Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta, 25 September 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) hari ini mengumumkan kolaborasi dengan tiga mitra, yaitu Fairatmos, River Clean Up, dan Cemara Paper, dalam rangka melaksanakan serangkaian kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "We Move, We Share, We Care." yang berfokus pada tiga pilar yaitu literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
Direktur Operasional dan Pembina CSR BNI Sekuritas, Yoga Mulya, menekankan komitmen perusahaan terhadap praktik berkelanjutan melalui inisiatif inovatif yang bertujuan mengatasi tantangan lingkungan yang mendesak terkait darat, udara, dan air. "Program ini mencerminkan dedikasi kami untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dengan bermitra bersama Fairatmos, River Clean Up, dan Cemara Paper, kami mengambil langkah konkret menuju pencapaian Net Zero Emission (NZE) sambil mendukung keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,"
Menanam Benih Perubahan Bersama Fairatmos
Dalam langkah signifikan mendukung upaya NZE milik Pemerintah, BNI Sekuritas menjalin kerjasama dengan Fairatmos, perusahaan teknologi iklim asal asia tenggara, untuk menanam untuk menanam 3.000 pohon mangrove secara bertahap di Laguna Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah. Penanaman tahap awal sebanyak 1.000 pohon telah dilakukan dan jumlah ini akan mencapai 3.000 pohon seiring dengan peringatan 30 tahun berdirinya BNI Sekuritas pada tahun 2025. Harapannya inisiatif ini dapat berkontribusi untuk menyerap sekitar 57 ton emisi CO2 ekuivalen atau lebih dalam sepuluh tahun ke depan.
CEO dan Founder Fairatmos Natalia Rialucky Marsudi menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. Pemilihan mangrove sebagai fokus penanaman sangat tepat, mengingat perannya yang krusial dalam ekosistem pesisir. Mangrove tidak hanya menyerap emisi karbon secara efektif, tetapi juga melindungi garis pantai, menyaring air, dan menjadi habitat bagi berbagai spesies laut. Fairatmos juga melibatkan Tim Koperasi JAWARA (Jaga Wana Segara) pada proses penanaman 3.000 pohon yang terdiri dari spesies Bakau (Rhizophora sp.), Tancang (Bruguiera sp.), dan Api-api (Avicennia sp.). Fairatmos berharap penanaman ini dapat memperkaya keanekaragaman hayati di Laguna Segara Anakan.
“Upaya BNI Sekuritas dan Fairatmos ini bukan hanya langkah strategis untuk keberlanjutan lingkungan, tetapi juga merupakan investasi yang akan memberikan dampak signifikan hingga puluhan tahun mendatang. Dengan menjaga dan melindungi ekosistem mangrove, kemitraan ini memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” lanjut Ria.
Membersihkan Sungai untuk Masa Depan yang Lebih Baik Bersama River Clean Up
Selain penanaman mangrove, BNI Sekuritas juga berkolaborasi dengan River Clean Up, sebuah organisasi yang berfokus pada kebersihan sungai. Pada hari Jumat, 20 September 2024, BNI Sekuritas bersama para mitra melakukan kegiatan pembersihan di area sungai Cikapundung, Bandung.
Project Lead River Clean Up Indonesia, Egar Anugrah, menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat memotivasi lebih banyak individu dan organisasi untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Meskipun dimulai dari langkah kecil, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi teladan bagi masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, River Clean Up bersama Fairatmos, Cemara Paper, dan BNI Sekuritas melakukan diskusi tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. “Dalam rangka mendukung upaya keberlanjutan, kami juga menekankan pentingnya kebiasaan memilah sampah yang baik. Pemilahan memiliki peran penting dalam proses daur ulang. Proses daur ulang akan lebih efektif apabila didukung oleh kebiasaan memilah yang baik, seperti yang sudah dilakukan oleh BNI Sekuritas pada daur ulang sampah kertas dan plastik mereka yang kemudian dikirim ke River Clean Up dan Cemara Paper,” tambah Egar.
