bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

BNI Sekuritas Gelar Kompetisi Trading BIONS Cuanpionship 2 Berhadiah Total Rp1 Miliar

detail info

Jakarta, 31 Mei 2023 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. (BNI), mengumumkan program kompetisi trading untuk kedua kalinya bernama BIONS Cuanpionship 2. Kompetisi ini dibuka bagi seluruh nasabah BNI Sekuritas dengan total hadiah hingga Rp1 Miliar dan dilakukan melalui platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems).  

BIONS Cuanpionship 2 akan diselenggarakan selama periode bulan Juni – Desember 2023. Terdapat 3 kategori kompetisi berdasarkan aset yang bisa diikuti nasabah yaitu Legendary Class (nasabah dengan total aset >= Rp200.000.000), Victory Class (nasabah dengan total aset Rp25.000.000 s.d Rp200.000.000) dan Fantasy Class (nasabah dengan total aset < Rp25.000.000). Selain itu, nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah setiap bulannya dengan hadiah grand prize di akhir periode seperti Daihatsu All new Ayla, Wuling Air Ev dan saham LQ45 sebesar Rp50.000.000.

Agung Prabowo, Direktur Utama BNI Sekuritas mengatakan, “Sebagai upaya untuk memajukan industri pasar modal di tanah air, BNI Sekuritas turut berperan aktif melalui berbagai kegiatan dan menyediakan wadah yang terpercaya lewat kompetisi trading BIONS Cuanpionship. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unggulan dari BNI Sekuritas untuk para nasabah, tetapi juga menjadi contoh praktik trading terbaik bagi mereka.”

Saat ini kesadaran mengenai investasi semakin tinggi. Banyak sekali platform dan sumber daya online yang tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat. Berdasarkan catatan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), data investor Indonesia sampai dengan akhir April 2023 meningkat sebesar 5,54% dibandingkan tahun 2022 dengan total investor mencapai 10.882.540. Peningkatan yang sama juga terjadi pada nasabah retail BNI Sekuritas dimana terjadi pertumbuhan selama Januari - Maret 2023 sebanyak hampir 10.000 nasabah.

 Pada penyelenggaraan BIONS Cuanpionship pertama, lebih dari 1.500 nasabah berpartisipasi dengan rata-rata nilai transaksi per nasabah tumbuh mendekati 100% (99.7%). BNI Sekuritas menargetkan setidaknya 4.000 nasabah mengikuti kompetisi BIONS Cuanpionship 2, selaras dengan target pertumbuhan nasabah baru yang ingin dicapai tahun 2023.

 “Kami berharap dengan adanya kompetisi BIONS Cuanpionship 2 dapat memberikan manfaat langsung bagi para nasabah. Melalui BIONS Cuanpionship serta peran aktif dari BNI Sekuritas, kami berharap dapat mendukung tujuan regulator dalam meningkatkan literasi dan inklusi, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam pengembangan industri Pasar Modal.” tutup Agung.

Informasi lengkap mengenai BIONS Cuanpionship dapat diakses melalui aplikasi BIONS yang tersedia di Google Play Store dan Apple Store atau cek di Instagram official BNI Sekuritas dan BIONS di @bnisekuritas46 dan @bions.official. Kompetisi ini tidak memungut biaya dan berlaku bagi seluruh nasabah BNI Sekuritas.

Mengenai BNI Sekuritas 

 PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) adalah anak Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan sejak tahun 1995. Saat ini Bank BNI memiliki 75% kepemilikan saham pada BNI Sekuritas dan 25% sahamnya juga dimiliki oleh SBI Financial Services. Ltd. Sebagai perusahaan yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNI Sekuritas memiliki izin sebagai penyedia jasa penjamin emisi efek, perantara pedagang efek, serta agen penjual reksadana.  

 Per April 2023, BNI Sekuritas memiliki 16 cabang yang tersebar di Indonesia. BNI Sekuritas memiliki volume transaksi sebesar Rp5.2 triliun pada akhir April 2023. 

