bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

5 Keuntungan Investasi ORI024

detail info

Pada tanggal 9 Oktober 2023 lalu, Surat Berharga Negara (SBN) ORI024 secara resmi telah dipasarkan. ORI024 merupakan jenis obligasi yang diterbitkan pemerintah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Indonesia. 

PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), yang berkomitmen memberikan investasi aman, mudah dan terjangkau bagi Nasabah melalui platform BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems (BIONS), ditunjuk sebagai Mitra Distribusi (MiDis) penjualan SBN salah satunya ORI024.

SVP Retail BNI Sekuritas Neniwati Kutiawan, mengatakan “Ini adalah kesempatan istimewa bagi para Nasabah untuk berinvestasi. Selain berkesempatan mendapat keuntungan, Nasabah juga ikut berkontribusi membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur dan program penting lainnya di Indonesia.”

Menurut Neniwati, berikut beberapa alasan kenapa Nasabah harus berinvestasi pada ORI024:

  1. Kupon Fixed Rate yang menarik

    ORI024 begitu menarik dibandingkan instrumen keuangan lainnya. Pemerintah menawarkan kupon fixed rate sebesar 6.10% per tahun untuk tipe ORI024-T3 (tenor 3 tahun) dan 6.35% per tahun untuk tipe ORI024-T6 (tenor 6 tahun). ORI024-T3 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2026, sementara ORI024-T6 akan jatuh tempo pada tanggal 15 Oktober 2029. 

  2. Pajak Lebih Rendah

    Pajak SBN hanya sekitar 10%, lebih sedikit dibandingkan pajak instrumen keuangan lain dengan risiko rendah seperti deposito yang sebesar 20%. Semakin lama Nasabah memegang obligasi ini (tenor yang lebih panjang), semakin tinggi tingkat kupon yang akan diperoleh dan kontribusi yang diberikan.

  3. Investasi Terjangkau

    Hingga tanggal 2 November 2023 nanti, Nasabah dapat membeli investasi terjangkau ORI024 mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp5 miliar untuk ORI024-T3 dan maksimal Rp10 miliar untuk ORI024-T6. 

  4. Kontribusi Kepada Negara

    Dana yang diperoleh dari penjualan ORI024 direncanakan untuk digunakan dalam pembiayaan berbagai kebutuhan keuangan negara, dengan target sekitar Rp 20 triliun.

  5. Mudah Diakses dan Lebih Hemat

    ORI024 dapat dibeli secara mudah melalui BIONS dan untuk memotivasi Nasabah, BIONS memberikan hadiah menarik hingga Rp150 ribu. Nasabah akan mendapatkan Rp50 ribu apabila melakukan akumulasi pembelian ORI024-T3 dan ORI024-T6 sebesar Rp100 - Rp299 juta, dan Rp150 ribu apabila melakukan akumulasi pembelian ORI024-T3 dan ORI024-T6 mulai dari Rp300 juta selama periode penawaran.

“Namun, perlu diperhatikan bahwa semua bentuk investasi termasuk ORI024 juga memiliki risiko pasar dari berbagai faktor seperti perubahan tingkat suku bunga dan nilai tukar yang dapat mempengaruhi potensi profit sehingga Nasabah harus tetap aktif memantau perkembangan setiap instrumen investasi melalui platform terpercaya seperti BIONS. ” tutup Neniwati.

 

###SELESAI###

Informasi Lainnya

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan
Siaran Pers

Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan

Saham dianggap sebagai salah satu instrumen investasi bagi para investor untuk memperoleh keuntungan signifikan. Namun, terdapat pula risiko yang patut diperhatikan, terutama dalam bentuk saham gorengan. Saham gorengan merupakan saham dengan fundamental yang kurang baik, namun mengalami fluktuasi yang tidak rasional dikarenakan manipulasi pasar yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Saham gorengan kerap menjebak para investor, salah satu contohnya yaitu konglomerat India bernama Gautam Adani yang kehilangan harta kekayaan hingga US$120 miliar atau setara Rp1.800 triliun akibat laporan Hindenburg Research yang dirilis pada 24 Januari 2023.

SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengungkapkan bahwa saham gorengan ini seringkali menjebak para investor pemula. Sehingga, penting bagi tiap investor untuk melakukan riset menyeluruh, memahami risiko, dan mempertimbangkan tujuan investasi secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Teddy memberikan beberapa tips untuk membantu investor dalam menghindari jebakan saham gorengan:

1. Lakukan Riset Fundamental yang Mendalam

Sebelum berinvestasi dalam saham, investor perlu melakukan riset fundamental terhadap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Tinjau kinerja keuangan, prospek bisnis, manajemen, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi nilai saham. Informasi dapat diperoleh dari situs web perusahaan, liputan media, atau rekomendasi tim riset. Misalnya, tim riset Ritel BNI Sekuritas yang memberikan pandangan bagi investor setiap harinya.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap fundamental perusahaan, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih berdasarkan analisis yang objektif,” jelas Teddy.

2. Hindari Saham dengan Volatilitas yang Tidak Masuk Akal

Saham dengan volatilitas tidak wajar dapat dijadikan indikasi sebagai saham gorengan. Sebagai investor, jika menemukan saham-saham semacam itu, mereka harus lebih waspada dan melakukan analisa saham secara lengkap (fundamental dan teknikal) sebelum mengambil keputusan investasi.

3. Waspadai Informasi yang Tidak Valid

Jangan tergoda untuk mengikuti rekomendasi investasi yang didasarkan pada sumber informasi yang tidak jelas atau tidak terverifikasi keabsahannya. Hindari terpengaruh oleh rumor pasar atau tawaran investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selalu periksa kebenaran informasi yang diterima melalui sumber-sumber terpercaya dan terverifikasi.

4. Diversifikasi Portofolio Investasi

Salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko investasi saham adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio. Dengan memiliki sejumlah saham dari berbagai sektor industri dan berbagai tingkat risiko, investor dapat mengurangi paparan terhadap risiko spesifik yang terkait dengan satu saham atau satu sektor industri tertentu.

“Diversifikasi portofolio juga dapat membantu melindungi nilai investasi dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat fluktuasi pasar,” tutur Teddy

5. Gunakan Aplikasi Investasi yang Tepercaya

Gunakan aplikasi investasi yang telah diawasi OJK dan tepercaya, seperti platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems) untuk melakukan transaksi saham. Menggunakan teknologi terkini, BIONS menghadirkan salah satu fitur unggulan yaitu Automatic Order. Melalui fitur Automatic Order, Nasabah dapat melakukan order saham secara otomatis berdasarkan kriteria/ketentuan yang diinginkan.

Dengan Automatic Order, Nasabah dapat memilih kondisi investasi yang diinginkan untuk melakukan pesanan atau memberikan peringatan seperti Booking by Price (memicu pesanan berdasarkan harga saham yang ditetapkan), Booking by % GainLoss (memicu pesanan berdasarkan % unrealized gain/loss yang telah ditentukan), Booking by Time (memicu pesanan berdasarkan parameter waktu yang telah ditetapkan), Booking by Trailing Stop (melakukan perintah sell pada saat harga saham yang bergerak uptrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami koreksi), dan Booking by Bottom Rebound (melakukan perintah buy pada saat harga saham yang bergerak downtrend sudah mulai menunjukkan sinyal akan mengalami rebound).

“Dengan menggunakan aplikasi investasi yang terpercaya, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam transaksi saham yang tidak terkendali,” ungkap Teddy.

6. Miliki dan Patuhi Rencana Investasi

Investor yang baik adalah investor yang telah memiliki rencana atau strategi dalam berinvestasi. Investor juga diharapkan dapat tetap patuh terhadap rencana investasi yang telah ditetapkan. Hindari tergoda untuk melakukan transaksi berdasarkan emosi atau impulsif tanpa mempertimbangkan secara rasional. Dengan disiplin mengikuti strategi investasi, investor dapat mengurangi risiko terjebak dalam perangkap saham gorengan yang didorong oleh ketidakstabilan pasar.

