Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Hak Cipta © 2023 PT BNI Sekuritas merupakan perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Halo, Nasabah setia BNI Sekuritas!
Sebagai pelayanan kepada Nasabah BNI Sekuritas dan seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang, kami menghimbau agar seluruh Nasabah lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan melalui teknologi digital/non digital yang mengatasnamakan BNI Sekuritas. Kami juga menghimbau agar Nasabah berhati-hati terhadap iklan di media digital/non digital mengatasnamakan BNI Sekuritas yang diterbitkan bukan melalui akun resmi BNI Sekuritas.
Kami ingin menginformasikan sosial media resmi yang dimiliki BNI Sekuritas dan BIONS:
Instagram BNI Sekuritas : @bnisekuritas46
Instagram BIONS : @bions.official
Facebook : BNI Sekuritas 46
Twitter : @bnisekuritas46
Spotify : BNI Sekuritas
TikTok : bnisekuritas46
YouTube : BNI Sekuritas
Website BNI Sekuritas : bnisekuritas.co.id
Website BIONS : bions.id
Customer Care Telepon : 14016
Customer Care Email : customercare@bnisekuritas.co.id

Seiring dengan meningkatnya penggunaan layanan digital, berbagai modus penipuan siber juga semakin marak terjadi. Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penipuan melalui SMS atau yang dikenal dengan istilah smishing , di mana pelaku mengirimkan pesan yang mengatasnamakan BNI Sekuritas untuk memperoleh data pribadi atau informasi rahasia Nasabah. Kami mengimbau seluruh Nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap pesan yang mengatasnamakan BNI Sekuritas dan senantiasa memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. Bagaimana modusnya? Pelaku mengirimkan SMS yang seolah-olah berasal dari BNI Sekuritas dan berkaitan dengan layanan BIONS. Pesan tersebut umumnya berisi: Pemberitahuan bahwa akun akan diblokir atau ditutup apabila tidak segera melakukan “verifikasi”. Informasi mengenai aktivitas mencurigakan pada akun. Penawaran hadiah, bonus, atau promosi tertentu yang mengarahkan Nasabah untuk mengklik tautan. Tautan menuju halaman login palsu yang menyerupai situs atau aplikasi resmi dengan tujuan memperoleh data pengguna. Permintaan kode OTP, PIN, kata sandi ( password ), atau informasi rahasia lainnya dengan berbagai alasan. Untuk melindungi keamanan data dan akun investasi Anda, perhatikan beberapa ciri SMS penipuan berikut: Mengatasnamakan BNI Sekuritas. BNI Sekuritas tidak pernah mengirimkan SMS kepada Nasabah. Oleh karena itu, setiap SMS yang mengaku berasal dari BNI Sekuritas patut diwaspadai sebagai upaya penipuan. Menggunakan bahasa yang mendesak atau mengancam. Pelaku biasanya berusaha membuat penerima pesan segera mengambil tindakan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Berisi tautan yang mencurigakan. Tautan yang disertakan sering kali menggunakan alamat situs yang tidak resmi, dipendekkan, atau menyerupai alamat resmi namun memiliki perbedaan tertentu. Meminta data rahasia atau informasi pribadi. Pesan dapat berisi permintaan OTP, PIN, kata sandi ( password ), maupun data pribadi lainnya yang seharusnya dijaga kerahasiaannya. Menggunakan bahasa yang tidak wajar. Beberapa SMS penipuan mengandung kesalahan penulisan, tata bahasa yang kurang baik, atau sapaan yang bersifat umum dan tidak personal. Apabila Anda menerima SMS yang mengatasnamakan BNI Sekuritas, lakukan langkah-langkah berikut: Jangan mengklik tautan apa pun yang terdapat dalam SMS tersebut. Jangan pernah memberikan OTP, PIN, kata sandi ( password ), atau informasi rahasia lainnya kepada pihak mana pun. BNI Sekuritas tidak pernah meminta data pribadi maupun data sensitif Nasabah melalui SMS. Jangan membalas pesan tersebut. Akses akun investasi hanya melalui aplikasi BIONS atau kanal resmi BNI Sekuritas yang Anda buka secara langsung, bukan melalui tautan yang dikirimkan melalui SMS. Hapus SMS tersebut dan blokir nomor pengirimnya. Laporkan kepada layanan pelanggan resmi BNI Sekuritas apabila Anda menerima SMS yang mengatasnamakan BNI Sekuritas. Penting untuk diingat bahwa BNI Sekuritas tidak pernah mengirimkan SMS dalam bentuk apa pun kepada Nasabah. Dengan demikian, apabila Anda menerima SMS yang mengatasnamakan BNI Sekuritas, SMS tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari BNI Sekuritas. Selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital dan pastikan Anda hanya mengakses informasi maupun layanan melalui kanal resmi BNI Sekuritas. Dengan menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak mudah percaya pada pesan yang mencurigakan, Anda dapat membantu melindungi keamanan akun dan aktivitas investasi Anda.

