bni sekuritas
BNI Sekuritas

Siaran Pers

BNI Sekuritas 31 Tahun: Komitmen Dampingi Investor di Pasar yang Dinamis

detail info

Jakarta, 16 April 2026 – Memasuki usia 31 tahun pada 12 April 2026, PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas/Perusahaan) menegaskan perannya sebagai mitra investasi bagi investor ritel maupun institusi di Indonesia. Selama lebih dari tiga dekade, Perusahaan konsisten berkontribusi melalui edukasi, inklusi, dan inovasi, seiring meningkatnya partisipasi masyarakat di pasar modal.

Plt. Direktur Utama BNI Vera Ongyono menyatakan, “Sejak berdiri pada 1995, BNI Sekuritas tidak hanya membuka akses pasar modal, tetapi juga membekali investor dengan edukasi sebagai bekal untuk pengambilan keputusan yang bijak. Karena pasar modal yang sehat tercermin dari kualitas edukasi dan pengalaman yang dimiliki para pelakunya.”

Di tengah pasar yang semakin dinamis, BNI Sekuritas terus memperkuat fondasi investor ritel sebagai elemen penting dalam membangun pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan. Saat ini, pasar modal Indonesia terus berkembang dengan lebih dari 21 juta investor, didominasi generasi muda, sementara tingkat literasi pasar modal yang tercatat sekitar 17–18% menjadi peluang bagi edukasi untuk semakin memberdayakan investor dalam memanfaatkan akses investasi secara optimal.

Sebagai wujud komitmen selama 31 tahun, BNI Sekuritas menjalankan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat investor ritel, antara lain:

  • Perluasan Basis Investor: Secara aktif menjalankan Sekolah Pasar Modal dan Galeri Investasi bersama Bursa Efek Indonesia, menjangkau 1,317 investor dan calon investor pada 2025.
  • Edukasi Berkelanjutan: Program Morning Investview, Live Trading, dan Klinik Saham menjangkau lebih dari 155,160 peserta, memberikan wawasan pasar dan pendampingan analisis bersama tim analis riset ritel BNI Sekuritas.
  • Pembelajaran Berbasis Pengalaman: Kompetisi trading tahunan bertajuk BIONS Cuanpionship melibatkan lebih dari 2,751 investor ritel, menggabungkan praktik langsung dengan pembelajaran interaktif.
  • Inovasi Platform Digital: Peluncuran New BIONS by BNI Sekuritas menyediakan akses terintegrasi ke saham, obligasi, reksa dana, dan SBN dalam satu aplikasi berbasis riset yang mudah digunakan.
  • Pendekatan Hybrid: Revitalisasi outlet di berbagai kota besar di Indonesia, menghadirkan lounge interaktif, workshop, dan live trading session, sekaligus menyediakan ruang bagi investor bertemu langsung dengan tim sales, sehingga meningkatkan kepercayaan dan pengalaman mereka.

Selain penguatan ritel dan edukasi investor, BNI Sekuritas juga menegaskan perannya melalui keterlibatan dalam beberapa transaksi strategis. Misalnya pada tahun 2025, Perusahaan menjadi lead transaction advisor bagi Blue Sky Group dalam kemitraan dengan Airport Dimensions, yang mendukung ekspansi regional sekaligus memperkuat layanan lounge bandara di Indonesia.

BNI Sekuritas juga memfasilitasi transaksi antara PT Angkasa Pura Indonesia (API) dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) melalui rights issue dan inbreng aset senilai Rp5,66 triliun di Bandara Soekarno-Hatta, yang berhasil memperkuat struktur permodalan GMFI. Hal ini mencerminkan peran BNI Sekuritas sebagai penasihat strategis dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan industri aviasi. 