“Memanipulasi harga saham dapat dikategorikan sebagai salah satu kejahatan pasar modal dan bertentangan dengan Undang-Undang (UU) No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, khususnya pasal 91 dan 92. Investor dianjurkan untuk dapat meningkatkan kejelian mereka dalam mengenali saham gorengan dan mengelola risiko investasi dengan lebih efektif. Meskipun investasi saham dapat menghadirkan peluang keuntungan yang besar, kehati-hatian dan pertimbangan rasional tetap diperlukan dalam mengambil keputusan investasi,” tutup Teddy.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System

Jakarta, 24 Januari 2024 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) telah meraih ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS) untuk penerapan Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha. Keberhasilan ini menegaskan komitmen BNI Sekuritas dalam mengukuhkan sistem operasional yang kompeten, efektif, dan terukur baik dalam kondisi normal sehari-hari maupun jika terjadi krisis, situasi darurat, atau bencana.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya menjelaskan bahwa selama lebih dari dua tahun terakhir, BNI Sekuritas fokus melakukan transformasi bisnis. Transformasi bisnis yang dilakukan salah satunya yaitu meningkatkan proses bisnis dan sistem operasional yang efektif. Diraihnya sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS ini menunjukkan bahwa BNI Sekuritas senantiasa selalu siap dalam mengidentifikasi, mengelola, dan merespons risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan operasional perusahaan.

“BNI Sekuritas telah menjalankan berbagai macam proses diantaranya analisa dampak bisnis dan assessment risiko untuk mempersiapkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS. BNI Sekuritas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan, prosedur, dan praktik bisnis yang dijalankan. Setelah melakukan analisis, perusahaan selanjutnya mengembangkan strategi dan rencana untuk mengatasi risiko potensial. Uji coba berbasis skenario dan latihan juga turut dilakukan dengan komprehensif,” lanjut Yoga.

Sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS mengartikan bahwa BNI Sekuritas memiliki:

  1. Keamanan Operasional: Menjamin bahwa operasional perusahaan dapat berjalan tanpa hambatan signifikan, bahkan dalam kondisi darurat.
  2. Peningkatan Reputasi: Membuktikan kepada Nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan bahwa BNI Sekuritas berkomitmen pada keberlanjutan risiko bisnis dan operasional.
  3. Ketangguhan Bisnis: Meningkatkan kemampuan perusahaan untuk merespons dan pulih dari gangguan bisnis dengan cepat dan efektif.
  4. Kepatuhan Hukum dan Regulasi: Memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan hukum terkait.

Sebagai informasi, sertifikat ISO 22301:2019 BCMS menandakan bahwa sebuah perusahaan telah mengimplementasikan standar tertinggi dalam penerapan sistem manajemen kelangsungan usaha. Sedangkan bagi Nasabah, sertifikasi ini memberikan keyakinan bagi mereka untuk dapat mempercayakan investasinya pada perusahaan yang telah mengadopsi praktik terbaik dalam menjaga kontinuitas operasional, bahkan dalam situasi darurat.

Dengan mendapatkan sertifikasi ISO 22301:2019 BCMS, BNI Sekuritas semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan perbankan investasi dan pialang yang terpercaya di industri pasar modal Indonesia. Pencapaian ini menegaskan bahwa BNI Sekuritas telah membangun infrastruktur yang kuat dan mampu memberikan pelayanan yang konsisten dan andal, juga mencerminkan komitmennya dalam menerapkan standar pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang tinggi.

“BNI Sekuritas berupaya terus meningkatkan kualitas dan keandalan dalam tata kelola serta implementasi sistem manajemen kelangsungan usaha. Semua langkah ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar industri, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem perusahaan, termasuk Nasabah.” tutup Yoga.

