Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Jakarta, 8 Agustus 2023 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. (BNI) mengambil peran sebagai salah satu Joint Lead Underwriters (JLU) dalam proses penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Sinar Eka Selaras Tbk atau yang lebih dikenal dengan Erajaya Active Lifestyle (ERAL) di Bursa Efek Indonesia, yang menawarkan sebanyak 20,0% saham baru kepada publik. Dalam proses IPO-nya, ERAL berhasil memperoleh dana sebesar Rp404,62 miliar dengan harga penawaran Rp390,- per saham.
Direktur Investment Banking BNI Sekuritas Nieko Kusuma mengatakan, “Melihat adanya potensi yang baik terhadap perkembangan sektor ritel di Indonesia, sejak awal, BNI Sekuritas merasa optimis. Sebagai salah satu JLU dalam IPO Sinar Eka Selaras, BNI Sekuritas secara aktif mendampingi ERAL dalam penentuan valuasi dan harga saham ERAL, dengan mempertimbangkan feedback yang terkumpul dari para calon investor serta prospek usaha ERAL ke depannya. Hal ini bertujuan agar IPO Sinar Eka Selaras dapat berjalan dengan optimal dan ERAL dapat menjadi salah satu pilihan utama investor di Bursa Efek Indonesia.”
Animo permintaan dari publik terlihat cukup besar sejak penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung pada 14 - 26 Juli 2023 sampai periode penawaran umum yang berlangsung pada 2 - 4 Agustus 2023. Pada proses penawaran awal, BNI Sekuritas berhasil memperoleh lebih dari 80% total permintaan untuk porsi penjatahan pasti termasuk dari beberapa investor institusional besar di Indonesia. Animo tersebut juga terlihat dari penawaran umum saham ERAL yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) lebih dari 56,6 kali dari total porsi minimum pooling awal yang disyaratkan.
Nantinya, total dana yang diperoleh dari IPO sekitar 37% digunakan untuk pemberian pinjaman kepada Entitas Anak, kemudian 13,75% digunakan untuk pemberian modal dalam bentuk penyetoran modal kepada Entitas Anak, dan 49,25% akan digunakan sebagai modal kerja. ERAL akan melantai secara resmi di Bursa Efek Indonesia pada 8 Agustus 2023 dan akan menjadi perusahaan tercatat ke-58 di tahun 2023.
Perihal kinerja, hingga akhir tahun 2022 ERAL berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,04 triliun dengan total laba bersih mencapai Rp184 miliar. Pencapaian tersebut didukung oleh penjualan melalui 28 gerai mono-brand, 36 gerai multi-brand, 89 titik distribusi, serta official stores di 3 platform e-commerce yaitu Tokopedia, Shopee, dan Blibli. Selain itu, ERAL sebagai bagian dari Erajaya Group memiliki jangkauan kepada lebih dari 6,5 juta member MyEraspace yang ada di layanan e-commerce eraspace.com.
BNI Sekuritas dan ERAL optimis sektor ritel memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia. Apalagi, hingga saat ini pertumbuhan ekonomi nasional terbesar masih ditopang oleh kegiatan konsumsi. Hingga akhir kuartal I 2023, lebih dari 50% pertumbuhan ekonomi nasional dikontribusikan dari sektor konsumsi.
Pada semester I 2023, lini bisnis Investment Banking BNI Sekuritas telah mencatatkan revenue sebesar Rp57,67 miliar. Pada bulan Juli lalu, BNI Sekuritas juga telah berperan menjadi salah satu Joint Lead Underwriter untuk IPO terbesar di tahun 2023 yaitu PT Amman Mineral Internasional Tbk. dengan nilai total transaksi Rp10,73 triliun. Saat ini, BNI Sekuritas juga sedang mendampingi proses penawaran umum dan M&A dari beberapa perusahaan lainnya.