Informasi Lainnya

BNI Sekuritas dan BSPL Bertindak sebagai Lead Manager Penerbitan AT1 US$700 Juta BNI
Siaran Pers

BNI Sekuritas dan BSPL Bertindak sebagai Lead Manager Penerbitan AT1 US$700 Juta BNI

Jakarta, 11 Mei 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), melalui anak usahanya BNI Securities Pte. Ltd. (BSPL), hari ini mengumumkan keterlibatannya pada keberhasilan penetapan harga penerbitan surat berharga modal tambahan Additional Tier 1 (AT1) perpetual non-kumulatif yang memenuhi ketentuan Basel III dengan skema Regulation S (Reg S) senilai US$700 juta dan imbal hasil sebesar 7,150% oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI. Transaksi ini menandai pencapaian penting bagi BNI, yang semakin menegaskan posisinya sebagai bank asal Indonesia pertama dan satu-satunya yang menerbitkan instrumen AT1 di pasar offshore, serta bank Indonesia pertama yang melaksanakan penawaran tender secara bersamaan dengan penerbitan AT1 baru. Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan momentum positif BNI sejak penerbitan perdana AT1 di pasar internasional pada tahun 2021. Dalam transaksi ini, BSPL, yang didukung oleh BNI Sekuritas, bertindak sebagai Joint Lead Manager dan Joint Bookrunner, dengan peran sentral dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan transaksi. Cakupan tanggung jawab BSPL dan BNI Sekuritas meliputi koordinasi keseluruhan proses penerbitan, dukungan kepada BNI dalam berkoordinasi dengan penasihat hukum dan pihak profesional terkait, penyusunan serta pengelolaan struktur dan jadwal transaksi, fasilitasi proses pencatatan di Singapore Exchange, serta dukungan terhadap aktivitas pemasaran instrumen kepada investor offshore. SEVP Investment Banking BNI Sekuritas Ikhsan Ramdan, menyampaikan bahwa melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, BSPL dan BNI Sekuritas berhasil memastikan transaksi dapat dieksekusi secara efisien dengan tujuan strategis pendanaan jangka panjang. “Kolaborasi yang erat dengan seluruh pihak terkait memungkinkan transaksi ini terlaksana dengan baik, sekaligus mendukung strategi permodalan jangka panjang BNI,” ujar Ikhsan. Di tengah kondisi pasar global yang masih bergejolak, transaksi ini mencatat hasil yang sangat solid, dengan permintaan investor (orderbook) yang mencapai puncaknya di atas US$2,5 miliar atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 3,6 kali dari nilai yang ditawarkan. Capaian tersebut mencerminkan kuatnya dan berkelanjutannya minat investor internasional terhadap instrumen kredit Indonesia yang berkualitas tinggi. Penerbitan AT1 ini dilakukan secara bersamaan dengan penawaran tender harga tetap terbatas (capped fixed-price tender offer) atas surat berharga AT1 BNI yang masih beredar, sebagai bagian dari strategi pengelolaan liabilitas yang proaktif menjelang opsi beli (call option) pada Maret 2027. Dana bersih yang diperoleh dari penerbitan ini akan digunakan untuk memperkuat kembali modal AT1 BNI, mendukung kebutuhan pendanaan Bank, memperkokoh struktur permodalan, dan mendorong pertumbuhan kredit. Menutup pernyataannya, Ikhsan menegaskan komitmen BNI Sekuritas untuk terus mendukung para pemangku kepentingan dan nasabah dalam mengakses pasar modal internasional. “BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang para nasabah dan pemangku kepentingan kami,” pungkas Ikhsan. ###SELESAI###

BNI Sekuritas Bertindak sebagai Arranger dalam Merger Moratelindo dan MyRepublic Indonesia Senilai Rp20 Triliun
Siaran Pers

BNI Sekuritas Bertindak sebagai Arranger dalam Merger Moratelindo dan MyRepublic Indonesia Senilai Rp20 Triliun