###SELESAI###

BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2023
Siaran Pers

BNI Sekuritas Raih Trusted Company CGPI 2023

Jakarta, 08 Januari 2023 - PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) meraih penghargaan Trusted Company atau Perusahaan Tepercaya berdasarkan ketangguhan perusahaan saat menghadapi situasi volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA) dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2023. Penghargaan ini sangat istimewa yang mana BNI Sekuritas berpartisipasi pertama kalinya dan langsung memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.

Mengusung tema "Membangun Ketangkasan Perusahaan dalam Kerangka Good Corporate Governance (GCG)", penganugerahan CGPI 2023 diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Rabu 20 Desember 2023 lalu, penghargaan yang diterima merupakan bukti pengakuan dari para pemangku kepentingan BNI Sekuritas, baik internal maupun eksternal, akan dampak positif dari proses transformasi, utamanya dalam bidang tata kelola yang menjadi landasan mendasar proses transformasi, yang telah dijalankan di dalam tubuh BNI Sekuritas pada kurun waktu lebih dari dua tahun hingga saat ini.

Penghargaan tersebut juga diberikan atas keseriusan BNI Sekuritas dalam meningkatkan kualitas struktur tata kelola (Governance Structure), proses tata kelola (Governance Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome) baik dalam struktur organisasi yang kokoh, inisiatif dan proses bisnis serta sistem pengendalian kepatuhan dan manajemen risiko yang berkualitas serta andal, juga dalam implementasi hasil tata kelola berbasis teknologi informasi termutakhir sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi setiap pemangku kepentingan.

Direktur Operasional BNI Sekuritas Yoga Mulya, mengatakan, “BNI Sekuritas merasa bangga dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini tentunya semakin memperkuat posisi BNI Sekuritas sebagai Perusahaan Sekuritas tepercaya dalam industri pasar modal. Pencapaian yang didapat tentu tidak terlepas dari dukungan manajemen dan setiap karyawan BNI Sekuritas yang terus berkomitmen untuk menerapkan GCG.”

Yoga menambahkan, kerangka disiplin GCG adalah hal mutlak bagi operasional bisnis dalam mencapai pertumbuhan yang kokoh dan berkelanjutan, serta kenyamanan dan keamanan Nasabah dalam bertransaksi. Di samping itu, selain BNI Sekuritas, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai induk perusahaan juga mendapatkan penghargaan Most Trusted Company di ajang yang sama.

Selain itu, tahun 2023 menjadi momen penting bagi BNI Sekuritas karena perusahaan ini secara resmi telah memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System, menegaskan komitmen terhadap tindakan yang etis dan berintegritas tinggi. BNI Sekuritas juga berhasil mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi sebagai bukti komitmen dalam menjaga keamanan informasi Nasabah dan operasional bisnis.

Sebagai informasi, CGPI adalah program riset dan pemeringkatan praktik GCG perusahaan di Indonesia sejak 2001, diselenggarakan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan majalah SWA. Peserta CGPI dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok perusahaan, yaitu Keuangan Perbankan (Emiten, BUMN, BUMD), Keuangan Non Perbankan/IKNB (BUMN, BUMS), serta Non Keuangan (Emiten, BUMN, BUMD).

Pada CGPI 2023, 37 perusahaan mengikuti penilaian dua tahap: analisis melalui kuesioner self-assessment, dokumen persyaratan, observasi melalui presentasi organ perusahaan, dan diskusi tanya jawab dengan tim observer. Partisipasi para pemangku kepentingan (stakeholder) dari masing-masing perusahaan peserta CGPI sebagai responden dalam proses pengisian kuesioner dalam self-assesment berjumlah sebanyak 6.475 orang. Penilaian mencakup aspek struktur tata kelola, proses tata kelola, dan hasil tata kelola, dijabarkan dalam indikator menggunakan perspektif pemangku kepentingan.

###SELESAI###