“Keberhasilan IPO sebuah perusahaan memiliki dampak yang signifikan dalam membuka peluang pertumbuhan bisnis dan memperluas jangkauan, serta menarik minat investor untuk mendukung perkembangan perusahaan tersebut sehingga terciptanya industri pasar modal yang kompetitif.” Tutup Nieko
####
Mengenai BNI Sekuritas
PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) adalah anak Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan sejak tahun 1995. Saat ini Bank BNI memiliki 75% kepemilikan saham pada BNI Sekuritas dan 25% sahamnya juga dimiliki oleh SBI Financial Services. Ltd. Sebagai perusahaan yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNI Sekuritas memiliki izin sebagai penyedia jasa penjamin emisi efek, perantara pedagang efek, serta agen penjual reksadana.
Per Juni 2023, BNI Sekuritas memiliki 16 cabang yang tersebar di Indonesia. BNI Sekuritas memiliki volume transaksi sebesar Rp6.45 triliun pada akhir Juni 2023.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi
Corporate Communication
Email: corcomm@bnisekuritas.co.id
Website: www.bnisekuritas.co.id

Investasi kini semakin mudah diakses. Namun, kemudahan tersebut juga membuat banyak orang tergoda untuk langsung berinvestasi, tanpa memahami risiko maupun cara kerjanya. Hal berbeda dilakukan Rizal, salah satu Nasabah BNI Sekuritas dari Medan. Meski sudah pensiun sejak 2020, Rizal justru semakin aktif mempelajari dunia investasi. Bahkan, dirinya turut mengajak sang anak untuk ikut belajar trading. Menurutnya, kunci berinvestasi bukanlah modal besar atau mengejar keuntungan dalam waktu singkat, melainkan kemauan untuk terus belajar secara konsisten. Berikut lima tips investasi ala Rizal yang bisa diterapkan, terutama bagi investor pemula. 1. Jangan Terburu-buru Trading, Pahami Dulu Ilmunya Sebelum bergabung dengan BNI Sekuritas, Rizal sudah mencoba berbagai instrumen investasi, termasuk aset kripto. Namun, ia menyadari bahwa investasi di pasar modal membutuhkan pemahaman yang kuat sebagai fondasi. "Kalau investasi sebenarnya sudah lama, tapi waktu mencari sekuritas, saya merasa yang aktif justru BNI Sekuritas dari sisi edukasinya," katanya saat diwawancarai pada kegiatan Live Trading BNI Sekuritas di kota Medan 5/7/26. Menurutnya, sebelum mulai bertransaksi, investor sebaiknya memahami terlebih dahulu perusahaan sekuritas dan produk investasi beserta risikonya. Jangan hanya ikut-ikutan tren atau rekomendasi tanpa mengetahui dasar pengambilan keputusannya. 2. Manfaatkan Pendampingan dan Jangan Belajar Sendirian Salah satu alasan Rizal merasa nyaman menjadi nasabah BNI Sekuritas adalah karena adanya pendampingan yang aktif dari tim, bukan sekadar menyediakan platform transaksi. Semangat belajarnya bahkan membuatnya rutin datang ke kantor sekuritas hingga tiga kali dalam seminggu. "Sekarang saya seminggu tiga kali datang ke cabang BNI Sekuritas Medan. Sekalian trading, sekalian belajar," ujarnya. Menurut Rizal, investor sebaiknya memanfaatkan layanan edukasi, pendampingan, maupun riset yang disediakan perusahaan sekuritas. Dengan adanya arahan, proses belajar menjadi lebih terstruktur dibandingkan hanya mengandalkan trial and error. 3. Rutin Mengikuti Live Trading dan Market Update Di antara berbagai program edukasi yang tersedia, Rizal paling sering mengikuti sesi Live Trading dan Market Update. Menurutnya, kedua program tersebut membantunya memahami dinamika pasar dan melihat peluang investasi secara lebih nyata. Sebagai contoh, live trading sangat membantu Rizal untuk dapat info top gainers. Rizal menyarankan investor untuk mengikuti sesi edukasi pasar secara rutin, bukan hanya sesekali. Semakin sering mengikuti perkembangan pasar, semakin terasah pula kemampuan dalam membaca pergerakan saham. 