Memberdayakan Komunitas Melalui Daur Ulang Bersama Cemara Paper
Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan lainnya, BNI Sekuritas menjalin kemitraan dengan Cemara Paper, sebuah organisasi yang memberdayakan penyandang disabilitas melalui proses daur ulang. Dalam kolaborasi ini, BNI Sekuritas telah mendonasikan 52,26 kg sampah kertas dan 3,14 kg sampah plastik untuk didaur ulang menjadi produk ramah lingkungan. Kegiatan donasi ini akan terus dilaksanakan secara berkala.
Ketua Kelompok Cemara Paper, Asti Gustiasih, menekankan bahwa kerja sama dengan BNI Sekuritas merupakan langkah penting untuk mendukung dan mempromosikan produk lokal yang berkelanjutan serta meningkatkan pengelolaan limbah. "Produk daur ulang ini tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan teman-teman disabilitas. Kami berterima kasih kepada BNI Sekuritas yang telah bersedia bekerja sama dengan kami dan memperhatikan teman-teman di Cemara Paper," ungkapnya.
"Kemitraan dengan Fairatmos, River Clean Up, dan Cemara Paper sejalan dengan komitmen BNI Sekuritas untuk mendukung NZE, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan, sesuai dengan nilai-nilai CSR yang dimiliki oleh Perusahaan,” tutup Yoga.
###SELESAI###

Investasi kini semakin mudah diakses. Namun, kemudahan tersebut juga membuat banyak orang tergoda untuk langsung berinvestasi, tanpa memahami risiko maupun cara kerjanya. Hal berbeda dilakukan Rizal, salah satu Nasabah BNI Sekuritas dari Medan. Meski sudah pensiun sejak 2020, Rizal justru semakin aktif mempelajari dunia investasi. Bahkan, dirinya turut mengajak sang anak untuk ikut belajar trading. Menurutnya, kunci berinvestasi bukanlah modal besar atau mengejar keuntungan dalam waktu singkat, melainkan kemauan untuk terus belajar secara konsisten. Berikut lima tips investasi ala Rizal yang bisa diterapkan, terutama bagi investor pemula. 1. Jangan Terburu-buru Trading, Pahami Dulu Ilmunya Sebelum bergabung dengan BNI Sekuritas, Rizal sudah mencoba berbagai instrumen investasi, termasuk aset kripto. Namun, ia menyadari bahwa investasi di pasar modal membutuhkan pemahaman yang kuat sebagai fondasi. "Kalau investasi sebenarnya sudah lama, tapi waktu mencari sekuritas, saya merasa yang aktif justru BNI Sekuritas dari sisi edukasinya," katanya saat diwawancarai pada kegiatan Live Trading BNI Sekuritas di kota Medan 5/7/26. Menurutnya, sebelum mulai bertransaksi, investor sebaiknya memahami terlebih dahulu perusahaan sekuritas dan produk investasi beserta risikonya. Jangan hanya ikut-ikutan tren atau rekomendasi tanpa mengetahui dasar pengambilan keputusannya. 2. Manfaatkan Pendampingan dan Jangan Belajar Sendirian Salah satu alasan Rizal merasa nyaman menjadi nasabah BNI Sekuritas adalah karena adanya pendampingan yang aktif dari tim, bukan sekadar menyediakan platform transaksi. Semangat belajarnya bahkan membuatnya rutin datang ke kantor sekuritas hingga tiga kali dalam seminggu. "Sekarang saya seminggu tiga kali datang ke cabang BNI Sekuritas Medan. Sekalian trading, sekalian belajar," ujarnya. Menurut Rizal, investor sebaiknya memanfaatkan layanan edukasi, pendampingan, maupun riset yang disediakan perusahaan sekuritas. Dengan adanya arahan, proses belajar menjadi lebih terstruktur dibandingkan hanya mengandalkan trial and error. 3. Rutin Mengikuti Live Trading dan Market Update Di antara berbagai program edukasi yang tersedia, Rizal paling sering mengikuti sesi Live Trading dan Market Update. Menurutnya, kedua program tersebut membantunya memahami dinamika pasar dan melihat peluang investasi secara lebih nyata. Sebagai contoh, live trading sangat membantu Rizal untuk dapat info top gainers. Rizal menyarankan investor untuk mengikuti sesi edukasi pasar secara rutin, bukan hanya sesekali. Semakin sering mengikuti perkembangan pasar, semakin terasah pula kemampuan dalam membaca pergerakan saham. 