Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Nasabah yang Terhormat,
Keamanan akun, portofolio, dan dana investasi Anda merupakan prioritas kami. Dalam aktivitas digital sehari-hari, login ke aplikasi atau website investasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan bertransaksi. Namun, terdapat satu kebiasaan sederhana yang sering kali diabaikan, yaitu melakukan logout (keluar) setelah selesai menggunakan akun.
Bagi sebagian pengguna, membiarkan akun tetap login dianggap lebih praktis karena tidak perlu memasukkan User ID dan password setiap kali mengakses layanan. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko keamanan yang perlu diwaspadai, terutama apabila Anda mengakses BIONS Web melalui perangkat bersama atau perangkat yang bukan milik pribadi.
Mengapa hal ini penting bagi investor?
Apabila sesi akun masih aktif dan perangkat dapat diakses oleh pihak lain, terdapat risiko penyalahgunaan akun yang dapat mengakibatkan:
Kondisi tersebut dapat terjadi apabila akun tidak di-logout dengan benar setelah selesai digunakan.
Sehubungan dengan hal tersebut, penting bagi nasabah untuk membiasakan melakukan logout setelah setiap sesi penggunaan BIONS, terutama ketika mengakses layanan melalui:
Perlu diingat bahwa menutup tab atau jendela browser tidak selalu mengakhiri sesi akun secara otomatis. Untuk memastikan akun Anda terlindungi dengan baik, lakukan logout melalui menu Logout/Keluar sebelum menutup browser atau meninggalkan perangkat.
Berikut langkah-langkah logout yang benar pada BIONS:
Selain itu, jangan pernah membagikan User ID, password, PIN, maupun OTP kepada siapa pun. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh Anda sebagai pemilik akun.
Melakukan logout merupakan langkah sederhana yang dapat membantu melindungi akun Anda dari akses yang tidak sah. Kebiasaan ini menjadi semakin penting ketika menggunakan perangkat bersama atau perangkat yang bukan milik pribadi.
Apabila Anda menemukan order, transaksi, atau aktivitas akun yang tidak dikenali, segera hubungi Customer Care BNI Sekuritas melalui 14016 atau email customercare@bnisekuritas.co.id.
Mari bersama-sama menjaga keamanan akun dan menjadikan keamanan digital sebagai bagian dari kebiasaan berinvestasi yang baik.
Hormat kami,
PT BNI Sekuritas

Nasabah yang Terhormat, Keamanan akun, portofolio, dan dana investasi Anda merupakan prioritas kami. Seiring meningkatnya aktivitas digital, berbagai modus penipuan juga semakin berkembang, salah satunya melalui email phishing yang mengatasnamakan institusi keuangan, termasuk BNI Sekuritas. Kami mengimbau Anda untuk selalu waspada terhadap email yang meminta Anda melakukan verifikasi akun, pembaruan data, atau tindakan serupa melalui tautan tertentu. Email semacam ini dapat digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh informasi login dan mengambil alih akses akun Anda. Kenali Modus Email Phishing Email phishing umumnya berisi pesan yang mengarahkan penerima untuk segera melakukan tindakan tertentu, misalnya: "Perbarui atau verifikasi data Anda melalui tautan berikut untuk menghindari pembatasan akun." Email tersebut biasanya menyertakan tautan menuju halaman login palsu yang dibuat menyerupai situs resmi. Apabila Anda memasukkan User ID, kata sandi, PIN, atau OTP pada halaman tersebut, informasi tersebut dapat dicuri dan disalahgunakan oleh pelaku. Tanda-Tanda yang Perlu Anda Waspadai Berikut beberapa ciri email phishing yang sering ditemukan: Alamat pengirim mencurigakan, terlihat mirip dengan alamat resmi namun terdapat perbedaan pada domain atau penulisan alamat email. Menggunakan sapaan umum, tidak sesuai dengan komunikasi resmi yang biasa Anda terima dari BNI Sekuritas. Menggunakan nada yang mendesak, seperti ancaman pemblokiran akun atau batas waktu tertentu agar Anda segera mengambil tindakan. Menyertakan tautan atau tombol verifikasi yang meminta Anda login di luar aplikasi atau website resmi BNI Sekuritas. Meminta informasi rahasia, seperti kata sandi, PIN, maupun OTP. Berikut contoh email phishing: Yang Harus Anda Lakukan Apabila menerima email yang mencurigakan, lakukan langkah berikut: Jangan mengklik tautan atau tombol verifikasi apa pun yang terdapat dalam email tersebut. Jangan memasukkan User ID, kata sandi, PIN, maupun OTP melalui tautan yang dikirim melalui email. Pastikan Anda hanya mengakses layanan BNI Sekuritas melalui aplikasi atau website resmi. Laporkan email yang dicurigai sebagai phishing kepada Customer Care BNI Sekuritas untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Apabila Anda Terlanjur Mengklik Tautan atau Memasukkan Data Jangan panik. Segera lakukan langkah-langkah berikut: Ganti kata sandi akun Anda sesegera mungkin. Hubungi Customer Care BNI Sekuritas melalui 14016 atau email customercare@bnisekuritas.co.id untuk membantu proses pengecekan dan pengamanan akun. Pantau aktivitas akun Anda secara berkala dan segera laporkan apabila menemukan transaksi atau aktivitas yang tidak dikenali. Perlu diingat bahwa BNI Sekuritas tidak pernah meminta User ID, kata sandi, PIN, maupun OTP melalui email, pesan singkat, ataupun media komunikasi lainnya. Selalu pastikan Anda menjaga kerahasiaan informasi akun dan hanya mengakses layanan melalui kanal resmi BNI Sekuritas. Kewaspadaan terhadap email phishing merupakan langkah penting untuk melindungi akun dan investasi Anda dari akses yang tidak sah. Mari bersama-sama menjaga keamanan digital dan berinvestasi dengan aman. Hormat kami, PT BNI Sekuritas.