4. Pilih Sumber Informasi yang Kredibel Di tengah derasnya informasi investasi di media sosial, Rizal memiliki prinsip untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mengambil keputusan. Tim riset BNI Sekuritas sangat andal dan penjelasannya lebih spesifik. Menurutnya, media sosial dapat menjadi salah satu referensi awal. Namun, setiap informasi tetap perlu dikonfirmasi melalui sumber yang kredibel, seperti tim riset sekuritas atau data resmi dari bursa. 5. Selalu Teliti Sebelum Menekan Tombol "Submit" Tidak semua pengalaman investasi Rizal berjalan mulus. Dirinya pernah salah memasukkan nominal transaksi hingga nilainya jauh lebih besar dari rencana. Pernah juga ketika ingin menjual saham, ternyata yang terjual hanya satu lot. Dari pengalaman tersebut, Rizal belajar bahwa ketelitian sangat penting dalam setiap transaksi. Sebelum mengonfirmasi order, pastikan kembali nominal, jumlah lot, harga, serta seluruh detail transaksi agar terhindar dari kesalahan yang tidak diinginkan. Edukasi Dulu, Baru Trading Di akhir obrolan, Rizal memiliki satu pesan sederhana bagi para calon investor. "Tipsnya edukasi terkait investasi pasar modal sangatlah penting," pungkasnya. Menurutnya, pengetahuan dapat dipelajari dan dibagikan, tetapi setiap keputusan investasi beserta risikonya tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Bagi yang ingin belajar investasi seperti Rizal, BNI Sekuritas menyediakan berbagai program edukasi, riset pasar, serta informasi pasar secara real-time yang dapat diakses melalui aplikasi BIONS. Dengan begitu, proses belajar dan bertransaksi dapat berjalan beriringan, bukan sekadar mengikuti tren. Perlu diingat, setiap investasi mengandung risiko. Karena itu, pastikan Anda memahami karakteristik produk dan risikonya sebelum mengambil keputusan investasi.

Banda Aceh, 22 Juli 2026 — Pertumbuhan investor pasar modal di Aceh terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, jumlah investor pasar modal di provinsi ini mencapai 224.722 Single Investor Identification (SID) per Desember 2025, meningkat 51,96% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, nilai transaksi saham tercatat mencapai Rp2 triliun. Menjawab perkembangan tersebut, PT BNI Sekuritas memperkuat kehadirannya di Banda Aceh melalui pembaruan kantor cabang yang difokuskan untuk mendukung aktivitas edukasi, diskusi, dan pendampingan investasi. Cabang tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan pembelajaran bagi investor dan calon investor. Head of Retail Brokerage BNI Sekuritas, Rohma Fitri Murniawati (Fitri) berpendapat bahwa data tersebut mencerminkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam investasi, terutama investor ritel yang kini semakin mudah mengakses pasar modal melalui platform digital. Pertumbuhan ini juga memberikan sinyal kebutuhan yang lebih besar terhadap edukasi, dan pendampingan agar keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih terukur. “Pertumbuhan investor di Aceh merupakan sinyal positif bahwa minat masyarakat terhadap pasar modal terus meningkat. Tantangan berikutnya bagi kami para pelaku pasar modal adalah memastikan pertumbuhan tersebut diiringi dengan literasi yang memadai agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih bijak dan berkelanjutan. Karena itu, kami ingin menghadirkan cabang sebagai ruang belajar, diskusi, dan pendampingan investasi,” ungkap Fitri saat meresmikan kembali kantor cabang BNI Sekuritas di Aceh pada 21 Juli 2026 lalu. Sebagai bagian dari peresmian, BNI Sekuritas menggelar live trading yang dipandu oleh tim riset ritel BNI Sekuritas. Dalam sesi ini, Nasabah dapat menyaksikan secara langsung proses analisis pasar, mulai dari membaca sentimen, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pergerakan saham, hingga memahami bagaimana keputusan investasi disusun berdasarkan kondisi pasar secara