4. Pilih Sumber Informasi yang Kredibel Di tengah derasnya informasi investasi di media sosial, Rizal memiliki prinsip untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mengambil keputusan. Tim riset BNI Sekuritas sangat andal dan penjelasannya lebih spesifik. Menurutnya, media sosial dapat menjadi salah satu referensi awal. Namun, setiap informasi tetap perlu dikonfirmasi melalui sumber yang kredibel, seperti tim riset sekuritas atau data resmi dari bursa. 5. Selalu Teliti Sebelum Menekan Tombol "Submit" Tidak semua pengalaman investasi Rizal berjalan mulus. Dirinya pernah salah memasukkan nominal transaksi hingga nilainya jauh lebih besar dari rencana. Pernah juga ketika ingin menjual saham, ternyata yang terjual hanya satu lot. Dari pengalaman tersebut, Rizal belajar bahwa ketelitian sangat penting dalam setiap transaksi. Sebelum mengonfirmasi order, pastikan kembali nominal, jumlah lot, harga, serta seluruh detail transaksi agar terhindar dari kesalahan yang tidak diinginkan. Edukasi Dulu, Baru Trading Di akhir obrolan, Rizal memiliki satu pesan sederhana bagi para calon investor. "Tipsnya edukasi terkait investasi pasar modal sangatlah penting," pungkasnya. Menurutnya, pengetahuan dapat dipelajari dan dibagikan, tetapi setiap keputusan investasi beserta risikonya tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Bagi yang ingin belajar investasi seperti Rizal, BNI Sekuritas menyediakan berbagai program edukasi, riset pasar, serta informasi pasar secara real-time yang dapat diakses melalui aplikasi BIONS. Dengan begitu, proses belajar dan bertransaksi dapat berjalan beriringan, bukan sekadar mengikuti tren. Perlu diingat, setiap investasi mengandung risiko. Karena itu, pastikan Anda memahami karakteristik produk dan risikonya sebelum mengambil keputusan investasi.

Banda Aceh, 22 Juli 2026 — Pertumbuhan investor pasar modal di Aceh terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, jumlah investor pasar modal di provinsi ini mencapai 224.722 Single Investor Identification (SID) per Desember 2025, meningkat 51,96% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, nilai transaksi saham tercatat mencapai Rp2 triliun. Menjawab perkembangan tersebut, PT BNI Sekuritas memperkuat kehadirannya di Banda Aceh melalui pembaruan kantor cabang yang difokuskan untuk mendukung aktivitas edukasi, diskusi, dan pendampingan investasi. Cabang tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan pembelajaran bagi investor dan calon investor. Head of Retail Brokerage BNI Sekuritas, Rohma Fitri Murniawati (Fitri) berpendapat bahwa data tersebut mencerminkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam investasi, terutama investor ritel yang kini semakin mudah mengakses pasar modal melalui platform digital. Pertumbuhan ini juga memberikan sinyal kebutuhan yang lebih besar terhadap edukasi, dan pendampingan agar keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih terukur. “Pertumbuhan investor di Aceh merupakan sinyal positif bahwa minat masyarakat terhadap pasar modal terus meningkat. Tantangan berikutnya bagi kami para pelaku pasar modal adalah memastikan pertumbuhan tersebut diiringi dengan literasi yang memadai agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih bijak dan berkelanjutan. Karena itu, kami ingin menghadirkan cabang sebagai ruang belajar, diskusi, dan pendampingan investasi,” ungkap Fitri saat meresmikan kembali kantor cabang BNI Sekuritas di Aceh pada 21 Juli 2026 lalu. Sebagai bagian dari peresmian, BNI Sekuritas menggelar live trading yang dipandu oleh tim riset ritel BNI Sekuritas. Dalam sesi ini, Nasabah dapat menyaksikan secara langsung proses analisis pasar, mulai dari membaca sentimen, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pergerakan saham, hingga memahami bagaimana keputusan investasi disusun berdasarkan kondisi