Pada awal tahun 2026, BNI Sekuritas dipercaya sebagai Sole Arranger dalam penggabungan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (“Moratelindo”) dan PT Eka Mas Republik (“MyRepublic Indonesia”) dengan nilai transaksi mencapai Rp20 triliun. Setelah memperoleh persetujuan pemegang saham pada 26 Maret 2026, dengan Moratelindo sebagai entitas penerima penggabungan yang akan berganti nama menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk. Penggabungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui sinergi infrastruktur jaringan di Indonesia.

Sejalan dengan perannya dalam mendampingi investor, BNI Sekuritas juga berkomitmen mendukung Klien Institusi melalui penguatan pembiayaan hijau dan berkelanjutan (green financing) sebagai strategi menciptakan nilai jangka panjang serta mendorong transisi menuju praktik ESG (Environmental, Social, Governance). “Green financing bukan sekadar tren, tetapi pergeseran struktural di pasar. Kami siap mendampingi klien yang sudah beroperasi di sektor ini maupun yang sedang bertransisi,” ujar Vera.

Sepanjang tahun 2025, BNI Sekuritas telah berperan aktif dalam mendukung transaksi pembiayaan berbasis ESG melalui delapan (8) instrumen, mencakup obligasi dan sukuk berkelanjutan, antara lain Sustainable Environmental Bond Bank Mandiri, Sustainable Social Bond Pegadaian, Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Bank Syariah Indonesia, Sustainability Bond Bank BNI, Sustainable Bond Sarana Multi Infrastruktur, serta Sustainable Social Sukuk Pegadaian.

Selain itu, BNI Sekuritas terus memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko terintegrasi, memastikan keseimbangan antara respons cepat terhadap dinamika pasar dan konsistensi penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Setiap pengembangan bisnis dan inisiatif strategis, termasuk transformasi BIONS menjadi platform smart investing, dirancang dengan memperhatikan kepatuhan, transparansi, dan manajemen risiko, sehingga memperkuat kepercayaan stakeholder dan menciptakan nilai jangka panjang.

Sebagai bukti pengakuan atas kinerja institusi dan tata kelola yang baik, pada 2025 BNI Sekuritas meraih berbagai penghargaan bergengsi, baik nasional maupun internasional, di antaranya Alpha Southeast Asia, Asian Banking & Finance, Euromoney, The Asset, Corporate Governance Perception Index (CGPI), SWA, dan Warta Ekonomi.

“Ke depan, BNI Sekuritas berkomitmen memperluas jangkauan edukasi bagi investor ritel maupun institusi, memperkuat inklusi pasar modal, serta menghadirkan solusi investasi yang adaptif. Selain itu, tata kelola menjadi landasan penting agar seluruh Nasabah dan Klien dapat berpartisipasi dengan nyaman, aktif dan berkelanjutan di pasar modal Indonesia,” tutup Vera.

###SELESAI###

 

Informasi Lainnya

BNI Sekuritas dan BSPL Bertindak sebagai Lead Manager Penerbitan AT1 US$700 Juta BNI
Siaran Pers

BNI Sekuritas dan BSPL Bertindak sebagai Lead Manager Penerbitan AT1 US$700 Juta BNI