Nasabah yang Terhormat, Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan berbagai asisten AI lainnya telah memberikan kemudahan dalam mencari informasi, mempelajari berbagai topik, termasuk memahami dunia investasi. AI dapat menjadi sarana pembelajaran yang praktis dan bermanfaat. Namun, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bijak agar keamanan data pribadi tetap terjaga dan keputusan investasi dapat diambil dengan lebih tepat. Kami mengimbau Anda untuk berhati-hati dalam menggunakan AI, terutama saat berinteraksi dengan informasi yang berkaitan dengan data pribadi, akun investasi, maupun pengambilan keputusan investasi. Untuk menjaga keamanan data dan aktivitas investasi Anda, perhatikan beberapa hal berikut: Jangan membagikan data rahasia kepada AI. Hindari memasukkan informasi sensitif seperti OTP, kata sandi ( password ), PIN, nomor rekening atau RDN, data identitas pribadi, maupun detail portofolio investasi ke dalam sistem AI. Informasi yang dimasukkan berpotensi tersimpan atau diproses oleh sistem dan dapat menimbulkan risiko apabila digunakan secara tidak tepat. Jangan menjadikan AI sebagai satu-satunya acuan investasi. AI dapat membantu menjelaskan konsep dan memberikan informasi umum. Namun, informasi yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya akurat, tidak lengkap, atau tidak mencerminkan kondisi pasar terkini. Oleh karena itu, gunakan AI sebagai sarana pendukung untuk belajar dan memahami informasi, bukan sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi. Waspadai informasi yang keliru atau belum terverifikasi. Informasi seperti harga saham, data pasar, maupun penjelasan terkait instrumen investasi yang diberikan oleh AI dapat mengandung kesalahan. Selalu lakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum mengambil keputusan investasi. Jangan langsung mempercayai atau mengakses tautan yang diberikan AI. AI terkadang dapat menampilkan tautan yang tidak valid atau tidak resmi. Untuk mengakses layanan BIONS, pastikan Anda hanya menggunakan aplikasi resmi yang tersedia di Google Play Store atau App Store, serta situs resmi BNI Sekuritas. Pemanfaatan AI dapat membantu Anda dalam berbagai aktivitas edukasi dan pencarian informasi, antara lain: Memahami istilah dan konsep investasi. Merangkum materi edukasi atau informasi umum. Mempelajari topik yang belum dipahami. Mengeksplorasi berbagai informasi tanpa memasukkan data pribadi atau informasi sensitif. Perlu diingat bahwa AI merupakan alat bantu yang dapat mendukung proses pembelajaran dan pencarian informasi. Namun, verifikasi melalui sumber resmi tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan investasi. Semakin bijak Anda menggunakan AI dan menjaga kerahasiaan data pribadi, semakin kecil pula risiko penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab untuk mendukung perjalanan investasi yang lebih bijak. Hormat kami, PT BNI Sekuritas.

Nasabah yang Terhormat, Media sosial telah menjadi sarana yang banyak digunakan untuk berbagi berbagai pencapaian, termasuk hasil investasi. Namun, tanpa disadari, membagikan informasi terkait portofolio, keuntungan investasi, atau bukti transaksi dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami mengimbau Anda untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi terkait aktivitas investasi di media sosial. Informasi yang tampak sederhana sekalipun dapat dimanfaatkan oleh pelaku penipuan untuk menyusun berbagai modus yang merugikan. Mengapa Oversharing di Media Sosial Berbahaya? Informasi yang dibagikan secara terbuka dapat digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai tindakan penipuan, antara lain: Menjadikan Anda target penipuan yang dipersonalisasi. Pelaku dapat memanfaatkan informasi yang Anda bagikan untuk membuat modus penipuan yang terlihat lebih meyakinkan dan relevan dengan aktivitas investasi Anda. Mengekspos data yang tampak tidak penting. Tangkapan layar aplikasi investasi atau perbankan dapat memuat informasi sensitif, seperti nama, sebagian nomor rekening, saldo, atau data lainnya yang berpotensi disalahgunakan. Mengundang akun atau grup palsu. Setelah melihat informasi mengenai aktivitas atau keuntungan investasi Anda, pelaku dapat menghubungi Anda dengan mengatasnamakan admin, mentor, atau pihak tertentu yang menawarkan rekomendasi investasi maupun peluang investasi yang tidak jelas kredibilitasnya. Meningkatkan risiko rekayasa sosial. Informasi mengenai aktivitas, kebiasaan, maupun gaya hidup yang dibagikan di media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyusun modus penipuan yang lebih terarah. Untuk menjaga keamanan data dan investasi Anda, hindari membagikan informasi berikut di media sosial: Tangkapan layar portofolio investasi atau saldo RDN. Mutasi rekening atau riwayat transaksi. Nomor akun, nomor rekening, maupun data pribadi lainnya. Informasi detail mengenai nilai keuntungan investasi. Agar tetap aman saat menggunakan media sosial, perhatikan beberapa hal berikut: Pertimbangkan terlebih dahulu setiap informasi yang akan dibagikan dan pastikan informasi tersebut tidak dapat disalahgunakan oleh pihak lain. Jaga privasi akun media sosial Anda dan batasi akses terhadap unggahan yang bersifat pribadi. Waspadai pesan dari pihak yang tidak dikenal yang menawarkan bantuan, rekomendasi investasi, atau peluang investasi tertentu. Hindari membagikan informasi yang dapat menarik perhatian pelaku penipuan. Selalu lakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau penawaran investasi yang Anda terima melalui media sosial. Perlu diingat bahwa menjaga keamanan informasi pribadi merupakan bagian penting dari perlindungan aset dan investasi Anda. Semakin sedikit informasi sensitif yang dibagikan kepada publik, semakin kecil pula risiko penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga keamanan digital dan berinvestasi dengan lebih aman dan bijak. Hormat kami, PT BNI Sekuritas.