pasar secara real-time. “Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman investor mengenai mekanisme transaksi, sekaligus mengasah kemampuan berpikir dalam pengambilan keputusan investasi, yang didasarkan pada analisis yang matang dan pengelolaan risiko yang baik,” ujar Fitri. Selain itu, Aceh merupakan salah satu wilayah dengan ekosistem keuangan yang mengacu pada prinsip keuangan syariah. Sehingga untuk mendukung kebutuhan tersebut, BNI Sekuritas menyediakan layanan transaksi saham syariah melalui Sharia Online Trading System (SOTS) yang terintegrasi dalam aplikasi BIONS, sehingga investor dapat bertransaksi pada saham yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah sesuai ketentuan yang berlaku serta preferensi investasi masing-masing. “Ke depan, BNI Sekuritas akan terus memperkuat peran cabang sebagai bagian dari ekosistem layanan yang terintegrasi dengan platform digital. Perusahaan meyakini bahwa pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan perlu didukung oleh pemerataan akses investasi dan literasi keuangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh.” tutup Fitri.

Jakarta, 20 Juli 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas/Perusahaan) menyelenggarakan program edukasi dan literasi keuangan bagi 60 kepala sekolah dan guru di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (17/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, sekaligus hasil kolaborasi BNI Sekuritas dengan Yayasan Emmanuel dalam rangkaian program Technology Integration in Education Programme (TIEP). Direktur Operasional BNI Sekuritas, Yoga Mulya, mengatakan hasil evaluasi program TIEP menunjukkan peningkatan kompetensi peserta di bidang AI, literasi digital, numerasi, computational thinking , dan coding . Sebagai kelanjutan kolaborasi dengan Yayasan Emmanuel, BNI Sekuritas kini menghadirkan kegiatan literasi keuangan untuk mendukung kesejahteraan finansial tenaga pendidik. "Melalui program ini, kami hadir untuk berbagi pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi di pasar modal. Dengan didukung aplikasi BIONS by BNI Sekuritas, para tenaga pendidik memiliki akses untuk mulai berinvestasi dengan lebih mudah, nyaman, dan aman. Kami ingin tumbuh bersama, ketika BNI Sekuritas berkembang, kami juga ingin literasi keuangan dan partisipasi masyarakat di pasar modal Indonesia ikut berkembang. Semangat itulah yang mendorong kami untuk terus berkontribusi melalui edukasi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Yoga. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Hidup (TJSL) Perusahaan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK Tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 80,51%, menunjukkan masih adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak. Materi edukasi dalam program ini dirancang secara praktis, mencakup pengelolaan keuangan sehari-hari, perencanaan keuangan jangka panjang, investasi, serta pemanfaatan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Urip Tarsam, menyambut baik kolaborasi ini. "Untuk mewujudkan perubahan yang baik di dunia pendidikan, baik bagi siswa maupun para guru, dibutuhkan kerja sama yang solid. Keberhasilan tidak diukur dari kemajuan satu sekolah semata, tetapi dari kolaborasi berbagai pihak dalam mencapai tujuan bersama." ujarnya. Ke depan, BNI Sekuritas akan terus memperluas akses terhadap edukasi keuangan yang inklusif dan mudah dipahami, seiring pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Dengan bekal literasi keuangan yang memadai, para pendidik diharapkan mampu membangun ketahanan finansial, mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak, dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Program TJSL BNI Sekuritas telah diselenggarakan secara berkelanjutan, didukung oleh 3 pilar utama: literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.