Jakarta, 11 Mei 2026 – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), melalui anak usahanya BNI Securities Pte. Ltd. (BSPL), hari ini mengumumkan keterlibatannya pada keberhasilan penetapan harga penerbitan surat berharga modal tambahan Additional Tier 1 (AT1) perpetual non-kumulatif yang memenuhi ketentuan Basel III dengan skema Regulation S (Reg S) senilai US$700 juta dan imbal hasil sebesar 7,150% oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI. Transaksi ini menandai pencapaian penting bagi BNI, yang semakin menegaskan posisinya sebagai bank asal Indonesia pertama dan satu-satunya yang menerbitkan instrumen AT1 di pasar offshore, serta bank Indonesia pertama yang melaksanakan penawaran tender secara bersamaan dengan penerbitan AT1 baru. Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan momentum positif BNI sejak penerbitan perdana AT1 di pasar internasional pada tahun 2021. Dalam transaksi ini, BSPL, yang didukung oleh BNI Sekuritas, bertindak sebagai Joint Lead Manager dan Joint Bookrunner, dengan peran sentral dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan transaksi. Cakupan tanggung jawab BSPL dan BNI Sekuritas meliputi koordinasi keseluruhan proses penerbitan, dukungan kepada BNI dalam berkoordinasi dengan penasihat hukum dan pihak profesional terkait, penyusunan serta pengelolaan struktur dan jadwal transaksi, fasilitasi proses pencatatan di Singapore Exchange, serta dukungan terhadap aktivitas pemasaran instrumen kepada investor offshore. SEVP Investment Banking BNI Sekuritas Ikhsan Ramdan, menyampaikan bahwa melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, BSPL dan BNI Sekuritas berhasil memastikan transaksi dapat dieksekusi secara efisien dengan tujuan strategis pendanaan jangka panjang. “Kolaborasi yang erat dengan seluruh pihak terkait memungkinkan transaksi ini terlaksana dengan baik, sekaligus mendukung strategi permodalan jangka panjang BNI,” ujar Ikhsan. Di tengah kondisi pasar global yang masih bergejolak, transaksi ini mencatat hasil yang sangat solid, dengan permintaan investor (orderbook) yang mencapai puncaknya di atas US$2,5 miliar atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 3,6 kali dari nilai yang ditawarkan. Capaian tersebut mencerminkan kuatnya dan berkelanjutannya minat investor internasional terhadap instrumen kredit Indonesia yang berkualitas tinggi. Penerbitan AT1 ini dilakukan secara bersamaan dengan penawaran tender harga tetap terbatas (capped fixed-price tender offer) atas surat berharga AT1 BNI yang masih beredar, sebagai bagian dari strategi pengelolaan liabilitas yang proaktif menjelang opsi beli (call option) pada Maret 2027. Dana bersih yang diperoleh dari penerbitan ini akan digunakan untuk memperkuat kembali modal AT1 BNI, mendukung kebutuhan pendanaan Bank, memperkokoh struktur permodalan, dan mendorong pertumbuhan kredit. Menutup pernyataannya, Ikhsan menegaskan komitmen BNI Sekuritas untuk terus mendukung para pemangku kepentingan dan nasabah dalam mengakses pasar modal internasional. “BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang para nasabah dan pemangku kepentingan kami,” pungkas Ikhsan. ###SELESAI###

BNI Sekuritas Bertindak sebagai Arranger dalam Merger Moratelindo dan MyRepublic Indonesia Senilai Rp20 Triliun
Siaran Pers

BNI Sekuritas Bertindak sebagai Arranger dalam Merger Moratelindo dan MyRepublic Indonesia Senilai Rp20 Triliun

Jakarta, 08 Mei 2026 – Selama lebih dari 30 tahun, PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam berbagai transaksi pasar modal dan keuangan di Indonesia. Komitmen tersebut kembali tercermin melalui keterlibatan BNI Sekuritas sebagai Sole Arranger dalam penggabungan usaha (merger) antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia), dengan total nilai transaksi lebih dari Rp20 triliun. SEVP Investment Banking BNI Sekuritas, Ikhsan Ramdan, menyampaikan bahwa BNI Sekuritas berperan aktif dalam mendukung keseluruhan proses transaksi, mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan merger. “BNI Sekuritas mendukung proses merger ini secara menyeluruh, termasuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan pasar modal dan regulasi yang berlaku. Kami berharap transaksi ini dapat memperkuat industri digital Indonesia dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ikhsan. Moratelindo merupakan salah satu penyedia jaringan fiber optic backbone terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 2000. Sementara itu, MyRepublic Indonesia, entitas anak PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (BEI: DSSA), dikenal sebagai salah satu penyedia layanan internet fiber-to-the-home (FTTH) terkemuka dengan lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel. Penggabungan kedua perusahaan ini diharapkan menciptakan sinergi yang kuat untuk memperluas jangkauan layanan internet, meningkatkan kualitas layanan digital, serta memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional. “Merger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas penetrasi pasar, dan memperkuat kinerja perusahaan secara berkelanjutan. BNI Sekuritas berkomitmen memastikan transaksi berjalan optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tambah Ikhsan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Maret 2026, Moratelindo telah memperoleh persetujuan untuk merger dengan MyRepublic Indonesia dan transaksi efektif berlaku sejak 22 April 2026. Setelah penggabungan, perusahaan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka dengan nama baru PT Ekamas Mora Republik Tbk. Keterlibatan dalam transaksi strategis ini semakin memperkuat posisi BNI Sekuritas sebagai mitra terpercaya dalam berbagai transaksi korporasi besar di Indonesia. Sepanjang 2025, BNI Sekuritas juga meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional, antara lain Equity Deal of the Year – Indonesia dan Best Islamic Finance Sukuk House in Indonesia dari Asian Banking & Finance, Indonesia’s Best Investment Bank for Equity Capital Market (ECM) dari Euromoney, serta Best Investment Bank dan Best M&A House in Indonesia dari Alpha Southeast Asia. ###SELESAI###