Jakarta, 08 Mei 2026 – Selama lebih dari 30 tahun, PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam berbagai transaksi pasar modal dan keuangan di Indonesia. Komitmen tersebut kembali tercermin melalui keterlibatan BNI Sekuritas sebagai Sole Arranger dalam penggabungan usaha (merger) antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia), dengan total nilai transaksi lebih dari Rp20 triliun. SEVP Investment Banking BNI Sekuritas, Ikhsan Ramdan, menyampaikan bahwa BNI Sekuritas berperan aktif dalam mendukung keseluruhan proses transaksi, mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan merger. “BNI Sekuritas mendukung proses merger ini secara menyeluruh, termasuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan pasar modal dan regulasi yang berlaku. Kami berharap transaksi ini dapat memperkuat industri digital Indonesia dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ikhsan. Moratelindo merupakan salah satu penyedia jaringan fiber optic backbone terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 2000. Sementara itu, MyRepublic Indonesia, entitas anak PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (BEI: DSSA), dikenal sebagai salah satu penyedia layanan internet fiber-to-the-home (FTTH) terkemuka dengan lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel. Penggabungan kedua perusahaan ini diharapkan menciptakan sinergi yang kuat untuk memperluas jangkauan layanan internet, meningkatkan kualitas layanan digital, serta memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional. “Merger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas penetrasi pasar, dan memperkuat kinerja perusahaan secara berkelanjutan. BNI Sekuritas berkomitmen memastikan transaksi berjalan optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tambah Ikhsan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Maret 2026, Moratelindo telah memperoleh persetujuan untuk merger dengan MyRepublic Indonesia dan transaksi efektif berlaku sejak 22 April 2026. Setelah penggabungan, perusahaan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka dengan nama baru PT Ekamas Mora Republik Tbk. Keterlibatan dalam transaksi strategis ini semakin memperkuat posisi BNI Sekuritas sebagai mitra terpercaya dalam berbagai transaksi korporasi besar di Indonesia. Sepanjang 2025, BNI Sekuritas juga meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional, antara lain Equity Deal of the Year – Indonesia dan Best Islamic Finance Sukuk House in Indonesia dari Asian Banking & Finance, Indonesia’s Best Investment Bank for Equity Capital Market (ECM) dari Euromoney, serta Best Investment Bank dan Best M&A House in Indonesia dari Alpha Southeast Asia. ###SELESAI###

Peduli Pendidikan, BNI Sekuritas Dukung Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi
Siaran Pers

Peduli Pendidikan, BNI Sekuritas Dukung Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Jakarta, 30 April 2026 – Sebagai bagian dari komitmen terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas atau Perusahaan) secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi bersama Yayasan Emmanuel dalam program Technology Integration in Education Programme (TIEP), pelatihan teknis bagi pimpinan sekolah dan guru untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi implementasi pembelajaran berbasis “Deep Learning”, Coding dan Artificial Intelligence. Hadir pada acara penutup rangkaian program (closing ceremony) TIEP Angkatan I yang diselenggarakan pada Senin, 27 April 2026 di kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yaitu Nicodemus F. Apthioman, SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas, Sarjoko selaku Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, dan pimpinan sekolah Jakarta Intercultural School, Mentari Intercultural School Jakarta, Mentari Intercultural School Bintaro dan Beacon Academy. SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas, Nicodemus F. Aphtioman mengatakan, “Melalui Technology Integration in Education Programme (TIEP), BNI Sekuritas berkolaborasi dengan Yayasan Emmanuel, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, serta sekolah-sekolah terkemuka seperti JIS, Mentari Intercultural School, dan Beacon Academy untuk membekali para guru di sekolah negeri dengan kemampuan mengintegrasikan teknologi, coding, dan AI ke dalam proses pembelajaran.” Ia menambahkan, “Sebagai perusahaan di industri keuangan, kami sehari-hari berhadapan dengan data, analitik, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi. Kami meyakini bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada generasi penerus bangsa dan pendidikan di Indonesia.” Chairman Yayasan Emmanuel, Esther Witjaksana, menjelaskan bahwa program yang diselenggarakan bersama BNI Sekuritas ini melibatkan setidaknya 60 guru dan kepala sekolah dari 6 sekolah, inisiatif ini berpotensi memberikan dampak kepada sekitar 1.900 siswa, yang berasal dari SDN Gambir 01, SLB Ulaka Penca, SDN Cempaka Baru 07, SDN Kedaung Kaliangke 03, SDN Srengseng Sawah 07 dan SDN Kembangan Utara 07. Peserta program TIEP, Ibu Darmiati Umar, Kepala Sekolah dari SDN Cempaka Baru 07, menyatakan, “Program TIEP sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan AI dan aplikasi Star Chart untuk menampilkan visualisasi alam semesta dan susunan tata surya, yang membuat murid-murid kami semakin antusias dan kagum.” Selain itu, pada awal 2026 BNI Sekuritas juga mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, bekerja sama dengan self-regulatory organizations (SRO) pasar modal serta para pelaku industri. Program TJSL BNI Sekuritas telah diselenggarakan secara berkelanjutan didukung oleh 3 pilar, yaitu: literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. #SELESAI#