real-time. “Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman investor mengenai mekanisme transaksi, sekaligus mengasah kemampuan berpikir dalam pengambilan keputusan investasi, yang didasarkan pada analisis yang matang dan pengelolaan risiko yang baik,” ujar Fitri. Selain itu, Aceh merupakan salah satu wilayah dengan ekosistem keuangan yang mengacu pada prinsip keuangan syariah. Sehingga untuk mendukung kebutuhan tersebut, BNI Sekuritas menyediakan layanan transaksi saham syariah melalui Sharia Online Trading System (SOTS) yang terintegrasi dalam aplikasi BIONS, sehingga investor dapat bertransaksi pada saham yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah sesuai ketentuan yang berlaku serta preferensi investasi masing-masing. “Ke depan, BNI Sekuritas akan terus memperkuat peran cabang sebagai bagian dari ekosistem layanan yang terintegrasi dengan platform digital. Perusahaan meyakini bahwa pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan perlu didukung oleh pemerataan akses investasi dan literasi keuangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh.” tutup Fitri.

Jakarta, 20 Juli 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas/Perusahaan) menyelenggarakan program edukasi dan literasi keuangan bagi 60 kepala sekolah dan guru di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (17/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, sekaligus hasil kolaborasi BNI Sekuritas dengan Yayasan Emmanuel dalam rangkaian program Technology Integration in Education Programme (TIEP). Direktur Operasional BNI Sekuritas, Yoga Mulya, mengatakan hasil evaluasi program TIEP menunjukkan peningkatan kompetensi peserta di bidang AI, literasi digital, numerasi, computational thinking , dan coding . Sebagai kelanjutan kolaborasi dengan Yayasan Emmanuel, BNI Sekuritas kini menghadirkan kegiatan literasi keuangan untuk mendukung kesejahteraan finansial tenaga pendidik. "Melalui program ini, kami hadir untuk berbagi pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi di pasar modal. Dengan didukung aplikasi BIONS by BNI Sekuritas, para tenaga pendidik memiliki akses untuk mulai berinvestasi dengan lebih mudah, nyaman, dan aman. Kami ingin tumbuh bersama, ketika BNI Sekuritas berkembang, kami juga ingin literasi keuangan dan partisipasi masyarakat di pasar modal Indonesia ikut berkembang. Semangat itulah yang mendorong kami untuk terus berkontribusi melalui edukasi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Yoga. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Hidup (TJSL) Perusahaan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK Tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 80,51%, menunjukkan masih adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak. Materi edukasi dalam program ini dirancang secara praktis, mencakup pengelolaan keuangan sehari-hari, perencanaan keuangan jangka panjang, investasi, serta pemanfaatan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Urip Tarsam, menyambut baik kolaborasi ini. "Untuk mewujudkan perubahan yang baik di dunia pendidikan, baik bagi siswa maupun para guru, dibutuhkan kerja sama yang solid. Keberhasilan tidak diukur dari kemajuan satu sekolah semata, tetapi dari kolaborasi berbagai pihak dalam mencapai tujuan bersama." ujarnya. Ke depan, BNI Sekuritas akan terus memperluas akses terhadap edukasi keuangan yang inklusif dan mudah dipahami, seiring pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Dengan bekal literasi keuangan yang memadai, para pendidik diharapkan mampu membangun ketahanan finansial, mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak, dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Program TJSL BNI Sekuritas telah diselenggarakan secara berkelanjutan, didukung oleh 3 pilar utama: literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.