Peduli Pendidikan, BNI Sekuritas Dukung Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi
Siaran Pers

Peduli Pendidikan, BNI Sekuritas Dukung Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Jakarta, 30 April 2026 – Sebagai bagian dari komitmen terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas atau Perusahaan) secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi bersama Yayasan Emmanuel dalam program Technology Integration in Education Programme (TIEP), pelatihan teknis bagi pimpinan sekolah dan guru untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi implementasi pembelajaran berbasis “Deep Learning”, Coding dan Artificial Intelligence. Hadir pada acara penutup rangkaian program (closing ceremony) TIEP Angkatan I yang diselenggarakan pada Senin, 27 April 2026 di kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yaitu Nicodemus F. Apthioman, SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas, Sarjoko selaku Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, dan pimpinan sekolah Jakarta Intercultural School, Mentari Intercultural School Jakarta, Mentari Intercultural School Bintaro dan Beacon Academy. SVP Finance & Strategy BNI Sekuritas, Nicodemus F. Aphtioman mengatakan, “Melalui Technology Integration in Education Programme (TIEP), BNI Sekuritas berkolaborasi dengan Yayasan Emmanuel, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, serta sekolah-sekolah terkemuka seperti JIS, Mentari Intercultural School, dan Beacon Academy untuk membekali para guru di sekolah negeri dengan kemampuan mengintegrasikan teknologi, coding, dan AI ke dalam proses pembelajaran.” Ia menambahkan, “Sebagai perusahaan di industri keuangan, kami sehari-hari berhadapan dengan data, analitik, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi. Kami meyakini bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan perusahaan adalah investasi pada generasi penerus bangsa dan pendidikan di Indonesia.” Chairman Yayasan Emmanuel, Esther Witjaksana, menjelaskan bahwa program yang diselenggarakan bersama BNI Sekuritas ini melibatkan setidaknya 60 guru dan kepala sekolah dari 6 sekolah, inisiatif ini berpotensi memberikan dampak kepada sekitar 1.900 siswa, yang berasal dari SDN Gambir 01, SLB Ulaka Penca, SDN Cempaka Baru 07, SDN Kedaung Kaliangke 03, SDN Srengseng Sawah 07 dan SDN Kembangan Utara 07. Peserta program TIEP, Ibu Darmiati Umar, Kepala Sekolah dari SDN Cempaka Baru 07, menyatakan, “Program TIEP sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan AI dan aplikasi Star Chart untuk menampilkan visualisasi alam semesta dan susunan tata surya, yang membuat murid-murid kami semakin antusias dan kagum.” Selain itu, pada awal 2026 BNI Sekuritas juga mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, bekerja sama dengan self-regulatory organizations (SRO) pasar modal serta para pelaku industri. Program TJSL BNI Sekuritas telah diselenggarakan secara berkelanjutan didukung oleh 3 pilar, yaitu: literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. #SELESAI#