Nasabah yang Terhormat, Di era digital saat ini, berbagai kemudahan diberikan untuk menunjang aktivitas, termasuk dalam hal penyimpanan password di browser. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk login dengan lebih cepat dan praktis, tanpa perlu mengingat atau memasukkan password secara berulang. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko keamanan yang perlu diwaspadai, terutama untuk akun yang bersifat penting dan berkaitan dengan aktivitas finansial. Penyimpanan password di browser tidak sepenuhnya aman. Apabila perangkat digunakan oleh orang lain, hilang, atau terinfeksi malware, maka data yang tersimpan berpotensi diakses tanpa sepengetahuan pemilik akun. Mengapa hal ini berisiko, khususnya bagi nasabah BNI Sekuritas? Apabila akun berhasil diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka berbagai informasi penting dapat terekspos, seperti: Portofolio investasi Riwayat transaksi Potensi terjadinya aktivitas finansial yang tidak dilakukan oleh pemilik akun Kondisi tersebut dapat terjadi hanya karena kebiasaan menyimpan password di browser demi kemudahan akses. Sehubungan dengan hal tersebut, penting bagi nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan langkah-langkah berikut: Tidak menyimpan password pada browser, terutama di perangkat umum atau kantor Membiasakan untuk memasukkan password secara manual saat login Menghapus password yang telah tersimpan di browser Memastikan perangkat yang digunakan aman dan tidak diakses oleh pihak lain Perlu diingat bahwa kemudahan tidak selalu sejalan dengan keamanan. Menjaga kerahasiaan akses akun merupakan langkah penting dalam melindungi data dan aset finansial. Hindari menukar keamanan dengan kenyamanan. Dengan tidak menyimpan password di browser, Anda telah mengambil langkah preventif untuk mencegah akses yang tidak sah. Mari bersama-sama tetap waspada dan menjaga keamanan akun Anda. Hormat kami, PT BNI Sekuritas

Nasabah yang Terhormat, Di era digital saat ini, berbagai transaksi dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan fleksibel, kapan saja serta di mana saja. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat berbagai potensi kejahatan siber yang semakin berkembang, salah satunya adalah redirect phishing. Redirect phishing merupakan modus penipuan di mana pelaku mengarahkan korban ke situs palsu yang menyerupai situs resmi, dengan tujuan mencuri data pribadi dan informasi penting. Bagaimana modus ini bekerja? Nasabah menerima tautan (link) yang tampak sah dan meyakinkan Tautan dapat dikirim melalui SMS, email, atau aplikasi pesan Saat tautan diklik, nasabah diarahkan ke situs palsu yang menyerupai situs resmi Pada tahap ini, tanpa disadari, ketika nasabah memasukkan informasi seperti user ID, password, PIN, atau kode OTP, data tersebut akan langsung diterima oleh pelaku. Dalam waktu singkat, akun dapat diakses dan disalahgunakan untuk transaksi yang merugikan. Sehubungan dengan hal tersebut, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan akun. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan: Periksa URL dengan teliti sebelum login Pastikan domain sesuai dengan situs resmi Hindari mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas Lakukan verifikasi, meskipun mengatasnamakan pihak resmi Jaga kerahasiaan data pribadi Segera laporkan apabila menemukan hal mencurigakan Perlu diingat bahwa pelaku kejahatan siber tidak selalu membutuhkan sistem yang lemah, melainkan memanfaatkan kelengahan pengguna. Jangan mudah percaya pada apa yang terlihat. Selalu lakukan pengecekan dan tetap waspada. Satu klik yang keliru dapat berdampak besar terhadap keamanan finansial Anda. Mari bersama-sama tetap waspada dan lindungi investasi Anda. Hormat kami, PT BNI Sekuritas