp119 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata transaksi bulanan sebesar 43%. Pencapaian ini sejalan dengan upaya Bursa Efek Indonesia dalam meningkatkan aktivitas dan partisipasi investor di pasar modal. BIONS Cuanpionship #5 menghadirkan dua kategori, yakni Legendary Class (aset setara atau di atas Rp500 juta) dan Victory Class (aset di bawah Rp500 juta), untuk menciptakan persaingan yang seimbang dan inklusif. Penilaian didasarkan pada akumulasi nilai transaksi saham tertinggi, sementara weekly prize memberikan hadiah saldo RDN bagi peserta paling aktif setiap minggu. “Hadiah mingguan diberikan kepada 3 orang Cuanpions (Nasabah yang mengikuti BIONS Cuanpionship #5) yang mengikuti sesi Live Trading dan memiliki akumulasi transaksi tertinggi yang dihitung dari seluruh sesi Live Trading dalam satu minggu. Live Trading BNI Sekuritas sendiri dilakukan setiap hari Senin, Rabu dan Jumat dalam 2 sesi. Sesi 1 pukul 09.00 WIB, Sesi 2 pada 13.30 WIB (Senin & Rabu) dan pukul 14.00 WIB (Jumat),” jelas Teddy. Kompetisi terbuka bagi Nasabah individu dengan Rekening Efek reguler atau syariah di BNI Sekuritas yang telah terdaftar. Transaksi yang diperhitungkan adalah saham reguler (tidak termasuk margin, intraday, ETF, warrant, dan right issue). Partisipasi dapat dilakukan melalui aplikasi BIONS, New BIONS, maupun situs resmi cuanpionship.bions.id, dengan pembaruan klasemen mingguan melalui kanal resmi perusahaan. Dengan BIONS Cuanpionship #5, BNI Sekuritas menegaskan komitmennya memperluas akses investasi, meningkatkan literasi keuangan, dan membangun ekosistem pasar modal Indonesia yang lebih aktif, inklusif, dan berkelanjutan. ###SELESAI###

Jakarta, 25 Maret 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) menawarkan instrumen investasi Pemerintah Sukuk Negara Ritel (Sukuk Ritel) seri SR024 kepada masyarakat sebagai pilihan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, menggunakan akad dan struktur yang memenuhi ketentuan syariat Islam. SR024 dapat dibeli dengan mudah melalui aplikasi New BIONS by BNI Sekuritas. Masa penawaran SR024 dibuka mulai 6 Maret hingga 15 April 2026. SR024 ditawarkan dalam 2 tenor yakni, SR024-T3 dengan tenor 3 tahun yang akan jatuh tempo pada 10 Oktober 2029 dan SR024-T5 dengan tenor 5 tahun yang jatuh tempo pada 10 Oktober 2031. Dengan penawaran tingkat imbalan atau kupon SR024-T3 sebesar 5.55% per tahun, dan SR024-T5 sebesar 5.90% per tahun. Kupon pertama SR024 akan dibayarkan pada 10 Mei 2026 dan selanjutnya dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan. Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, menyampaikan bahwa BNI Sekuritas terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mendorong pengembangan pasar keuangan syariah, serta membantu investor mengoptimalkan kinerja investasinya di pasar modal Indonesia. “SR024 hadir sebagai instrumen investasi yang aman dan halal bagi masyarakat. Dengan imbal hasil tetap serta jaminan pokok dan kupon oleh negara, produk ini juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor. SR024 dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas nilai aset sekaligus memperkaya strategi diversifikasi portfolio”, jelas Teddy. Investor dapat memperoleh kedua seri SR024 secara mudah dan aman, dengan nominal investasi mulai dari Rp1 juta. Batas maksimum pemesanan ditetapkan sebesar Rp5 miliar untuk SR024-T3 dan Rp10 miliar untuk SR024-T5, sehingga nasabah dapat memilih seri yang paling sesuai dengan profil risiko, serta tujuan keuangan masing-masing. Melalui aplikasi NEW BIONS by BNI Sekuritas, proses investasi SR024 dapat dilakukan dalam empat langkah sederhana: buka aplikasi New BIONS, pilih produk Pendapatan Tetap/Fixed Income, lalu pilih SBN, tap IPO, lalu klik ‘Register’ atau ‘Daftar', centang checkbox sebagai tanda menyetujui Syarat dan Ketentuan pendaftaran SBN, kemudian klik ‘Setuju’ atau ‘Agree’. ###SELESAI###

Denpasar, 13 Maret 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) meresmikan kembali kantor cabang Denpasar dengan fasilitas yang lebih modern dan representatif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI Sekuritas memperkuat layanan dan menjangkau potensi investor pasar modal di Provinsi Bali yang terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, jumlah investor pasar modal di Bali tercatat mencapai 359.262 Single Investor Identification (SID), tumbuh 22,69% dibandingkan tahun sebelumnya. Investor asal Bali berkontribusi sekitar 15% terhadap total investor pasar modal nasional, menjadikan provinsi ini salah satu kontributor penting dalam pertumbuhan investor di Indonesia. Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, mengatakan bahwa peningkatan jumlah investor tersebut mencerminkan minat masyarakat terhadap instrumen saham. Menurutnya, kehadiran cabang dengan fasilitas yang lebih memadai diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi dan inklusi pasar modal di wilayah Bali. Berlokasi di Denpasar, cabang ini kini tidak hanya melayani transaksi, tetapi juga difungsikan sebagai ruang edukasi dan interaksi bagi investor ritel serta komunitas pasar modal setempat. Mengusung konsep customer-centric, cabang Denpasar kini dilengkapi area lounge multifungsi yang digunakan untuk berbagai kegiatan edukasi dan diskusi, antara lain: Trading Bareng, diskusi strategi pasar bersama tim analis dan retail Klinik Saham, sesi konsultasi portofolio secara langsung Gathering komunitas investor lokal “Ruang ini kami siapkan sebagai ruang interaksi Nasabah dengan tim BNI Sekuritas untuk berdiskusi dan memperoleh informasi pasar yang relevan, guna membantu Nasabah mengambil keputusan investasi yang berbasis rinformasi,” ujar Teddy. Ia menambahkan bahwa pembaruan cabang Denpasar merupakan bagian dari penguatan jaringan BNI Sekuritas di kota-kota strategis. Sebelumnya, BNI Sekuritas juga telah melakukan peningkatan fasilitas di sejumlah cabang lain, termasuk di Medan dan Pekanbaru. Ke depan, BNI Sekuritas akan terus meningkatkan layanan serta memperluas program edukasi untuk mendukung pertumbuhan investor yang berkelanjutan dan pemanfaatan pasar modal sebagai sarana perencanaan keuangan jangka panjang. ###SELESAI###